Sabtu, 22 Juni 2013 - 11:30:31 WIB
Pengguna Kartu Jamkesmas Tidak Terlayani Dengan Baik di RSUD IndramayuKategori: Jawa Barat - Dibaca: 538 kali

Baca Juga:Pemkab Akan Segel Sumur Minyak Tanpa IzinPenjaga Sekolah yang Selingkuh Dengan Istri Orang Belum Dikenakan SanksiKadis Pertanian Simalungun Diduga Terlibat Kartel Bansos SL-PTT/LLKomunitas Pesepeda Polo Gelar Pertandingan Serumpun di Karimun

Indramayu, Jaya Pos

Kemiskinan yang dialami Carwati (Mak Gendut) memang tak berkesudahan sepanjang hidupnya. Kesengsaraan pun menjadi santapan sehari-hari, belum lagi hinaan dan cercaan sering kali mampir di telinganya.

Untuk membiayai hidupnya, ia hanya mengandalkan keahliannya memelet kertas petasan untuk dijual kepada  pengepul, itupun harganya sudah tidak sesuai lagi, dikarenakan kebutuhan untuk makan sehari-hari, maka pinjam duit dulu ke pengepul baru hasilnya diserahkan.

Suami memang masih hidup tapi pergi entah kemana rimbanya, dan tak datang lagi. "Namun kami masih beruntung di saat kondisi fisik sudah sakit sakitan adik saya mau menemani saya menjaga dan mengantarkan kami ke rumah sakit. Kami juga masih beruntung pihak Rumah Sakit Umum Daerah Indramayu mau menerima kami dengan kartu Jamkesmas, dan langsung dibawa ke ruang operasi teronggok di sudut bangsal tanpa makanan hanya ditemani air mineral, karena tidak punya duit sama sekali, sebab pemeriksaan dilakukan dan dinyatakan kami harus operasi pembedahan," keluhnya.

Sementara Toto Suherman, adiknya mengeluhkan kondisi perekonomian keluarga korban yang jauh dari cukup. "Sudah hampir satu bulan pekerjaan saya sebagai sopir sementara saya tinggalkan dulu, membantu meringankan penderitaan kakak saya tak ada yang mau membantu hanya bisa pasrah menerima kenyataan ini," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Namun, dirinya sangat menyayangkan ketidakpedulian pihak pemerintah dalam hal ini pemerintah desa maupun kecamatan. "Sampai sekarang, pihak dari pemerintah belum ada yang peduli terhadap warganya ini," ujarnya.

Masih menurut Toto, pelaksanaan operasi sudah dilakukan dan sekarang sudah berada di rumah. Sayangnya, bukanya kondisi kakaknya membaik malah penyakitnya bertambah, dimana bekas jahitan operasi yang dilakukan oleh dokter RSUD Indramayu jebol sehingga perutnya terbuka menganga, apa yang telah dimakan keluar lagi dari bekas jahitan itu.

"Raungan menahan rasa sakit kami dengar setiap hari. Entah cobaan apalagi yang diterima kakak saya, air mata sudah terkuras habis tapi tetap saja tidak tidak terdengar oleh pemerintah desa sama sekali," ungkapnya seraya menyebut, pernah kepala kuwu melintas tapi tetap saja berlalu dan tidak peduli.

Di tempat terpisah, dr Jono SpB, spesialis bedah pada Rumah Sakit Umum Daerah Kab Indramayu membenarkan telah terjadi operasi kepada pasien bernama Carwati atau disebut Mak Gendut. "Ya, saya sendiri yang menangani operasinya pada saat operasi di dalam perutnya banyak mengeluarkan cairan nanah. Sebenarnya operasi berjalan sesuai dengan prosedur setelah operasi diadakan pemulihan kesehatan tapi pasien itu melakukan tindakan sendiri dan pulang tanpa sepengetahuan kami," katanya.Jr Manalu/Otong.s


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (116220)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87731)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (40715)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (22241)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (22210)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (16360)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (15873)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (14983)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13949)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (12123)
Bedah JayaposPengadaan Mamin Diduga Fiktif di Dinsos Provinsi JatimSurabaya, Jaya Pos   Seperti diberitakan pada edisi sebelumnya, terkait pengadaan makanan dan ...


Dana Pemeliharaan Pamsimas Diduga Ditilep Oknum DesaLanggar PP Nomor 109 Tahun 2012, Perusahaan Rokok Pasang Baliho Tanpa Pesan 'Merokok Membunuhmu'Usut Dugaan Korupsi Perjalanan Dinas di Bappeda Musi RawasPembangunan Embung Senilai Rp 2 Milyar di Banyuwangi Gagal KonstruksiPT Triomas Diduga Merambah Kawasan Giosfer di SiakDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarPPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M
Laporan KhususOKI Pertahankan Opini WTP Ke Empat Kali dari BPK RIKayuagung, Jaya Pos Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ...


Kemiskinan Memaksaku Menjdi TKW (Bgn 1)Group Facebooker K2AM Gelar Baksos Panti Jompo BinjaiMaju Calon Bupati 2015-2020, Carlos Melgares Eks Warga Spayol Siap Membangun SamosirBantaeng Buka Program 1 Juta Rumah untuk NelayanSDAP Banten Tingkatkan Ketersediaan Air Baku dan Irigasi Yang LayakDisdik Gagas KKN Berbasis Desa TerpaduPeringatan Hardiknas Meriah di Kabupaten OKU