Sabtu, 04 Mei 2013 - 08:38:16 WIB
Pencairan BOS SDN Sukasari 1 Terindikasi Palsukan Tanda Tangan KomiteKategori: Pendidikan - Dibaca: 545 kali

Baca Juga:Upacara HUT ke XIV Kabupaten Way Kanan dan Hari Otda ke XVIIKPK dan Polri Usut Korupsi UNDikuasai Kartel Mafia Proyek, KPK Didesak Bongkar Gurita Korupsi PTPN IVKasus Suap Hakim Bansos 'Meruyak' Dua Oknum DPRD Kota Bandung Diduga Terlibat

Pandeglang, Jaya Pos

Menyoal proses pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukasari 1 Desa Sukasari Kec Pulosari Kab Pandeglang diduga pihak sekolah sudah melanggar juklak, dan juknisnya, sebagaimana tercantum dalam pedoman umumn (Pedum) BOS tahun anggaran 2013.

Hal tersebut terungkap ketika Jaya Pos menemui Kosim Maulana selaku Ketua Komite SDN Sukasari 1 di kediamannya, beberapa hari lalu. Kala itu, Kosim dengan gamblang mengatakan bahwa selama dirinya menjabat hampir satu tahun sebagai ketua komite tidak pernah dilibatkan dalam prosesi pencairan dana BOS. “Terus terang, saya belum pernah menanda tangani setiap pencairan dana BOS, bahkan yang namanya berkas-berkas pengajuan pun saya tidak tahu,” ungkap Kosim.

Hanya memang, lanjut dia, selama ini hubungannya dengan kepala sekolah maupun dewan guru lainnya baik-baik saja. “Bahkan sewaktu-waktu ketika saya membutuhkan sesuatu yang sifatnya financial, Kepsek membantu,” ujarnya. Namun, menurutnya, terkait kinerja dan tupoksi, pihak sekolah terkesan tidak terbuka.

Sementara Endi Rawing mengatakan selama 15 tahun menjabat sebagai Ketua Komite di SDN, dirinya selalu dilibatkan menanda tangani berkas-berkas pengajuan untuk memperoleh dana BOS.

Khawatir dan prihatin permasalahan tersebut mengemuka dan melebar kemana-mana, salah satu pengawas TK/SD UPT Disdik Kec Pulosari, akhir pekan lalu mencoba melakukan tindakan persuasif menemui Aceng Sayari SPd selaku Kepala SDN Sukasari 1 dan berharap hendaknya dalam persoalan yang dirasa urgen yang konteksnya menyangkut keuangan negara itu bisa dicarikan solusi.

Namun selang beberapa saat kemudian, pengawas lewat telepon mengemukakan bahwa persoalan antara ketua komite dengan pihak sekolah sudah selesai dan tidak ada apa-apa. Mencermati permasalahan ini, salah satu warga setempat mengatakan, bahwa SDN Sukasari 1 terlalu menganggap enteng padahal itu semua bisa menjadikan bumerang bagi pihak yang bersangkutan, misalnya saja terhadap UPT Disdik Kec Pulosari. Yan/Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (115022)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (86818)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (17904)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (15690)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (11463)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (10744)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (10718)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (10427)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (10261)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (10202)
Bedah JayaposPantau Proyek PK PAMSS 2015 Rp 227 M, Koalisi GERAM Bentuk Tim InvestigasiMakassar, Jaya Pos Pengalokasian dana APBN yang jumlahnya ratusan miliar rupiah setiap tahun, untuk kegiatan ...


16 Paket Proyek Dana Aspirasi DPRD Jeneponto Jadi Ajang Bagi-bagi Kue Untuk KontraktorMafia Lahan Kebun Sawit di Kecamatan Pulau Laut Barat TerungkapProyek Pengembangan Irigasi Sadang Hilir Loan Jica Sarat PenyimpanganProyek P4-ISDA-IK di Lingkungan BBWSPJ 2013 Banyak PenyimpanganGapoktan Gema Desa Diduga Lakukan Pungli Berkedok TabunganPenegak Hukum Didesak Telusuri Kekayaan Kepsek SMAN 41 JakutDirjen KP3K Akui Belum Diberitahu SPDN Habis Kuota BBM
Laporan KhususBupati Resmikan Gedung Serbaguna Senilai Rp.6,044 MilyarRanai, Jaya Pos Bupati Natuna, Drs.H.Ilyas Sabli, MS.i meresmikan Gedung Serbaguna Sri Serindit, Senin ...


Menteri Kelautan dan Perikanan RI Kunjungi Pulau NatunaGedung Serbaguna Sri Srindit Kabupaten Natuna Resmi DigunakanBupati Serahkan Bantuan Rp 160 Juta Untuk Pembangunan Katolik Center RantauprapatSebanyak 2.000 Nelayan Dapat KNPemerintah dan Masyarakat Kabupaten Simalungun Laksanakan Natal Bersama TK Pembina Banten Menjadi Tempat Inovasi Proses PembelajaranTanah Bumbu Raih DESTIKA Award 2014