Senin, 15 Juli 2013 - 08:39:00 WIB
Pemerintah Kota Keluarkan Surat Edaran, Pengusaha Rumah Karaoke GamangKategori: Depok - Dibaca: 70 kali

Baca Juga:Gading Helmizar, Wartawan dan Ketua FKWMB WafatPPK Tidak Becus, 3 Proyek Bernilai Rp 19 M Gagal Konstruksi di BBWS Bengawan SoloPT SJM Ketapang Diduga Balak Hutan LindungSpeksi yang Diurus Oknum di Dinas Perhubungan Kota Medan Diduga Palsu

Depok, Jaya Pos

Pemerintah Kota (Pemkot) Depok layangkan Surat Edaran (SE) terkait penutupan tempat hiburan malam, termasuk rumah bernyanyi atau rumah karaoke, selama bulan Ramadan.

Hal itu ditanggapi beragam oleh manajemen rumah karaoke. Namun, mereka enggan mengambil resiko melawan edaran pemerintah. Sekalipun mereka harus bertanggung jawab terhadap nasib karyawannya.

Menurut Manager Venus Depok, Dwi P, ia tidak harus menutup operasi rumah bernyanyi ini selama puasa. Tetapi hanya tutup pada H-2 sebelum puasa, dan h+1 puasa. Dan ditutup kembali pada h-2 lebaran dan h+3 lebaran. “Edaran hanya membahas pembatasan jam operasional saja. Buka setalah magrib dan tutup pukul 00.00 WIB,” katanya.

Dwi mengatakan, Venus akan mematuhi imbauan tersebut. Menurut dia, dengan pembatasan jam operasional saja tentu saja mengurangi pendapatan. “Tapi kita tetap harus mematuhi,” katanya.

Sementara itu, Manajer Inul Vista Depok Maria Magaretha mengaku tak bisa berkomentar apapun. Karena, pihaknya juga tidak bisa melanggar surat edaran tersebut. Padahal, tempat karaoke tersebut juga harus tetap menggaji karyawan. “Saya sudah tak bisa komentar, bagaimana mau komentar, sudah no comment saja,” kata dia.

Dikatakannya, kondisi setiap puasa sama saja. Tempat karaoke selalu diminta untuk tutup selama satu bulan. Dan baru buka setelah hari raya. Hal itu dimaksudkan agar konsentrasi umat muslim tidak terganggu.

Menurut Maria, ini bagian dari konsekuensi yang harus diterima pengelola tempat karaoke. “Surat edaran selalu sama setiap tahun. Karena itu adalah keadaan yang harus diterima para pebisnis hiburan di Depok,” katanya.

Maria terpaksa meliburkan 18 karyawannya selama puasa. Namun, pengelola juga tetap harus membayar tunjangan hari raya (THR). “Ya no commentlah. Kita ikuti saja aturan mainnya,” tegasnya sekali lagi.

Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok, Gandara Budiana mengatakan, seluruh tempat karaoke diminta untuk tutup sementara sesuai dengan surat edaran yang telah dilayangkan Pemerintah Kota Depok. “Itu edaran langsung dari walikota dan sudah disampaikan ke kecamatan dan kelurahan,” katanya.

Gandara mengatakan, surat tersebut sudah dilayangkan ke semua tempat hiburan tanpa terkecuali karaoke walaupun tempat itu hanya untuk hiburan bernyanyi saja. Penutupan harus dilakukan sepanjang puasa namun dimulai tiga hari sebelum puasa dan berakhir tiga hari setelah lebaran.

Aturan itu sudah sesuai dengan Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 tahun 2-12 tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum. Namun dia mengakui ada beberapa tempat karaoke yang tidak mematuhi aturan itu. “Ada dua tempat karaoke yang tetap buka seperti biasa dan tidak mengindahkan surat himbauan,” katanya.

Terpisah, Kepala Keamanan dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Depok Welman Naipospos mengatakan, pihaknya mengerti jika banyak karyawan harus diliburkan karenanya. Namun imbauan itu harus tetap dilakukan karena sudah menjadi instruksi walikota. “Kita sudah mendatangi lokasi yang masih buka tiga hari sebelum puasa dan menghimbau pengusaha agar mematuhi aturan untuk menghormati bulan puasa,” ucapnya. Joko Warihnyo


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (18861)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13262)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12659)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (7800)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5165)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3698)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3505)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (3335)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (2829)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (2755)
Bedah JayaposKomnas PAN Subang Gugat Sertifikat HGB PT.Central Georgente NusantaraSubang, Jaya Pos Sidang gugatan perbuatan melawan hukum atas terbitnya sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB), ...


6 Bulan Tidak Ditindaklanjuti Kejagung Koleksi Laporan Pengaduan?Poktan Penerima Program Kedelai Keluhkan Kualitas BenihPutusan Merasa Tidak Adil, Penggugat Curahkan Kemarahannya Pada HakimBantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 M Jadi Ajang Bancakan (Bag 3)Bantuan Keuangan Khusus Senilai Rp 2 Milyar Jadi Ajang Bancakan (bag 2)Sering Dilalui Truk Tanah Milik PT Basuki, Jalan Menuju Kompleks Perkantoran Parbaba Rusak ParahDiduga Gunakan Ijazah Palsu, Kadus Dipecat
Laporan KhususStudy KomparasiAcara Study Komparasi dari DPRD Kabupaten Minaha Utara Provinsi Sulawesi Utara diterima dan dipimpin oleh ...


Kegiatan Ketahanan Pangan NasionalKegiatan Peningkatan Kapasitas TP-PKKPisah Sambut Dandim 0307/Tanah Datar, Sekaligus Penyambutan Komandan Secata B dan Ketua PA PadangpanJelang Ramadhan, Harga Bahan Pokok di Depok Masih Stabil Bupati Labuhanbatu Apresiasi Pelaksanaan Isra Mi'raj Yang Diprakarsai Oleh Kodim 0209/LBBupati Instruksikan Warga Pungut Sampah di Deli SerdangKautsar Sarankan Bangun Monumen Reformasi, Walikota: Lokasinya di Banda Aceh