Rabu, 03 April 2013 - 07:19:43 WIB
Proyek Intake Balongbendo Rp 23 M Tidak Bisa DimanfaatkanKategori: Jawa Timur - Dibaca: 338 kali

Baca Juga:Polres Bukittinggi Minimalisir Angka Kecelakaan Lalu LintasBupati Asahan Lantik Pejabat Eselon II Petani Lempuing Ingin Alex-Ishak Pimpin SumselUnjuk Sportifitas Melalui Porseni

Surabaya, Jaya Pos

Proyek Intake pembangunan jaringan pipa transmisi air baku Balongbendo, yang dikerjakan sejak tahun 2010 hingga 2012 oleh Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT), pelaksanaan jaringan pemanfaatan air brantas di Balai Besar Wilayah Sungai Brantas Jawa Timur di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, yang pekerjaannya dikerjakan tahap III dan akhir tahap IV tahun 2012, sampai sekarang proyek yang sudah rampung itu belum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Padahal, proyek yang dianggarakan 2 kali di tahun 2012, dengan pekerjaan tahap III Rp 9.444.173.000 untuk pembangunan atau penanaman  jaringan pipa transmisi menuju IPA (Intalasi Penjernihan Air), sepanjang 1 km lebih yang ada di daerah Krian.

Sedangkan di tahap IV, atau tahap ahkir pekerjaan Rp 2.665.809.000 untuk mengerjakan jaringan pipa dan asessoris sepanjang 280 meter, pekerjaan pembangunan rumah pompa ukuran 15 x 30 m, pekerjaan pembangunan rumah genset dan panel, pekerjaan pengadaan dan pemasangan pompa 300 ltr/dt dan panel inverter.

Hasil investigasi Jaya Pos di lapangan, pembangunan rumah pompa ada indikasi tidak sesuai dengan spek. Di dalam rumah panel yang ada saat ini hanyalah satu panel, sedangkan untuk bisa mengambil air dari sungai di bawa ke (IPA) instalasi penjernihan air, yang jaraknya sekitar 6 km harus menggunakan 3 panel karena 1 panel saja hanya bisa menyedot air sebanyak 300 ltr/detik.

Ir Gandes Sawitri Mt pihak pelaksana yang dihubungi melalui telepon seluler enggan memberikan jawaban. Salah satu stafnya mengatakan agar menemui Warno selaku pelaksana teknis. Sementara Warno justru tidak bisa memberikan penjelasan terkait hal ini. Dirinya justru menyebut bahwa Gandes lah yang berhak memberikan penjelasan terkait proyek itu.

Dalam hal ini, antara Warno dengan Gandes terkesan ada saling lempar tanggung jawab. Namun saat Warno sendiri menanyakan langsung kepada Gandes per telepon menyebutkan bahwa pekerjaan itu tidak ada masalah. Tentu, pernyataan itu bertolakbelakang dengan kondisi di lapangan, dimana hasil pekerjaan masih belum bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar.Bd


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (112969)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (81884)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (14191)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (9436)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (8086)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (7974)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (7314)Harian JAYA POS (6510)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (6342)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (6087)
Bedah JayaposDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKBantaeng, Jaya Pos Kegiatan reklamasi proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga ...


Kejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM TirtaweningProyek peningkatan Sistem Lalu Lintas Kapal di Dumai, Publik Pertanyakan Bentuk Proyek dan KeberadaaAhli Waris Keluarga Tiga Menteng, Menuntut Pembayaran Ganti Rugi Lahan SDN No 14 dan 41Putihkan 5.000 Ha Sawit Ilegal Milik PT. BGA Group, Pejabat Ketapang Diisukan Terima Fee Rp 40 M52 unit Perumahan Dibangun PT Erminta Diduga Tanpa IMBButuh Perhatian Kapoldasu, Pemerasan dan Perampokan Marak di JalinsumDiduga Manager PT. PAL Main dengan Mafia Tanah
Laporan Khusus"Ida Hinadenggan ni Angka na Sarohai"Pengurus Pungun Manik Raja, Boru Dohot Bere/Ibeberena se Jabodetabek Didukuhkan Jakarta, Jaya Pos Acara ...


Tradisi Budaya Mudik Tradisi Mudik Bagi Kaum PerantauQuck Count dari Berbagai Lembaga Survei, Pasangan Jokowi-JK Unggul SementaraKelompok Tani Pribumi Kalbar Dukung Jokowi-JK Jadi Presiden RIGerakan Batak Bersatu Dukung Jokowi-JKBudaya Adat Totokng Simpang Pasir Dukung Jokowi-JKPuisi Gejolak Asmara & Kaca Oleh: Sarah Engeline Joseph. Mengapa Kita Memilih Jokowi-Jusuf Kalla?(2)