Senin, 06 Mei 2013 - 07:14:47 WIB
Anggaran Penyelesaian Pembangunan Bandara Mutiara Palu Masih Tanda BintangKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 1351 kali

Baca Juga:Solar di Kabupaten Labuhanbatu Langka, PT Indospadan Jaya Gunakan Solar BersubsidiPolsek Ligung Amankan "Tuyul" Tertangkap Warga Desa BeusiTokoh Masyarakat Tolak Eksekusi Tanpa KompensasiSBSI 01Tanjungbalai Orasi ke DPRD di Hari Buruh Sedunia

Bandar Udara (Bandara) Klas I Mutiara Palu merupakan Unit Pelaksana Tehnis Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Sulteng, Jaya Pos
Bandara ini sejak tahun 2011 dilaksanakan tahap i pembangunan terminal penumpang, dan dilanjutkan tahap ke II pada tahun 2012. Proyek itu dikerjakan oleh PT. Adhi Karya serta menggandeng PT. Setia Mulia Abadi dalam hal kerja sama operasi (KSO), yang sumber dananya teralokasi pada APBN, serta telah menyerap anggaran mencapai ratusan miliar.

Pembangunan itu tentunya memberikan kebanggaan bagi Pemda Kota Palu, Pemda Sulteng dan atau para pengguna jasa ke bandara udaraan, karena bangunannya yang megah dan fasilitas memadai, yang tentunya nanti dapat memberikan kenyamanan dan keamanan terhadap turun dan naik penumpang, apalagi Pemda Kota Palu khususnya, pada Desember 2013 selaku tuan rumah pelaksanaan Ivent  Bahari yang dilaksanakan di Teluk Palu, dan  diharapkan saat itu dapat terpakai terminal penumpang itu, yang merupakan “Wajah Baru Bandara Mutiara Palu”.

Pantauan media ini, pekerjaan lanjutan pembangunan terminal penumpang tersebut untuk Tahap ke III yang tinggal sekitar dua puluh persen penyelesaiannya, dan di targetkan selesai pada Tahun ini, ternyata hingga masuk pada triwulan ke II, belum juga di mulai pelaksanaannya.

Masalah tersebut, Kepala Bandara Mutiara Palu, Herson, saat media ini temui diruang kerjanya mengatakan “sampai saat ini kita belum laksanakan, mengingat anggarannya sampai saat ini tanda bintangnya belum gugur, dan ini juga terjadi di Bandara-bandara lain. Khususnya Bandara Mutiara Palu, Kementerian Keuangan meminta presentasi phisik yang dilaksanakan Tahun 2013, yang sampai saat ini masih nol persen, mengingat anggarannya masih tanda bintang itu. Oleh sebab itu dengan adanya dasar hukum untuk di lakukan lelang tidak mengikat, maka kita sudah mulai melakukan persiapan untuk lelang tidak mengikat, karena untuk penyerapan anggaran tahun 2013, hingga bulan empat ini masih minim sekali, dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, yang mana di bulan-bulan empat, telah menyerap sekitar tiga puluh persen”.

Meyinggung sisa pekerjaan dua puluh persen yang penyelesaian di Tahap ke III tahun ini, Herson jelaskan “diperlukan dana sekitar tiga puluh lima milyar untuk dua puluh persen itu, terdiri pekerjaan  lahan parkir, landsrap, interior, kanopi depan dan belakang, sementara keterkaitan waktu yang ditargetkan delapan bulan, ternyata tinggal beberapa bulan ini, tentunya perlu kita siasati kaitan optimalisasi pada saat pelaksanaan pembangunan terminal penumpang itu, agar daya serap pada Desember 2013 telah selesai seratus persen,” ujar Herson. Dzul/ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120002)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89991)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45059)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (42640)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (40942)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (36416)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (34515)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31097)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30055)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22231)
Bedah JayaposDiduga Dana Pemeliharaan Berkala Jembatan Muara Tembesi Cs Dimark UpJambi, Jaya Pos Proyek Pemeliharaan Berkala Jembatan Muara Tembesi Cs diduga dananya dimark up ...


Kasus Korupsi Bupati Maros BerlanjutProyek Jalan Sandai-Senduruhan Ketapang Rp 15,5 M Diduga Dimark-UpPengadaan Alat Pertandingan Bermasalah,Yudha Undang Pengusaha Via SuratProyek IPLT Milliaran Rupiah Disinyalir Kurang BerkualitasProyek Tahun Anggaran 2016 Pemkab Samosir Terindikasi Asal JadiProyek Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang di Kec Pangkatan Asal JadiProyek Drainase DI. Pandjaitan Ketapang Diduga Tidak Sesuai Spektek
Laporan KhususRapidin Lantik Pejabat Eselon II dan III Lingkungan PemkabSamosir, Jaya Pos Menjelang satu tahun kepemimpinannya, pada minggu pertama di tahun 2017, Bupati Samosir ...


Panji SSos: Pergeseran Pejabat Bukan Karena Suka Tidak Suka2017, Desa Lambangsari Targetkan Bangun Ekonomi RakatAhmad Yani Buka Rapat Paripurna Istimewa Ke I DPRD OIPNS Dan Honorer Akan Diberi SanksiMazril S,Pdi Sosialisasi Produk Herbal Xenza GoldMojokerto Masuk Kategori Peduli HAM Peringkat I Provinsi Jatim Tahun 2016Dirgahayu Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Mukomuko Ke-17