Sabtu, 14 September 2013 - 07:55:51 WIB
Perusahaan Tahu Tempe Kembali Produksi dan Berharap Harga Kedelai StabilKategori: Jawa Barat - Dibaca: 666 kali

Baca Juga:PSB SMPN 1 Legok Sesuai KuotaDWP Aceh Timur Gelar Pertemuan dan Halal BihalalKementerian Kelautan Siap Bantu Aceh Timur Bidang Kelautan dan PerikananWalikota Pematangsiantar Serahkan 135 SK CPNS Kategori I Tenaga Honorer

Sukabumi, Jaya Pos

Para pengrajin dan pengusaha tempe dan tahu kembali berproduksi, setelah mereka melakukan aksi solidaritas mogok sesuai ajakan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu seluruh Indonesia (Gakoptindo), baru lalu.

Para pengrajin memang sempat mogok, tidak memproduksi dan berjualan tahu tempe selama tiga hari di seluruh Indonesia.

Manager Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kota Sukabumi, Muhamad Badar, berharap ke depan harga kedelai bisa terus berangsur turun. “Walau sekarang harga belum stabil, namun para produsen tahu tempe dan pedagang sepakat akan mulai produksi kembali,” kata Badar, saat ditemui Jaya Pos di kantornya, belum lama ini.

Menurut dia, sejak harga kedelai naik hingga mencapai 35 persen atau menjadi Rp9.250/kg, produsen maupun pedagang tahu tempe amat terpukul. Omset tahu tempe pun anjlok sehingga keuntungan yang diraih pengrajin maupun pedagang merosot. Apalagi daya beli masyarakat semakin turun.

“Pemerintah harus terus bisa menekan hingga harga kedelai stabil kembali. Dalam jangka panjang pemerintah melalu Bulog harus bisa menstabilkan harga,” paparnya.

Pemerintah juga harus mengatur tata niaga kedelai, agar keberpihakan kepada masyarakat kecil bisa terlihat dengan cara swasembada kedelai, tidak lagi tergantung oleh impor kedelai dari Amerika.

“Kopti siap membantu program pemerintah untuk membina para petani kedelai secara swasembada, sehingga menghasilkan panen yang baik, dengan memanfaatkan lahan yang ada. Hasil panen itu nantinya akan diterima oleh Kopti dengan harga yang pantas,” ungkap Badar.

Sementara Mang Qobul, salah seorang pedagang tempe, warga Citamiang, Kota Sukabumi mengatakan, setelah tiga hari ia dan teman-temannya tidak produksi karena rasa solidaritas, ia dan pengusaha tahu tempe mulai produksi lagi. “Namun ukuran tempe yang dijual akan dikurangi dengan harga tetap sama,” tuturnya.

Qobul berharap, harga kedelai bisa terus turun, atau maksimal sampai Rp7.500 – Rp8.000/kg. Kalau harga kedelai masih Rp 9.000 lebih, mungkin produksi tidak akan terlalu banyak. “Kalau turun lagi sampai Rp7.500, baru kami bisa produksi seperti semula,” ungkap Qobul.Aris Wds


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (119178)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (89430)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (44569)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (39686)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (38669)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (34925)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (33942)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (28831)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (23693)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (21628)
Bedah JayaposMemprihatikan, Taman Makan Pahlawan Diduga Jadi Lahan KorupsiPalangka Raya, Jaya Pos Taman Makam Pahlawan Kecana di Desa Bunga Mawar (Jalan Pemuda Kuala Kapuas) ...


Tanah Negara Diduga Diperjual Belikan, PJT-II Seksi Binong dan Divisi Subang Dinilai Kurang ResponPembuatan Jalan Baru Pantai Batu Nambangan Layak Disorot RayonDipecat Sepihak, Arianto Siap Bongkar Penyimpangan Proyek Jl Kelik-Siduk-Ketapang Rp31,6 MCegah Aksi Pemerasan, Wabup Waykanan Rangkul PWISaatnya KPK Mengusut, Ada Rasuah Rp 232 M di PT Pos ?Diduga Lahan Garapannya Diserobot, Petani Kalimati Sungai Cipunagara ResahGunakan Besi Non Standar di Proyek Pemerintah BPK dan Kepolisian Diminta Usut
Laporan KhususIstri Alm Bupati Melawi Rayakan HUT-71 RIMelawi, Jaya Pos Dalam benak masyarakat Kabupaten Melawi masih melekat ingatan nama DRS. Suman Kurik M.M. ...


Wabup Sukiman: Pemkab Siap Mendukung Pengurus KADIN RohulPengelola Sarana Air Bersih Harus Siap Menghadapi MasalahCetak Sawah, Solusi Meminimalisir KebakaranPeringatan Detik-Detik Proklamasi PALI Kibarkan Bendera Sangsaka Merah PutihSidang Paripurna HUT RI Ke 71, Tegakkan dan Pertahankan NKRIUpacara Peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI Ke-71 di Muara Enim KhidmatPengurus Angkutan Rajapolah-Kiarajngkung, Bangga Masuk Kopangtas