Selasa, 11 Juni 2013 - 07:13:43 WIB
Kepala UPTD Disdik Kecamatan Bojonggenteng Diduga Gagahi Istri OrangKategori: Jawa Barat - Dibaca: 1057 kali

Baca Juga:Atasi Penyebaran Penyakit, Dikes Latih Tim Medis HandalLeonardo Di Caprio Berkencan dengan 7 ModelSulawesi Pertahankan Gelar Tinju Amatir Piala Wakil Presiden Oknum Guru SMPN Wonosalam Diduga Selingkuhi Janda Kembang

Sukabumi, Jaya Pos

Kepala UPTD Dinas Pendidikan (Disdik) Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi Jawa Barat berinisial Oi, diduga telah melakukan perbuatan amoral terhadap mantan anak didiknya berinisial Tt yang sudah memiliki suami.

Awal pertemuan Tt dengan Oi di Parung Kuda dengan maksud untuk meminta tolong dibuatkan ijazah Paket B yang kemudian langsung direspon oleh Oi dengan mengajak Tt ikut ke mobil untuk pergi melihat proses pembelajaran di salah satu lokasi ujian di Cisaat.

Namun, Tt begitu  kaget saat dirinya dibawa ke salah satu hotel ternama di Sukabumi. Ternyata, Oi bukannya membuatkan ijazah seperti harapan Tt, tetapi malah digagahi. “Saya telah disetubuhi oleh Oi,” ujar Tt mengisahkan.

Setelah melapiaskan nafsu bejadnya, lanjut Tt, oknum Ka UPTD Disdik itu lalu menjanjikan akan membuatkan ijazah paket B. Namun sampai saat ini janji itu tidak pernah terwujud. “Malah saya diberikan ijazah atas nama Dody, saya pun bingung, dan kecewa atas tindak tanduk Oi kepada saya sampai-sampi rumah tangga saya jadi hancur karena suami telah mengetahuinya,” ujar Tt. Padahal Tt sudah menyebutkan bahwa dirinya telah bersumai namun Oi tidak peduli dan berjanji bertanggung jawab atas kejadian itu, meski dibawa ke jalur hukum.

Saat ditemui, Kepala UPTD Dinas Pendidikan Bojonggenteng Oi, membantah segala tuduhan Tt terhadap dirinya. Namun, lanjutnya, Tt pernah meminta tolong kepadanya untuk dibuatkan ijazah paket B setara SMP dengan maksud Tt ingin kerja keluar negeri. “Memang betul, Tt pernah ikut di mobil saya dengan alasan mau ke Sukabumi dan pada saat itu saya lagi tugas di UPTD Pendidikan di Kebon Pedes kalau tidak salah 3 sampai 4 bulan kebelakang,” kateanya.

Dirinya juga tidak menampik pernah menanya Tt apakah sudah bersuami atau belum. “Bahkan waktu itu, Tt mengaku belum bersuami,” ujar Oi membela diri.
Bahkan, lanjutnya, Tt pernah meminta tolong lagi kepadanya supaya dipinjamkan sejumlah uang yang nominalnya mencapai Rp 2 juta lebih. “Saya pun menyanggupi, tapi tidak sejumlah yang diminta,” ujarnya.

Lanjut Oi, terkait masalah ijazah, dirinya pernah berikan kepada Tt, tapi hanya sebagai contoh bukan untuk dimiliki karena atas namanya Dody. “Tujuan saya hanya sebatas memperlihatkan saja namanya ijazah Paket B, lain dengan ijazah SMP. Jujur kalau kaya gini kejadiannya saya merasa dijebak padahal Tt tersebut masih tetangga di Ciambar,” katanya.

Menurut Pengamat Pendidikan dari PWI, Aris Fernande, jika hal itu benar-benar terjadi sungguh disayangkan, karena jika seorang pengayom pendidikan berbuat di jalur, jelas telah mencoreng dunia pendidikan khsusunya di Bojonggenteng. “Apalagi pelakunya seorang intelektual, dengan ini pihak dinas terkait mesti segera memanggil sekaligus menindak Kepala UPTD tersebut andai benar terbukti,” tandasnya. Aswin


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (118472)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89152)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44290)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (37872)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (37283)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (33355)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (33174)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (28291)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21330)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (19804)
Bedah JayaposPembangunan TRK SMPN 2 Gunung Kaler Diduga Tidak Sesuai SpekTangerang, Jaya Pos Untuk meningkatkan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di dunia pendidikan perlu ditunjang ...


Masyarakat Mendesak Ahok Copot Sudin Penataan Kota Jakut Pekerjaan Peningkatan Saluran Pembuangan Bermasalah, Penegak Hukum Diminta Turun TanganAda Apa Antara Penyidik Polres Ketapang, Dengan Pelapor ?Mantan Kades Bakal Dipolisikan WarganyaPDAM Kapuas Tidak Terima Pipa BocorPemasangan Canstin Dishub Kota Bekasi Asal JadiPat Gulipat Honor Linmas, Camat Ujungberung Siap Dipenjara
Laporan KhususWartawan dan Humas Pemko Bukittinggi Lakukan Studi Banding ke Pekan BaruBukittinggi, Jaya Pos Sebanyak 54 orang Wartawan Kota Bukittinggi beserta 8 orang Humas Setdako Bukittinggi ...


Komisi IV Kunjungi Kantor PerumnasDSDAP Banten Akan Perbaiki 11 DILing Suwargi : Tidak Boleh Ada Bangunan di SempadanPenyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati OI 2015, DPRD OI Gelar Rapat ParipurnaMari Bersyukur Jalankan Ibadah PuasaDinas Pariwisata Adakan Acara Sail Malaysia to Anambas Pemilihan Petugas O&P Teladan, Sukhaemi dan Hamdi Wakili Banten ke Tingkat Nasional