Kamis, 28 Maret 2013 - 08:10:02 WIB
Para Guru di DKI Jakarta Keluhkan Tunjangan Sertifikasi Belum CairKategori: Jakarta - Dibaca: 1707 kali

Baca Juga:LSM P3M Laporkan Kepsek Nakal ke KajariBupati Siak Memberikan Kuliah Umum di Kampus IPDN JatinangorKantor Desa Kampung Padang Terbersih di LabuhanbatuOlahraga Bersama TNI-Polri di Yon Arhanudse-10 Pesanggrahan

Jakarta, Jaya Pos

Para guru di DKI Jakarta mempertanyakan tunjangan sertifikasi guru yang sejak Januari hingga saat ini (Maret) belum dicairkan oleh pihak pemerintah. Padahal, menurut guru, itu merupakan hak mereka sesuai dengan ketentuan sertifikasi.

Salah satu guru yang ditemui Jaya Pos mengungkapkan, sudah hampir 4 bulan dirinya tidak menerima dana tunjangan sertifikasi. “Sebenarnya sejak akhir tahun 2012 hingga sekarang (2013) kami tidak lagi menerima sertifikasi dari pemerintah,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui bahwa tunjangan sertifikasi guru adalah merupakan program pemerintah pusat yang dimaksudkan untuk lebih meningkatkan kesejahteraan para guru, khususnya meningkatkan profesionalisme guru dalam mengimplementasikan tupoksinya di sekolah. Program ini berlaku bagi seluruh guru di wilayah Indonesia dengan tetap memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh pemerintah.

Terkait hal ini, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) merupakan wadah organisasi profesi yang merupakan ujung tombak dalam memperjuangkan nasib guru dalam mendapatkan tunjangan sertifikasinya. Sehingga, organisasi ini berharap agar apa yang menjadi keluhan para guru terkait tidak diterimanya dana tunjangan sertifikasi bisa dengan segera di perhatikan oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Dimana para guru di DKI Jakarta mulai dari guru TK hingga guru di tingkat SMU, mengaku banyak yang belum menerima dana tunjangan sertifikasi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Kepala Dinas Pendidikan yang dipimpin oleh Taufik Yudi Mulyanto.

Karenanya, para guru meminta agar Gubernur DKI Jakarta Jokowi mendengarkan keluhan mereka sehingga apa yang menjadi hak guru dapat diberikan tanpa dipersulit.JSP


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (115068)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (86843)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (18031)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (15977)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (13705)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (10934)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (10793)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (10484)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (10482)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (10303)
Bedah JayaposPantau Proyek PK PAMSS 2015 Rp 227 M, Koalisi GERAM Bentuk Tim InvestigasiMakassar, Jaya Pos Pengalokasian dana APBN yang jumlahnya ratusan miliar rupiah setiap tahun, untuk kegiatan ...


16 Paket Proyek Dana Aspirasi DPRD Jeneponto Jadi Ajang Bagi-bagi Kue Untuk KontraktorMafia Lahan Kebun Sawit di Kecamatan Pulau Laut Barat TerungkapProyek Pengembangan Irigasi Sadang Hilir Loan Jica Sarat PenyimpanganProyek P4-ISDA-IK di Lingkungan BBWSPJ 2013 Banyak PenyimpanganGapoktan Gema Desa Diduga Lakukan Pungli Berkedok TabunganPenegak Hukum Didesak Telusuri Kekayaan Kepsek SMAN 41 JakutDirjen KP3K Akui Belum Diberitahu SPDN Habis Kuota BBM
Laporan KhususBupati Resmikan Gedung Serbaguna Senilai Rp.6,044 MilyarRanai, Jaya Pos Bupati Natuna, Drs.H.Ilyas Sabli, MS.i meresmikan Gedung Serbaguna Sri Serindit, Senin ...


Menteri Kelautan dan Perikanan RI Kunjungi Pulau NatunaGedung Serbaguna Sri Srindit Kabupaten Natuna Resmi DigunakanBupati Serahkan Bantuan Rp 160 Juta Untuk Pembangunan Katolik Center RantauprapatSebanyak 2.000 Nelayan Dapat KNPemerintah dan Masyarakat Kabupaten Simalungun Laksanakan Natal Bersama TK Pembina Banten Menjadi Tempat Inovasi Proses PembelajaranTanah Bumbu Raih DESTIKA Award 2014