Minggu, 21 April 2013 - 09:22:39 WIB
Sosialisasi UU No 33 dan 34 Tahun 1964 di Depan Siswa SMK Tanah Grogot Kabupaten PaserKategori: Pendidikan - Dibaca: 904 kali

Baca Juga:SPN Lubuk Bunter di Desa Balunijuk Bangka DiresmikanPemkab Bogor Dilanda "Tsunami" Kasus Korupsi, KPK Tangkap Ketua DPRD, Kantor Bupati Juga DigeledahWarga Haria Pintu Demo Tuntut APL Bukan Kawasan HutanDiduga Ada Mark Up Pengadaan 41 Unit Kamera di DPRD Parimo

Tanah Grogot, Jaya Pos

Bertempat di Aula SMK IV Tanah Grogot, Jasa Raharja Kaltim menggelar Sosialisasi UU No 33 dan 34 Tahun 1964 kepada siswa-siswi SMK tersebut, belum lama ini. Dengan menghadirkan narasumber, Leo P Sihombing, Kasubag Humas dan Hukum serta M Asnawi, Kasubag SDM dan Umum dari Jasa Raharja Kaltim. Materi yang disampaikan yakni lingkup jaminan UU No 33 dan lingkup jaminan UU No 34 Tahun 1964.

Dihadiri siswa-siswi dan guru-guru sekolah suasana acara tampak lancar dan mereka sangat antusias mengikutinya sampai acara selesai. Bahkan pada sesi tanya jawab banyak dari peserta mempertanyakan tentang haknya bila terjadi musibah kecelakaan dan bagi korban yang tidak memiliki ahli waris apakah diberikan santunan.

Pihak panitia acara menjelaskan bahwa pada umumnya bila terjadi kecelakaan di jalan raya korban setidaknya harus melaporkan kejadian perkara kepada polisi dan dicatat kronologis kejadian. Hingga akhirnya diproses ke Jasa Raharja untuk mendapatkan santunan. Besarnya santunan tergantung peraturan yang telah berlaku sesuai kondisi korban.

Di akhir sosialisasi kedua narasumber menyarankan agar selalu meningkatkan kewaspadaan di jalan dan mematuhi peraturan yang ada, bagi pengendara motor misalnya selalu mempergunakan helm berstandar nasional dan tidak berboncengan tiga, tidak mempergunakan telepon seluler ketika mengendarai kendaraan, selalu mengecek kelaikan kendaraan, atau senantiasa mempergunakan sabuk pengaman.Andi.S


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120016)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89996)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45073)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (42818)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (41006)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (36465)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (34523)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31127)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30072)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22232)
Bedah JayaposDiduga Dana Pemeliharaan Berkala Jembatan Muara Tembesi Cs Dimark UpJambi, Jaya Pos Proyek Pemeliharaan Berkala Jembatan Muara Tembesi Cs diduga dananya dimark up ...


Kasus Korupsi Bupati Maros BerlanjutProyek Jalan Sandai-Senduruhan Ketapang Rp 15,5 M Diduga Dimark-UpPengadaan Alat Pertandingan Bermasalah,Yudha Undang Pengusaha Via SuratProyek IPLT Milliaran Rupiah Disinyalir Kurang BerkualitasProyek Tahun Anggaran 2016 Pemkab Samosir Terindikasi Asal JadiProyek Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang di Kec Pangkatan Asal JadiProyek Drainase DI. Pandjaitan Ketapang Diduga Tidak Sesuai Spektek
Laporan KhususPuskesmas di Way Kanan akan Menjadi Tempat PerawatanWay Kanan, Jaya Pos Peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas program ...


Rumah Adat Mukomuko Kini Terbengkalai Dan Jadi KontroversiRapidin Lantik Pejabat Eselon II dan III Lingkungan PemkabPanji SSos: Pergeseran Pejabat Bukan Karena Suka Tidak Suka2017, Desa Lambangsari Tingkatkan Ekonomi RakyatAhmad Yani Buka Rapat Paripurna Istimewa Ke I DPRD OIPNS Dan Honorer Akan Diberi SanksiMazril S,Pdi Sosialisasi Produk Herbal Xenza Gold