Rabu, 24 Juli 2013 - 07:40:49 WIB
Hadijah Layak Diangkat Jadi Kepala SekolahKategori: Pendidikan - Dibaca: 406 kali

Baca Juga:Pembangunan Jalan Amburadul, Pejabat Tanjab Barat Tutup MataSuara Petasan Ganggu Taraweh, Warga Minta Aparat Lakukan PenertibanIndikasi Korupsi Dalam Pembangunan GOR Tulung AgungDinsosnaker Kabupaten Pasuruan Tutup Mata

Tangsel, Jaya Pos

Persaingan untuk menduduki posisi kepala sekolah, boleh saja terjadi.  Namun untuk bisa menduduki jabatan tersebut, figur guru tersebut harus benar-benar berprestasi, berdedikasi tinggi, serta mampu membawa perubahan di lingkungan sekolah dimana dia ditugaskan.

Hal itu disampaikan oleh Mang Sa’ad salah satu warga yang berdiam di wilayah Rawa Buntu 1 Tangerang Selatan Provinsi Banten saat ditemui Jaya Pos, belum lama ini. Menurutnya, Hadijah, adalah sosok guru berprestasi yang kiprahnya di SDN Rawa Buntu 1 telah malang melintang.

Menurutnya, Hadijah telah banyak menorehkan prestasi bagi sekolah dimana dia ditempatkan menjadi tenaga pengajar. Selain itu, meski tidak begitu kenal dekat dengan Srikandi Pendidikan ini, namun secara kasat mata mengetahui sedikit banyaknya tentang kinerja Hadijah selama menjadi tenaga pengajar di sekolah itu. “Tidak sekedar celotehan, banyak orang tua murid mengatakan hal demikian saat kita pernah bincang-bincang di suatu tempat tentang bagaimana dan siapa saja guru yang dinilai kinerjanya bagus di SDN Rawa Buntu 1,” ujarnya.

Karenanya, lanjut dia, mengingat prestasi dan dedikasinya, Hadijah sangat layak untuk diangkat menjadi kepala sekolah di sekolah itu. “Ya, promosi itu perlu, apalagi sampai bisa membawa sekolah berprestasi,” tegasnya.

Hadijah yang ditemui secara terpisah kepada Jaya Pos mengungkapkan, saat ini masih konsentrasi untuk memberikan ilmunya kepada anak didik, sehingga generasi penerus bangsa cerdas dan pintar untuk memimpin bangsa ini ke depan.

Dirinya bahkan menjelaskan, untuk menjabat sebagai kepala sekolah, belum waktunya sekarang ini, sebab masih banyak yang harus dilakukan untuk sekolah itu. “Yang saya utamakan adalah pengabdian, soal jabatan kepala sekolah, itu tergantung Dinas Pendidikan, bukan saya yang menentukan,” katanya.

Sementara di sisi lain Hadijah berharap, tahun mendatang SDN Rawa Buntu I Tangerang Selatan sudah menjadi sekolah favorit, dan sebentar sekolah ini akan dibangun menjadi 2 lantai.

Untuk tahun pelajaran 2013-2014, lanjut dia, penerimaan murid baru sebanyak 5 rombongan belajar (rombel), sehingga sudah selayaknya sekolah tersebut favorit.

Sementara beberapa murid yang ditemui di luar jam belajar, kepada Jaya Pos mengungkapkan, Hadijah adalah guru yang tegas, bijak, disiplin namun baik hati. “Ibu Hadijah, sepertinya sudah layak untuk menjadi kepala sekolah mas,” kata salah satu murid yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Ditambahkannya, Hadijah adalah figur kepala sekolah yang diidam-idamkan oleh anak didik, karena selain tegas, dirinya juga telah lama mendedikasikan diri di sekolah itu.Sahat T


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (115966)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (87573)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (38308)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (20814)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (19751)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (14414)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (13379)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (13120)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (11804)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (11296)
Bedah JayaposDiduga Terjadi Praktek Kongkalingkong, Menhub Batalkan Lelang Proyek Rp 39,3 Milyar di ATKP MakassarMakassar, Jaya Pos Kinerja kelompok kerja serta pejabat pembuat komitmen (PPK) di lingkungan Akademi Teknik ...


PPK ATKP Makassar Memilih Bungkam Soal Proyek Pengerukan Dan Pematangan Lahan Senilai 39,6 M508 Indomaret Disegel, Lahan Atensi Mafia Dinas HilangBelum Genap Satu Tahun Dibangun, Jalan Arteri Porong HancurProyek Senilai Rp 128 Miliar di BBWS Brantas BobrokBangunan Kanopi di Sibolga Square 'Mengintai' KorbanPembetonan Jalan Selamat Kecamatan Medan Timur Tidak BecusProyek Jalan yang Diduga Fiktif Diminta Segera Diusut Tuntas
Laporan KhususMencari Bupati Mampu Jadikan Samosir Wisata BudayaCatatan : Toni Limbong, SH (Pemimpin Redaksi Harian Jaya Pos) Suasana politik menjelang Pemilihan Bupati dan ...


Mewujudkan Monumen Limbong Mulana di Tanah LeluhurCurahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 7)Kunker ke Rohul, PLT GUBRI Buka Rakornis Pembangunan Perkebunan Tahun 2015Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 6)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 5 )Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu (Bgn 4)Curahan Hati Anak Seorang Pelacur Mahkota Kewanitaanku Direnggut Pacar Sang Ibu ( Bgn 3 )