Selasa, 30 April 2013 - 08:09:27 WIB
KPK Periksa Sekda dan Sejumlah Kadis Kab Bogor Terkait Kasus Tanah MakamKategori: Bogor - Dibaca: 998 kali

Baca Juga:Dedy Widaryman Dinilai Gagal, Sudin P2B Jaksel Jadi Sarang PenyamunDua Beko Amphibi Kuras Lumpur di Waduk RawabadakPolda Sulteng Gelar Sosalisasi BankamdesPolsek Labuan Gelar Operasi Ranmor

Bogor, Jaya Pos

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Bogor Nurhayati terkait kasus dugaan suap pengurusan lahan yang akan dijadikan kuburan mewah di daerah Bogor. Usai pemeriksaan, Nurhayati mengaku hanya ditanyai penyidik mengenai tugas pokok dan fungsinya.
 

“Saya ditanya soal tupoksi saja,” kata Nurhayati, di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (23/4. Nurhayati keluar KPK sekitar pukul 20.30 WIB.
Saat ditanya wartawan apakah dirinya ditanyai mengenai keterlibatan Bupati Bogor dalam kasus ini, Nurhayati langsung membantahnya. “Nggak ada,” ujarnya. Ia pun kemudian masuk mobil Honda CRV dan meninggalkan gedung KPK.

Selain Sekda, hari ini KPK memeriksa Kepala Dinas Tata Kota Pemkab Bogor Burhanuddin, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkab Bogor Rosaidi, dan Kepala Bappeda Pemkab Bogor Adang Sutandar. “Soal tupoksi, tidak ada soal lahan,” ungkap Burhanuddin, yang keluar bersamaan dengan saksi lainnya. Begitupun dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Pemkab Bogor Rosaidi yang mengamini pernyataan dua rekan sebelumnya.

Nurhayati diperiksa KPK diduga kaitannya dengan Bupati Bogor Rahmat Yasin. Wakil Ketua KPK, Bambang Widjojanto, pernah mengatakan, hubungan Rahmat dalam kasus suap kuburan ini adalah karena statusnya sebagai bupati. Di mana hanya kepala daerah yang dapat mengeluarkan izin penggunaan tanah seluas 100 hektar tersebut.

Diberitakan sebelumnya, KPK telah menetapkan 5 tersangka dalam kasus ini. Pertama yaitu Ketua DPRD Kabupaten Bogor Iyus Djuher, serta empat Tersangka lainnya yaitu adalah Usep Jumenio PNS golongan III, Willy pegawai honorer di Pemkab Bogor, Sentot Susilo Direktur PT Gerindo Perkasa dan seorang asistennya Nana Supriyatna.Ric


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119165)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89420)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44559)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (39630)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (38640)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (34893)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (33925)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (28815)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21609)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (20663)
Bedah JayaposMemprihatikan, Taman Makan Pahlawan Diduga Jadi Lahan KorupsiPalangka Raya, Jaya Pos Taman Makam Pahlawan Kecana di Desa Bunga Mawar (Jalan Pemuda Kuala Kapuas) ...


Tanah Negara Diduga Diperjual Belikan, PJT-II Seksi Binong dan Divisi Subang Dinilai Kurang ResponPembuatan Jalan Baru Pantai Batu Nambangan Layak Disorot RayonDipecat Sepihak, Arianto Siap Bongkar Penyimpangan Proyek Jl Kelik-Siduk-Ketapang Rp31,6 MCegah Aksi Pemerasan, Wabup Waykanan Rangkul PWISaatnya KPK Mengusut, Ada Rasuah Rp 232 M di PT Pos ?Diduga Lahan Garapannya Diserobot, Petani Kalimati Sungai Cipunagara ResahGunakan Besi Non Standar di Proyek Pemerintah BPK dan Kepolisian Diminta Usut
Laporan KhususPengelola Sarana Air Bersih Harus Siap Menghadapi MasalahCibinong, Jaya Pos Terkait kesinambungan penyediaan air bersih di wilayah pedesaan merupakan hal yang sangat ...


Cetak Sawah, Solusi Meminimalisir KebakaranPeringatan Detik-Detik Proklamasi PALI Kibarkan Bendera Sangsaka Merah PutihSidang Paripurna HUT RI Ke 71, Tegakkan dan Pertahankan NKRIUpacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-71 di Muara Enim KhidmatPengurus Angkutan Rajapolah-Kiarajngkung, Bangga Masuk KopangtasAnak Bisa Nakal Karena Faktor Kelainan Ataupun Faktor LingkunganPanji: Pejabat PNS Jangan Dipaksakan