Rabu, 17 April 2013 - 07:41:14 WIB
RSUD Indramayu Tingkatkan Kualitas Pelayanan KesehatanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 752 kali

Baca Juga:Kinerja Pemkab Simalungun Bobrok, Raskin Belum Tersalurkan Sampai Saat IniPT Young Tree Industries Abaikan UU No 13Gudang Samsat Bandung Barat Terus BerbenahDishub Diharap Konsisten Implementasi Perda 13/2012

Indramayu, Jaya Pos

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masya­rakat. Hal ini seiring dengan kebutuhan dan tuntunan dari masyarakat yang menginginkan agar rumah sakit tertua di Indramayu tersebut bekerja secara profesional.

RSUD Indramayu komitmen meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang ingin berobat dan memperoleh pelayanan akan diperlakukan dengan baik tanpa ada perbedaan.

Hal itu diungkapkan Plt Direktur RSUD Indramayu, dr H Zaenal Arifin kepada Jaya Pos, Selasa (9/4), di ruang kerjanya. Menurutnya, pelayanan menjadi prioritas utama baik program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bagi warga tidak mampu atau program kesehatan lainnya. Saat ini, RSUD Indramayu memiliki 31 dokter terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi.

Dr H Zaenal Arifin menambahkan, visi RSUD Indramayu adalah terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu bagi lapisan masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih baik. Misi RSUD adalah 1. memberikan pelayanan kesehatan spesialistik yang optimal, 2. menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan untuk wilayah Indramayu 3. meningkatkan sumber daya manusia 4. meningkatkan sarana dan prasarana rumah sakit dan 5. meningkatkan kesejahteraan pegawai.

Sedangkan tujuan sejalan dengan Visi dan Misi RSUD kabupaten Indramayu yaitu “Memberikan Pelayanan Prima” kepada masyarakat yang berkunjung. Sasarannya 1.meningkatkan kepercayaan masyarakat akan pelayanan kesehatan pada rumah sakit 2.meningkatkan kepuasan masyarakat akan pelayanan rumah sakit.

Di tempat terpisah, Bupati Indramayu Hj Annah Shopanah mengungkapkan layanan kesehatan gratis menjadi prioritas. Sebab walaupun fasilitas dan tenaga medis ditingkatkan, kalau untuk berobat masyarakat harus membayar juga. Dampaknya masyarakat enggan berobat secara medis.

Keengganan masyarakat untuk berobat secara medis disebabkan terbebani biaya akan mempengarui capaian keberhasilan angka harapan hidup masyarakat. Padahal peningkatan angka harapan hidup masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan bidang kesehatan. Bahkan menjadi indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rasita


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116210)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87725)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40653)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (22120)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (21954)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (16025)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (15153)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14635)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13925)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12110)
Bedah JayaposDana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaSubang, Jaya Pos Kesulitan memperoleh air bersih, khususnya air minum hingga kini masih berlangsung ...


Langgar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas Hilang
Laporan KhususKemiskinan Memaksaku Menjdi TKW (Bgn 1)Oleh : Alexander Sibarani (Wartawan Harian Jaya Pos) Bekerja jauh di negeri orang dengan harapan terbebas ...


Group Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiMaju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKUBPMP2T Kabupaten Pelalawan Melayani Dengan Sepenuh Hati