Selasa, 11 Juni 2013 - 07:13:43 WIB
Kepala UPTD Disdik Kecamatan Bojonggenteng Diduga Gagahi Istri OrangKategori: Jawa Barat - Dibaca: 10 kali

Baca Juga:Atasi Penyebaran Penyakit, Dikes Latih Tim Medis HandalLeonardo Di Caprio Berkencan dengan 7 ModelSulawesi Pertahankan Gelar Tinju Amatir Piala Wakil Presiden Oknum Guru SMPN Wonosalam Diduga Selingkuhi Janda Kembang

Sukabumi, Jaya Pos

Kepala UPTD Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi Jawa Barat berinisial Oi, diduga telah melakukan perbuatan amoral terhadap mantan anak didiknya berinisial Tt yang sudah memiliki suami.

Awal pertemuan Tt dengan Oi di Parung Kuda dengan maksud untuk meminta tolong dibuatkan ijazah Paket B yang kemudian langsung direspon oleh Oi dengan mengajak Tt ikut ke mobil untuk pergi melihat proses pembelajaran di salah satu lokasi ujian di Cisaat.

Namun, Tt begitu  kaget saat dirinya dibawa ke salah satu hotel ternama di Sukabumi. Ternyata, Oi bukannya membuatkan ijazah seperti harapan Tt, tetapi malah digagahi. “Saya telah disetubuhi oleh Oi,” ujar Tt mengisahkan.

Setelah melapiaskan nafsu bejadnya, lanjut Tt, oknum Ka UPTD Disdik itu lalu menjanjikan akan membuatkan ijazah paket B. Namun sampai saat ini janji itu tidak pernah terwujud. “Malah saya diberikan ijazah atas nama Dody, saya pun bingung, dan kecewa atas tindak tanduk Oi kepada saya sampai-sampi rumah tangga saya jadi hancur karena suami telah mengetahuinya,” ujar Tt. Padahal Tt sudah menyebutkan bahwa dirinya telah bersumai namun Oi tidak peduli dan berjanji bertanggung jawab atas kejadian itu, meski dibawa ke jalur hukum.

Saat ditemui, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Bojonggenteng Oi, membantah segala tuduhan Tt terhadap dirinya. Namun, lanjutnya, Tt pernah meminta tolong kepadanya untuk dibuatkan ijazah paket B setara SMP dengan maksud Tt ingin kerja keluar negeri. “Memang betul, Tt pernah ikut di mobil saya dengan alasan mau ke Sukabumi dan pada saat itu saya lagi tugas di UPTD Pendidikan di Kebon Pedes kalau tidak salah 3 sampai 4 bulan kebelakang,” kateanya.

Dirinya juga tidak menampik pernah menanya Tt apakah sudah bersuami atau belum. “Bahkan waktu itu, Tt mengaku belum bersuami,” ujar Oi membela diri.
Bahkan, lanjutnya, Tt pernah meminta tolong lagi kepadanya supaya dipinjamkan sejumlah uang yang nominalnya mencapai Rp 2 juta lebih. “Saya pun menyanggupi, tapi tidak sejumlah yang diminta,” ujarnya.

Lanjut Oi, terkait masalah ijazah, dirinya pernah berikan kepada Tt, tapi hanya sebagai contoh bukan untuk dimiliki karena atas namanya Dody. “Tujuan saya hanya sebatas memperlihatkan saja namanya ijazah Paket B, lain dengan ijazah SMP. Jujur kalau kaya gini kejadiannya saya merasa dijebak padahal Tt tersebut masih tetangga di Ciambar,” katanya.

Menurut Pengamat Pendidikan dari PWI, Aris Fernande, jika hal itu benar-benar terjadi sungguh disayangkan, karena jika seorang pengayom pendidikan berbuat di jalur, jelas telah mencoreng dunia pendidikan khsusunya di Bojonggenteng. “Apalagi pelakunya seorang intelektual, dengan ini pihak dinas terkait mesti segera memanggil sekaligus menindak Kepala UPTD tersebut andai benar terbukti,” tandasnya. Aswin


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4662)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2990)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1659)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1085)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (605)Sutadi SH dan Oknum Polres Ketapang Diduga Bobol Rumah Walet Milik Akim (515)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (464)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (336)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (295)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (288)
Bedah JayaposAPBDes Katimoho Terindikasi DikorupsiGresik, Jaya Pos APBDes Desa Katimoho Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Jawa Timur jadi sorotan. Pasalnya ...


Bendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarTangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya Mandiri
Laporan KhususDinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Depok Gelar Workshop B2SADepok, Jaya Pos Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Depok mengelar acara Workshop penyusunan ...


Memperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaWaiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui Online