Rabu, 08 Mei 2013 - 07:13:49 WIB
SPSI Kabupaten Sukabumi Jilat Keringat Karyawan GarmenKategori: Jawa Barat - Dibaca: 2197 kali

Baca Juga:Pengolahan Kayu di Pulau Una-Una DihentikanRibuan Buruh Kepung Kantor Bupati PelalawanDana Bantuan Rp 15 Juta Untuk Desa Cijulang RaibBeralasan Sibuk, RY Mangkir dari Panggilan KPK

Sukabumi, Jaya Pos

Dewan Pimpinan Cabang SPSI (DPC-SPSI) Kabupaten Sukabumiminta dijatah seribu rupiah per karyawan dengan jumlah keseluruhan karyawan di bawah naungan SPSI sebanyak 60 ribu karyawan.

Menurut perhitungan global pendapatan SPSI dari kar­yawan total Rp 60 juta per bulan. Nominal yang cukup fantastis dari berbagai karyawan di­antaranya (Federasi Serikat Pe­kerja Pokok, Tembakau, Maka­nan dan Minuman (FSP-RT­MM SPSI) – (Serikat Pekerja Tekstil, Sandang dan Kulit (SP-TSK SPSI)-(Federasi Seri­kat Pekerja Pertaniandan Perkebunan (FSP-PP SPSI)-(Federasi Serikat Logam, Elektronik Logam/FSP-LEM SPSI)-(Fede­rasi Serikat Perkayuan dan Per­hotelan (FSP-KAHUT SPSI)-­(Fe­derasi Serikat Pekerja Pariwisata dan Perhotelan (FSP-PAR SPSI) yang diketahui Ma’mun sebagai Ketua SPSI KabupatenSukabumi.

Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) minta dijatah oleh para karyawan garmen sebesar seribu rupiah per karyawan setiap bulannya. Hal ini membuat para karyawan kerutkan kening, pasalnya jatah yang dipungut oleh SPSI diluar kesepakatan.

Hal ini dikatakan oleh salah satu karyawan garmen PT Royal Puspita. “Sebenarya kami tidak tahu apa maksud SPSI yang telah memotong secara sepihak tanpa kesepakatan dengan karyawan. Bukan hanya itu, nyatanya jika dikalikan secara keseluruhan cukup lumayan jumlahnya,” ujarnya.
Di PT Royal Puspita saja, jumlah karyawan kurang lebih sekitar 1500 orang. “Kami tidak tahu apa itu SPSI, maksud dan tujuanannyapun kami tidakpahamdandimana keberadaan SPSI itu,” sebutnya.

Sedangkan menurut Ma’mun, Ketua SPSI DPC Kabupaten Sukabumi mengaku adanya pemotongan itu dari gaji karyawan setiap bulannya, namun itupun berdasarkan kesepakatan antara karyawan pabrik dan pengurus SPSI yang ada di lokasi pabrik. “Itukan bukan untuk saya, tapi untuk kegiatan, seperti kalau ada karyawan yang hak-haknya tidak diberikan oleh perusahaan kami akan menegur baik secara lisan maupun ke jalur hokum siap membantu, tapi hanya yang ikut anggota SPSI sana saja,” ucapnya.

Lanjut Ma’mun, terkait potongan seribu dari gaji karya­wan mungkin saja kurangnya sosialisasi pengurus yang ada di pabrik mengenai itu,” tegasnya.Aswin Sopyan


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119808)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89867)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44964)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (41710)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (40242)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (36029)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (34414)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (30832)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (29773)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22120)
Bedah JayaposMahasiswa Kresai dan Aliansi Pemuda Bantaeng Pertanyakan Kasus Korupsi di Butta ToaBantaeng, Jaya Pos Kasus dugaan korupsi yang terjadi di Kabupaten Bantaeng melibatkan nama-nama yang diduga ...


Oknum PNS Diduga Jadi Mafia ProyekPKL Bringinbendo Enggan Bongkar Lapak, Tuding Perintah Bongkar Bertendensi Bisnis (Bag 2)Sekdakab Bogor: Laporkan Proyek JanggalPekerjaan Jalan Beton PISEW Hancur Sebelum Kontrak BerakhirPembangunan Gedung Perindag Kab Sidoarjo Menyimpang, Dinas Tutup Mata (Bag 2)Pekerjaan Peningkatan Jalan Curug-Rawakalong Disorot WargaProyek IPLT Milliaran Rupiah Disinyalir Kurang Berkualitas
Laporan KhususPemkab Bogor Terapkan Sistem Online Dalam Pelaksanaan Tatakelola PemerintahanCibinong, Jaya Pos Memperoleh amanah menjadi Bupati Bogor, dengan luas wilayah 298.838,3 hektar dan ...


Kegiatan Pengelolaan dan Konservasi Waduk, Embung, Situ Serta Bangunan Penampung Air Lainnya TA 2016Pembangunan Jembatan Bolang Terus DikebutMenanti Perubahan Melalui Musorkab III KONI NatunaHUT PGRI, Guru Minta Pemerataan Tunjangan di Daerah 3T Natuna Dilirik Investor SingapuraWabup Natuna: Koperasi Perbatasan Harus DitingkatkanAkhir Pekan, Wabup Natuna Tinjau Proyek