Selasa, 19 Maret 2013 - 06:24:32 WIB
Dua Desa di Kecamatan Serasan Diresmikan Bupati NatunaKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 847 kali

Baca Juga:Bansos Rehabilitasi Ruang Kelas di SMAN Dolok Batunanggar MenyimpangTarget Tambang Diduga Uranium , Aktivitas Eksplorasi PT Tanah Raja Indonesia di Ketapang Diduga IlePosbakumadin Teken MoU Dengan BNN BantenProyek Peningkatan Jalan Catur Tunggal Diduga Siluman

Natuna, Jaya Pos

Bupati Natuna, Drs H Ilyas Sabli MSi beserta rombogan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), melakukan kunjungan kerja (kunker) di 3 kecamatan, yakni Kecamatan Serasan, Serasan Timur, dan Kecamatan Subi. Dalam kunjunga tersebut, Bupati Natuna, Ilyas Sabli meresmikan dua desa, yakni Desa Pangkalan dan Desa Jermalik, di Kecamatan Serasan. Selain meresmikan dua desa, bupati juga meresmikan pasar ikan, dan menyerahkan sejumlah bantuan.

Ilyas  berharap, dengan diresmikannya kedua desa tersebut dapat mempercepat pembangunan di daerah itu. “Dengan tela diresmikannya Desa Pangkalan dan Desa Jermalik, hendaknya kita saling bahu-membahu untuk membangun desa ini. Semua harus terlibat dan berperan dalam memajukan daerahnya, agar tercipta SDM yang bermutu,” pinta Ilyas.Pada kunjungan kerja selama 4 hari di 3 kecamatan tersebut, Bupati Natuna dan rombongan mengunjungi sejumlah tempat, dan mengadakan temu ramah dengan masyarakat untuk mendengarkan aspirasi secara langsung.

Selain itu, pada kesempatan tersebut Bupati Natuna juga memberikan Bantuan Langsung Masyarakat Miskin (BLMM) di tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Natuna, yakni sebanyak 1.700 Kepala Keluarga (KK) yang nilai bantuannya Rp3,6 juta per kepala keluarga untuk satu tahun dan akan diberikan Rp300 ribu setiap bulan.

“Dengan adanya bantuan langsung untuk masyarakat miskin ini, saya harap bisa sedikit membantu warga kurang mampu. Jadi, setiap warga kurang mampu akan menerima Rp 300 ribu perbulannya,” ujarnya.Selain itu, Bupati beserta rombogan menyerakan bantuan secara simbolis berupa GPS kepada nelayan tradisional di 3 kecamatan itu.

“Saya ingin ke depan kita tidak terlalu berpangku tangan terhadap orang lain, alam kita ini kaya raya, mari kita ambil kekayaan yang telah dianugerahkan Tuhan dengan cara yang baik, asal jangan sampai melanggar aturan yang berlaku, silahkan ambil kekayaan alam ini sebanyak-banyaknya, tidak ada yang melarang kita,” tandasnya.Adv/Giyen


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116219)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87731)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40677)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (22238)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (22181)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (16352)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (15803)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14977)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13945)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12120)
Bedah JayaposPengadaan Mamin Diduga Fiktif di Dinsos Provinsi JatimSurabaya, Jaya Pos   Seperti diberitakan pada edisi sebelumnya, terkait pengadaan makanan dan ...


Dana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaLanggar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M
Laporan KhususOKI Pertahankan Opini WTP Ke Empat Kali dari BPK RIKayuagung, Jaya Pos Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...


Kemiskinan Memaksaku Menjdi TKW (Bgn 1)Group Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiMaju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKU