Rabu, 03 April 2013 - 07:19:43 WIB
Proyek Intake Balongbendo Rp 23 M Tidak Bisa DimanfaatkanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 545 kali

Baca Juga:Polres Bukittinggi Minimalisir Angka Kecelakaan Lalu LintasBupati Asahan Lantik Pejabat Eselon II Petani Lempuing Ingin Alex-Ishak Pimpin SumselUnjuk Sportifitas Melalui Porseni

Surabaya, Jaya Pos

Proyek Intake pembangunan jaringan pipa transmisi air baku Balongbendo, yang dikerjakan sejak tahun 2010 hingga 2012 oleh Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT), pelaksanaan jaringan pemanfaatan air brantas di Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Jawa Timur di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, yang pekerjaannya dikerjakan tahap III dan akhir tahap IV tahun 2012, sampai sekarang proyek yang sudah rampung itu belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Padahal, proyek yang dianggarakan 2 kali di tahun 2012, dengan pekerjaan tahap III Rp 9.444.173.000 untuk pembangunan atau penanaman  jaringan pipa transmisi menuju IPA (Intalasi Penjernihan Air), sepanjang 1 km lebih yang ada di daerah Krian.

Sedangkan di tahap IV, atau tahap ahkir pekerjaan Rp 2.665.809.000 untuk mengerjakan jaringan pipa dan asessoris sepanjang 280 meter, pekerjaan pembangunan rumah pompa ukuran 15 x 30 m, pekerjaan pembangunan rumah genset dan panel, pekerjaan pengadaan dan pemasangan pompa 300 ltr/dt dan panel inverter.

Hasil investigasi Jaya Pos di lapangan, pembangunan rumah pompa ada indikasi tidak sesuai dengan spek. Di dalam rumah panel yang ada saat ini hanyalah satu panel, sedangkan untuk bisa mengambil air dari sungai di bawa ke (IPA) instalasi penjernihan air, yang jaraknya sekitar 6 km harus menggunakan 3 panel karena 1 panel saja hanya bisa menyedot air sebanyak 300 ltr/detik.

Ir Gandes Sawitri Mt pihak pelaksana yang dihubungi melalui telepon seluler enggan memberikan jawaban. Salah satu stafnya mengatakan agar menemui Warno selaku pelaksana teknis. Sementara Warno justru tidak bisa memberikan penjelasan terkait hal ini. Dirinya justru menyebut bahwa Gandes lah yang berhak memberikan penjelasan terkait proyek itu.

Dalam hal ini, antara Warno dengan Gandes terkesan ada saling lempar tanggung jawab. Namun saat Warno sendiri menanyakan langsung kepada Gandes per telepon menyebutkan bahwa pekerjaan itu tidak ada masalah. Tentu, pernyataan itu bertolakbelakang dengan kondisi di lapangan, dimana hasil pekerjaan masih belum bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.Bd


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116176)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87703)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40528)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (21855)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (21503)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (15630)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (14890)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14282)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13886)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12094)
Bedah JayaposDana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaSubang, Jaya Pos Kesulitan memperoleh air bersih, khususnya air minum hingga kini masih berlangsung ...


Langgar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas Hilang
Laporan KhususGroup Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiJakarta, Jaya Pos Dengan bermodalkan semangat dan kesabaran Grup Facebooker Koyok Koyok Anak Medan (K2AM) ...


Maju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKUBPMP2T Kabupaten Pelalawan Melayani Dengan Sepenuh HatiDrs H Apriyadi MSi Sandang Jabatan Sebagai Pejabat Bupati PALI