Sabtu, 04 Mei 2013 - 08:38:16 WIB
Pencairan BOS SDN Sukasari 1 Terindikasi Palsukan Tanda Tangan KomiteKategori: Pendidikan - Dibaca: 691 kali

Baca Juga:Upacara HUT ke XIV Kabupaten Way Kanan dan Hari Otda ke XVIIKPK dan Polri Usut Korupsi UNDikuasai Kartel Mafia Proyek, KPK Didesak Bongkar Gurita Korupsi PTPN IVKasus Suap Hakim Bansos 'Meruyak' Dua Oknum DPRD Kota Bandung Diduga Terlibat

Pandeglang, Jaya Pos

Menyoal proses pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukasari 1 Desa Sukasari Kec Pulosari Kab Pandeglang diduga pihak sekolah sudah melanggar juklak, dan juknisnya, sebagaimana tercantum dalam pedoman umumn (Pedum) BOS tahun anggaran 2013.

Hal tersebut terungkap ketika Jaya Pos menemui Kosim Maulana selaku Ketua Komite SDN Sukasari 1 di kediamannya, beberapa hari lalu. Kala itu, Kosim dengan gamblang mengatakan bahwa selama dirinya menjabat hampir satu tahun sebagai ketua komite tidak pernah dilibatkan dalam prosesi pencairan dana BOS. “Terus terang, saya belum pernah menanda tangani setiap pencairan dana BOS, bahkan yang namanya berkas-berkas pengajuan pun saya tidak tahu,” ungkap Kosim.

Hanya memang, lanjut dia, selama ini hubungannya dengan kepala sekolah maupun dewan guru lainnya baik-baik saja. “Bahkan sewaktu-waktu ketika saya membutuhkan sesuatu yang sifatnya financial, Kepsek membantu,” ujarnya. Namun, menurutnya, terkait kinerja dan tupoksi, pihak sekolah terkesan tidak terbuka.

Sementara Endi Rawing mengatakan selama 15 tahun menjabat sebagai Ketua Komite di SDN, dirinya selalu dilibatkan menanda tangani berkas-berkas pengajuan untuk memperoleh dana BOS.

Khawatir dan prihatin permasalahan tersebut mengemuka dan melebar kemana-mana, salah satu pengawas TK/SD UPT Disdik Kec Pulosari, akhir pekan lalu mencoba melakukan tindakan persuasif menemui Aceng Sayari SPd selaku Kepala SDN Sukasari 1 dan berharap hendaknya dalam persoalan yang dirasa urgen yang konteksnya menyangkut keuangan negara itu bisa dicarikan solusi.

Namun selang beberapa saat kemudian, pengawas lewat telepon mengemukakan bahwa persoalan antara ketua komite dengan pihak sekolah sudah selesai dan tidak ada apa-apa. Mencermati permasalahan ini, salah satu warga setempat mengatakan, bahwa SDN Sukasari 1 terlalu menganggap enteng padahal itu semua bisa menjadikan bumerang bagi pihak yang bersangkutan, misalnya saja terhadap UPT Disdik Kec Pulosari. Yan/Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116212)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87725)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40655)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (22126)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (22016)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (16098)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (15160)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14718)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13928)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12111)
Bedah JayaposDana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaSubang, Jaya Pos Kesulitan memperoleh air bersih, khususnya air minum hingga kini masih berlangsung ...


Langgar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas Hilang
Laporan KhususKemiskinan Memaksaku Menjdi TKW (Bgn 1)Oleh : Alexander Sibarani (Wartawan Harian Jaya Pos) Bekerja jauh di negeri orang dengan harapan terbebas ...


Group Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiMaju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKUBPMP2T Kabupaten Pelalawan Melayani Dengan Sepenuh Hati