Selasa, 18 Juni 2013 - 06:34:02 WIB
PT Pelindo IV Cabang Pantoloan Pacu InvestasiKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 778 kali

Baca Juga:Terkait Dugaan Pelanggaran Phoenix, Kinerja Dinsosnaker Pasuruan DipertanyakanCopot Kapolres Siantar, Bandar Judi Besar DipeliharaUPK Sukadana Bagikan 180 Paket Sembako GratisPembangunan Kantor Desa Sukajadi Cisayong Terwujud

Palu-Sulteng, Jaya Pos

Pelabuhan Laut Pantoloan merupakan pelabuhan Kelas III, dan terbesar di Sulawesi Tengah, yang kini dinakodai oleh Maksud Arsyad SH, sekitar 2 bulan selaku Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pantoloan, selaku instansi Pemerintah Tertinggi di Pelabuhan, yang diatur dalam Undang-undang dan atau Peraturan yang ada. Sementara dalam hal pengusahaan/pengelolaan atau pengembangan asset yang ada, hingga kini pemerintah masih memberikan hak kepada Badan Usaha Milik Negara yaitu PT Pelindo IV Cabang Pantoloan yang sekarang Sabaruddin SE sebagai General Manager.

Sejak PT Pelindo IV cabang Pantoloan dipimpin oleh Sabaruddin SE, sekitar tiga tahun, telah terjadi peningkatan nilai investasi untuk membiayai pembangunan dan atau fasilitas di Pelabuhan Pantoloan, antara lain penambahan lapangan penumpukan kontainer serta pengadaan peralatan bongkar muat, yang konon telah menelan dana ratusan milyar, bersumber dari dana internal PT Pelindo.

Pantauan media ini, sekitar satu bulan lalu tiba satu alat besar yang kini telah didirikan di atas dermaga Pelabuhan Pantoloan, walaupun hingga kini belum diuji cobakan pengoperasiannya. Selanjutnya, sekitar dua minggu lalu tiba lagi dua alat besar dan belum terpasang pada tempatnya, karena  tempat untuk kedua alat tersebut, terlihat masih dalam  penyelesaian pekerjaannya.

Adanya ketiga alat besar tersebut, Sabarudin SE yang berada di luar  kota, diwakili oleh Syarif selaku Manager Barang Aneka Usaha PT Pelindo IV cabang Pantoloan mengatakan, satu unit alat yang telah terpasang di dermaga yaitu Container Crane (CC), berfungsi sebagai alat mengangkat (stevedoring) peti kemas dari kapal ke atas Head Truck atau sebaliknya, sedangkan dua alat besar yang sekarang masih terparkir di jalan dalam pelabuhan adalah Trans Tainer (TT) atau Ruber Tire Gentry (RTG), berfungsi untuk menurunkan peti kemas dari head truck ke lapangan penumpukan atau sebaliknya.

“Adanya alat-alat tersebut, target yang ingin dicapai adalah dapat mempercepat kegiatan bongkar muat peti kemas di pelabuhan, yang selama ini ditetapkan 12 boks kontainer/jam, bisa menjadi minimal 25 boks/jam, sehingga kapal yang akan melakukan kegiatan bongkar muat peti kemas di pelabuhan tidak terlalu lama menunggu tambatan”, ungkap Syarif via sms, berharap. Dzul/ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49386)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11855)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres