Selasa, 30 April 2013 - 08:09:27 WIB
KPK Periksa Sekda dan Sejumlah Kadis Kab Bogor Terkait Kasus Tanah MakamKategori: Bogor - Dibaca: 316 kali

Baca Juga:Dedy Widaryman Dinilai Gagal, Sudin P2B Jaksel Jadi Sarang PenyamunDua Beko Amphibi Kuras Lumpur di Waduk RawabadakPolda Sulteng Gelar Sosalisasi BankamdesPolsek Labuan Gelar Operasi Ranmor

Bogor, Jaya Pos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bogor Nurhayati terkait kasus dugaan suap pengurusan lahan yang akan dijadikan kuburan mewah di daerah Bogor. Usai pemeriksaan, Nurhayati mengaku hanya ditanyai penyidik mengenai tugas pokok dan fungsinya.
 

“Saya ditanya soal tupoksi saja,” kata Nurhayati, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (23/4. Nurhayati keluar KPK sekitar pukul 20.30 WIB.
Saat ditanya wartawan apakah dirinya ditanyai mengenai keterlibatan Bupati Bogor dalam kasus ini, Nurhayati langsung membantahnya. “Nggak ada,” ujarnya. Ia pun kemudian masuk mobil Honda CRV dan meninggalkan gedung KPK.

Selain Sekda, hari ini KPK memeriksa Kepala Dinas Tata Kota Pemkab Bogor Burhanuddin, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkab Bogor Rosaidi, dan Kepala Bappeda Pemkab Bogor Adang Sutandar. “Soal tupoksi, tidak ada soal lahan,” ungkap Burhanuddin, yang keluar bersamaan dengan saksi lainnya. Begitupun dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkab Bogor Rosaidi yang mengamini pernyataan dua rekan sebelumnya.

Nurhayati diperiksa KPK diduga kaitannya dengan Bupati Bogor Rahmat Yasin. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, pernah mengatakan, hubungan Rahmat dalam kasus suap kuburan ini adalah karena statusnya sebagai bupati. Di mana hanya kepala daerah yang dapat mengeluarkan izin penggunaan tanah seluas 100 hektar tersebut.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus ini. Pertama yaitu Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, serta empat Tersangka lainnya yaitu adalah Usep Jumenio PNS golongan III, Willy pegawai honorer di Pemkab Bogor, Sentot Susilo Direktur PT Gerindo Perkasa dan seorang asistennya Nana Supriyatna.Ric


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (112009)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (80404)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (10803)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (7194)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (6441)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (5893)Harian JAYA POS (5702)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (5390)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (5384)Merasa Ditelantarkan Mawar Ungkap Kedekatannya Dengan Bupati Mappi (4659)
Bedah JayaposPencurian TBS di Afdeling VII Marak, PTPN V Diminta Tingkatkan PengamananKampar, Jaya Pos PTPN-V Persero merupakan salah satu badan usaha yang berada di bawah naungan Badan Usah ...


Judi Togel Marak Di Tapanuli Tengah, Agar Aman Diduga Oknum Polisi Terima UpetiPersediaan Obat Kemoteraphy di RS Persahabatan 2 Minggu KosongTerlantarkan Hingga Meninggal Dunia dan Gelapkan Hak Karyawannya, PT LIH Tidak BerperikemanusiaanHampir Dua Tahun Sebagai Tersangka Asun Belum DiadiliKasubdit III Direskrim Umum Poldasu Diduga Bekingi Bandar Togel Kota SiantarDugaan Penyelewengan Dana Hibah Rp 6 M Untuk Nelayan Tahap Pengumpulan DataPengawasan PU Binamarga Sulsel Disorot Pekerjaan Jalan Pekkae Barru Soppeng Acak-Acakan?
Laporan KhususMengenali Gejala Awal Penyakit JantungSehat, Jaya PosJantung adalah sebuah otot yang memompa darah ke seluruh tubuh. Dalam suatu serangan jantung ...


HUT HARIAN JAYA POS KE VI DI GHITTARI COTTAGE PUNCAK BOGORHUT HARIAN JAYA POS KE VI DI GHITTARI COTTAGE PUNCAK BOGORHUT Harian Jaya Pos KE-VIHUT Harian Jaya Pos KE-VI" Kabarkan Kebaikan dan Kesalehan Indonesia, Kritis Terhadap Kekeliruan dan Kesalahan Bangsa "Pemahaman Hukum Kontrak Bagi Aparatur Pemerintahan Sangat PentingOKI Akan Jadi Penopang Lumbung Pangan Nasional