Senin, 17 Juni 2013 - 06:45:17 WIB
Akibat Gerusan Sungai Alas, Ruas Jalan Kutacane - Gayo Lues Terancam AmblasKategori: Aceh - Dibaca: 460 kali

Baca Juga:Razia di Sejumlah Penginapan, Polisi Amankan Oknum PNS dan Pasangan Dibawah UmurPembangunan Proyek PDAM Tidak KondusifSekda Buka FGD Pengelolaan MangrovePembalakan Liar Makin Merajalela

Kutacane, Jaya Pos

Akibat gerusan Sungai Alas dan longsor di beberapa titik ruas jalan Kutacane –Gayo Lues terancam amblas ke Sungai Alas. Hasil pantauan wartawan Jaya Pos di lapangan, tepatnya di Desa Lawe Mendrung, Kecamatan Badar, badan jalan sudah amblas ke Sungai Alas sepanjang 50 meter dan mengalami keretakan atau akan menyusul amblas sekitar 50 meter ini, dalam waktu dekat dipastikan akan amblas juga.

Konon sekarang hampir setiap menjelang malam, Aceh Tenggara selalu diguyur hujan akibat curah hujan tinggi, tentunya debit Sungai Alas juga semakin tinggi dan arus sungai juga sangat deras sehingga badan jalan ini tergerus dan akan amblas ke Sungai Alas.

Tampak di lokasi, aliran sungai yang tidak menentu tampak berbelok dan menerjang mengarah ke badan jalan, kendati telah dilakukan normalisasi sungai alas dengan pemasangan bronjong, namun pemasangan bronjong hanya tampak di sebelah barat, dan pada saat ini aliran sungai telah berpindah kesisi timur atau mengarah ke badan jalan. Smentara aliran sungai yang biasa di aliri kini tampak material yang menumpuk dan batang pohon kayu yang berserakan diduga kuat dibawa arus dari hulu sungai, sehingga dapat menghambat arus sehingga arus sungai dapat berpindah-pindah.

Juga tampak beberapa unit rumah warga masyarakat terancam tergerus oleh arus Sungai Alas. Masyarakat yang memiliki lahan, seperti kebun coklat dan kebun pisang, sebahagian sudah tergerus.

Salah seorang warga yang tidak bersedia ditulis namanya mengharap kepada pemerintah agar dapat mengantisipasi bencana. “Karena penghidupan kami tidak lebih dari hasil kebun coklat kami ini. Menurut yang saya dengar, ada proyek tanggap darurat yang sifatnya memang darurat sekali seperti yang kami alami saat ini, kenapa proyek ini tidak di urunkan pada saat darurat yang kami alami, bukankah pemerintah bisa menurunkan alat berat seperti eskavator atau beko,untuk menge­ruk dan memindahkan aliran sungai ini ke tengah dan me­nor­malkan aliran sungai ini.

Sebenarnya, kalau pemerintah punya etikat baik dan keinginan, ini bisa saja dijadikan skala proritas, karena ini memang telah darurat. Pemerintah dan juga anggota DPR-RI, DPRA dan DPRK selalu berkoak-koak dan mengubar janji-janji dengan lantang mengatakan untuk membela rakyat, demi kepentingan rakyat, tapi ketika bencana ini menimpa kami, tuan-tuan ini semua hanya jadi penonton yang teladan,” katanya dengan sedih.

Oleh karena itu, ia berharap kepada Bupati Aceh Tenggara dan Gubernur Provinsi Aceh agar melihat penderitaan yang mereka alami.
“Semoga bapak-bapak dapat membuka mata melihat penderitaan kami dan meringankan langkah untuk beranjak memantau lokasi kami,” pintanya.
Maulana Syahgari


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59544)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51405)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43016)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14889)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14169)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13995)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13733)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13187)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10962)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9168)
Bedah JayaposUNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPandeglang, Jaya Pos Rektor beserta jajaran Universitas Sultan Ageung Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, ...


Pekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa Maut
Laporan KhususBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Kualatungkal, Jaya Pos Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin rapat perdana persiapan pelaksanaan ...


Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang Panjang