Minggu, 09 Juni 2013 - 09:34:16 WIB
Kadis Pertanian Pandeglang Dilaporkan ke KejaksaanKategori: Banten - Dibaca: 1849 kali

Baca Juga:5 Karung Ganja Disita Polisi dari Rumah Kontrakan Pak HajiPeti Kemas Berserakan di Laut Milik Siapa?Kepala SMPN 1 Dolok Batunanggar Kangkangi PermendikbudPemkab Muba Gelar Bimtek Kehumasan 2013

Pandeglang, Jaya Pos

Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang diduga menjadi sarang korupsi terkait perolehan dana program SL-PTT kedelai senilai ratusan juta rupiah yang sudah disalurkan beberapa waktu lalu bagi para kelompok tani (koptan) se Kabupaten Pandeglang. Diduga banyak kejangalan dan manipulasi data yang diajukan sebagai salah satu bentuk persayaratan pada institusi yang berkaitan dengan lingkup dinas pertanian.

“Atas kejadian tersebut, LSM LPSN-PB melaporkan Kadis Dinas Pertanian ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang serta mendesak pemerintah agar segera tanggap dan peka sekaligus mengambil inisiatif untuk menumpas oknum,” kata Adang Abadi, salah satu anggota tim invesigasi LPSN-PB Provinsi Banten kepada Jaya Pos.

Menurutnya, para ketua koptan menjadi korban dengan cara diminta untuk mengumpulkan sebagian uang hasil dari penerimaan program SL-PTT kedelai untuk diserahkan kepada oknum pelaksana teknis (pelnis) sebagai upeti. Selanjutnya diberikan pada oknum-oknum setempat yang tupoksinya di luar koridor tentang pola tanam kedelai.

“Padahal, dalam peraturan tidak ada point yang menerangkan bahwa sebagian dana harus diberikan pada mereka. Sebab, niat pemerintah dengan dikucurkannya dana SL-PTT kedelai, disamping sebagai bantuan yang tidak mengikat pada petani, juga sebagai sasaran swasembada kedelai di Pandeglang Selatan. Dengan ditemukannya dugaan banyaknya kelompok fiktif itu sehingga kerugian negara mencapai miliaran rupiah,” paparnya.

Sementara itu, Cecep Komara, Kabid Sarana dan Prasarana tidak bisa memberikan komentar apun ketika dicoba dikonfirmasi terkait laporan yang dilayangkan oleh LSM ke Kejari Pandeglag itu. Iyan RL


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (118320)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89092)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44165)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (36815)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (36339)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (32890)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (32386)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (28009)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21206)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (19046)
Bedah JayaposBPK RI: Walikota Agar Perintahkan Kepala Disbimarta dan Sekda Memberi Sanksi (4)Kota Bekasi, Jaya Pos Harga satuan pekerjaan saluran U-Ditch Uk. 1200/1200 panjang 1,2 m sebesar Rp ...


Perusahaan Tidak Lulus karena Tidak Lampirkan Jaminan Penawaran (3)RSUD Kabupaten Melawi Tunggu Hitungan BPKProses Hukum LHP-BPK RI Atas Disbimarta Kota Bekasi Mandak (2)Sosialisasi Sadar Usaha Dengan Tema "Ayo Kerja" Di Minut Berlangsung TegangProses Hukum LHP-BPK RI Mandek (1)Periksa Direksi PT Panjang Jiwo, Reklame Billboard Miras Anggur Cap Orang Tua IlegalAnggota DPRD Maros Temukan Penyimpangan Pada Proyek PPI Bontobahari
Laporan KhususDanau Toba Desember 2016 Bersih Dari Keramba- 7 Bupati Sepakat Dukung Badan Otorita Danau Toba Jakarta, Jaya Pos Guna mewujudkan pariwisata Danau Toba ...


K2AM Kembali Gelar Baksos di Medan Beri Bantuan Terhadap Anak Jalanan Masyarakat Selektif Dengan OrmasDinas Kehutanan dan Perkebunan Lab. Batu Adakan Pelatihan Pusat Seminary Bukit Gibeon Ajibata DiresmikanBupati Suparman Akan Tingkatkan Kesejahteraan GuruNusantara Mengaji AL-Quran Hingga Khatam 600 KaliAnggota DPR RI dari Fraksi NasDem Usulkan Tambahan DAK Untuk Melawi