Rabu, 17 April 2013 - 07:41:14 WIB
RSUD Indramayu Tingkatkan Kualitas Pelayanan KesehatanKategori: Laporan Khusus - Dibaca: 386 kali

Baca Juga:Kinerja Pemkab Simalungun Bobrok, Raskin Belum Tersalurkan Sampai Saat IniPT Young Tree Industries Abaikan UU No 13Gudang Samsat Bandung Barat Terus BerbenahDishub Diharap Konsisten Implementasi Perda 13/2012

Indramayu, Jaya Pos

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masya­rakat. Hal ini seiring dengan kebutuhan dan tuntunan dari masyarakat yang menginginkan agar rumah sakit tertua di Indramayu tersebut bekerja secara profesional.

RSUD Indramayu komitmen meningkatkan pelayanan bagi masyarakat yang ingin berobat dan memperoleh pelayanan akan diperlakukan dengan baik tanpa ada perbedaan.

Hal itu diungkapkan Plt Direktur RSUD Indramayu, dr H Zaenal Arifin kepada Jaya Pos, Selasa (9/4), di ruang kerjanya. Menurutnya, pelayanan menjadi prioritas utama baik program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) bagi warga tidak mampu atau program kesehatan lainnya. Saat ini, RSUD Indramayu memiliki 31 dokter terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dan dokter gigi.

Dr H Zaenal Arifin menambahkan, visi RSUD Indramayu adalah terwujudnya pelayanan kesehatan yang bermutu bagi lapisan masyarakat untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih baik. Misi RSUD adalah 1. memberikan pelayanan kesehatan spesialistik yang optimal, 2. menjadi pusat rujukan pelayanan kesehatan untuk wilayah Indramayu 3. meningkatkan sumber daya manusia 4. meningkatkan sarana dan prasarana rumah sakit dan 5. meningkatkan kesejahteraan pegawai.

Sedangkan tujuan sejalan dengan Visi dan Misi RSUD kabupaten Indramayu yaitu “Memberikan Pelayanan Prima” kepada masyarakat yang berkunjung. Sasarannya 1.meningkatkan kepercayaan masyarakat akan pelayanan kesehatan pada rumah sakit 2.meningkatkan kepuasan masyarakat akan pelayanan rumah sakit.

Di tempat terpisah, Bupati Indramayu Hj Annah Shopanah mengungkapkan layanan kesehatan gratis menjadi prioritas. Sebab walaupun fasilitas dan tenaga medis ditingkatkan, kalau untuk berobat masyarakat harus membayar juga. Dampaknya masyarakat enggan berobat secara medis.

Keengganan masyarakat untuk berobat secara medis disebabkan terbebani biaya akan mempengarui capaian keberhasilan angka harapan hidup masyarakat. Padahal peningkatan angka harapan hidup masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan bidang kesehatan. Bahkan menjadi indikator Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rasita


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (112989)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (81917)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (14274)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (9755)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (8154)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (7995)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (7358)Harian JAYA POS (6546)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (6355)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (6127)
Bedah JayaposDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKBantaeng, Jaya Pos Kegiatan reklamasi proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga ...


Kejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM TirtaweningProyek peningkatan Sistem Lalu Lintas Kapal di Dumai, Publik Pertanyakan Bentuk Proyek dan KeberadaaAhli Waris Keluarga Tiga Menteng, Menuntut Pembayaran Ganti Rugi Lahan SDN No 14 dan 41Putihkan 5.000 Ha Sawit Ilegal Milik PT. BGA Group, Pejabat Ketapang Diisukan Terima Fee Rp 40 M52 unit Perumahan Dibangun PT Erminta Diduga Tanpa IMBButuh Perhatian Kapoldasu, Pemerasan dan Perampokan Marak di JalinsumDiduga Manager PT. PAL Main dengan Mafia Tanah
Laporan KhususJokowi - JK deklarasikan kemenangannya di Sunda KelapaJakarta, Jaya Pos Setelah Komisi Pemilihan Umum Pusat Jakarta, Selasa Malam, menetapkan Joko Widodo dan ...


"Ida Hinadenggan ni Angka na Sarohai"Tradisi Budaya Mudik Tradisi Mudik Bagi Kaum PerantauQuck Count dari Berbagai Lembaga Survei, Pasangan Jokowi-JK Unggul SementaraKelompok Tani Pribumi Kalbar Dukung Jokowi-JK Jadi Presiden RIGerakan Batak Bersatu Dukung Jokowi-JKBudaya Adat Totokng Simpang Pasir Dukung Jokowi-JKPuisi Gejolak Asmara & Kaca Oleh: Sarah Engeline Joseph.