Selasa, 27 Agustus 2013 - 06:56:17 WIB
Pembangunan Kios Pasar Raja Maligas Diduga MenyimpangKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 970 kali

Baca Juga:PT Berdikari Meubel Nusantara Dinilai Sudah "Bobrok"Kuburan Ricky Korban Pembunuhan Dibongkar PolisiP2B Jakarta Selatan Diharapkan Bekerja SeriusPeran Perawat Sangat Besar Sambut Indonesia Sehat 2015

Simalungun, Jaya Pos

Dinas Koperasi (Diskop) Kabupaten Simalungun melakukan revitalisasi pasar tradisional 2013 di Nagori Raja Maligas. Hal itu terlaksana setelah Diskop mendapatkan bantuan melalui dana bantuan sosial dari Kementrian Koperasi dan UKM senilai Rp 900 juta.

Tujuannya untuk revitalisasi pembangunan pasar tradisional Raja Maligas di Kecamatan Huta Bayu Raja. Namun dalam prosedur pembangunan kios pasar tersebut diduga terjadi penyimpangan secara administrasi dan fisik, di antaranya bahwa pengerjaan proyek ini diduga dikelola oleh koperasi siluman, karena koperasi Jaringan Rakyat Sumatera Utara yang mengerjakan pembangunan kios pasar ini bukanlah koperasi yang beralamat di Raja Maligas Kecamatan Hutabayu, Kabupaten Simalungun. Diduga dalam hal ini ada permainan antara pengurus Koperasi dengan Kepala Dinas Koperasi Simalungun Valentinus Siagian.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Sekretaris DPC Koswari Siantar/Simalungun, A.Efendi ketika dikonfirmasi Jaya Pos, Kamis (22/8). Menurutnya, pe­ngerjaan proyek kios ini diduga penuh dengan konspirasi dan korupsi, karena seharusnya yang mengelola pembangunan kios pasar ini harus koperasi yang berdomisili di wilayah Kecamatan Hutabayu Raja dan dikerjakan secara swakelola oleh koperasi setempat.

Ditambahkannya, mengenai fisik bangunannya juga banyak penyimpangan, yakni pengerjaan cornya dilakukan secara manual, lantai nya tidak di cor, hanya memakai batu padas, serta memakai besi dari berbagai ukuran dari ukuran 12 mm, 10 mm. Bahkan kejanggalan yang paling aneh mengenai terhenti nya pengerjaan kios pasar tersebut untuk sementara waktu. “Padahal kucuran dana dari Kementerian Koperasi RI langsung secara tunai ditransfer Rp 900 juta, tapi kenapa pengerjaan nya tersendat,” ujar A.efendi prihatin sembari mengharapkan tindakan dari pihak terkait mengenai hal ini.

Kepala Dinas Koperasi Simalungun, Valentinus Siagian ketika dikonfirmasi Jaya Pos, Kamis (22/8) melalui seluler nya tidak mau memberikan keterangan. Bahkan ketika dihubungi via seluler Valentinus tidak mau mengangkat malah mematikan telepon selulernya.

Warga sangat berharap agar pihak Kejaksaan Negeri Simalungun dan Polres Tipikor Simalungun memeriksa dugaan kasus korupsi pembangunan kios pasar ini. Hrp


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119376)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89564)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44694)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (40437)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (39110)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (35378)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (34177)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (30328)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (29125)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21817)
Bedah JayaposUsut Aliran Duit Saweran Ke DPRD Subang Senilai Rp.1,9Milyar !Subang, Jaya Pos Duit hasil dugaan korupsi terdakwa suap dan gratifikasi kasus korupsi penyalahgunaan dana ...


Proyek Saluran Bulak Banteng Tengah Diduga Bentur PerpresRekanan Mendesak Kepolisian dan Kejaksaan Tindak Oknum DisdikKerusakan di Kawasan Hulu DAS Cimanuk, Akibatkan Banjir BandangBiaya Pembangunan Penyediaan Sarana Air Baku Intake Tirawan Mencapai Rp. 25 MilyarProyek Jalan Baru Lokal Tipe 2 Gagal Kontruksi, PT Diatasa Jaya Mandiri Layak Diblack ListTambang Emas Ilegal Leluasa Beraktifitas, 4 WNA Tiongkok Diringkus Polres SolselPeningkatan Jalan Dengok-BTS Pacitan Terindikasi Dikorupsi (bag 2)
Laporan KhususPemkab Melawi Sampaikan Tujuh RaperdaMelawi, Jaya Pos Pada waktu masa sidang ketiga rapat paripurna pertama tahun 2016 pada Selasa (20/9) di ...


Paulus: ASN Harus Ditempatkan Sesuai JurusanPawai Taaruf Pembukaan MTQ XVI Kabupaten Rohul 2016 MeriahKades Sumber Deras Launching Budi Daya Jamur MerangAPBD Perubahan Kabupaten OKU Tahun 2016 Disetujui DewanWabub Tinjau Penanaman Padi Secara Nasional Dalam Bekerja, Wartawan Harus ProfesionalKumendong Terima Kunjungan DPRD Kotamobagu