Sabtu, 14 September 2013 - 07:55:51 WIB
Perusahaan Tahu Tempe Kembali Produksi dan Berharap Harga Kedelai StabilKategori: Jawa Barat - Dibaca: 809 kali

Baca Juga:PSB SMPN 1 Legok Sesuai KuotaDWP Aceh Timur Gelar Pertemuan dan Halal BihalalKementerian Kelautan Siap Bantu Aceh Timur Bidang Kelautan dan PerikananWalikota Pematangsiantar Serahkan 135 SK CPNS Kategori I Tenaga Honorer

Sukabumi, Jaya Pos

Para pengrajin dan pengusaha tempe dan tahu kembali berproduksi, setelah mereka melakukan aksi solidaritas mogok sesuai ajakan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu seluruh Indonesia (Gakoptindo), baru lalu.

Para pengrajin memang sempat mogok, tidak memproduksi dan berjualan tahu tempe selama tiga hari di seluruh Indonesia.

Manager Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kota Sukabumi, Muhamad Badar, berharap ke depan harga kedelai bisa terus berangsur turun. “Walau sekarang harga belum stabil, namun para produsen tahu tempe dan pedagang sepakat akan mulai produksi kembali,” kata Badar, saat ditemui Jaya Pos di kantornya, belum lama ini.

Menurut dia, sejak harga kedelai naik hingga mencapai 35 persen atau menjadi Rp9.250/kg, produsen maupun pedagang tahu tempe amat terpukul. Omset tahu tempe pun anjlok sehingga keuntungan yang diraih pengrajin maupun pedagang merosot. Apalagi daya beli masyarakat semakin turun.

“Pemerintah harus terus bisa menekan hingga harga kedelai stabil kembali. Dalam jangka panjang pemerintah melalu Bulog harus bisa menstabilkan harga,” paparnya.

Pemerintah juga harus mengatur tata niaga kedelai, agar keberpihakan kepada masyarakat kecil bisa terlihat dengan cara swasembada kedelai, tidak lagi tergantung oleh impor kedelai dari Amerika.

“Kopti siap membantu program pemerintah untuk membina para petani kedelai secara swasembada, sehingga menghasilkan panen yang baik, dengan memanfaatkan lahan yang ada. Hasil panen itu nantinya akan diterima oleh Kopti dengan harga yang pantas,” ungkap Badar.

Sementara Mang Qobul, salah seorang pedagang tempe, warga Citamiang, Kota Sukabumi mengatakan, setelah tiga hari ia dan teman-temannya tidak produksi karena rasa solidaritas, ia dan pengusaha tahu tempe mulai produksi lagi. “Namun ukuran tempe yang dijual akan dikurangi dengan harga tetap sama,” tuturnya.

Qobul berharap, harga kedelai bisa terus turun, atau maksimal sampai Rp7.500 – Rp8.000/kg. Kalau harga kedelai masih Rp 9.000 lebih, mungkin produksi tidak akan terlalu banyak. “Kalau turun lagi sampai Rp7.500, baru kami bisa produksi seperti semula,” ungkap Qobul.Aris Wds


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (120175)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90110)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45151)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (44038)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (41572)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (37719)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (35610)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (31601)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (30312)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (22302)
Bedah JayaposProyek 7 Miliar Diduga Tidak Sesuai SpeckSamosir, Jaya Pos Proyek peningkatan jalan Onan Runggu-Lagundi yang dikerjakan PT Adikarya Teknik Perkasa ...


Diduga Kesra OKI Cari Keuntungan, Insentif Pengurus Jenazah dan Imam Masjid Tahun 2016 Tidak TersaluBangunan Embung Aek Natonang Akan Hancur Tidak Pada WaktunyaJumlah TKA PT WHW Ketapang Tak Jelas, Diduga Ada Pembohongan PublikKajari Sidoarjo Pelihara 'Markus' ?Dinas Bina Marga Disinyalir Dikendalikan Pemborong BermasalahJudi Samkwan Dan Jagung Marak di Binjai, Penegak Hukum 'Tertidur'Proyek Irigasi Nipah Kuning KKU Timbulkan Gejolak Sosial
Laporan KhususMasyarakat Di Jalan Natai Keladan Butuh Air BersihMelawi, Jaya Pos Masyarakat di Jalan Gang Natai Keladan, Desa Sidomulyo, Kecamatan Nanga Pinoh, Kabupaten ...


Plt Bupati Sukiman Letakan Batu Pertama Perumahan Rosewood ResidencePemkab PALI Gelar Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan H Heri Amalindo dan Ferdian Andreas LaonyPemkab-DPRD Inhil Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2017Dirut PDAM Lematang Enim Resmi Dijabat Oleh Sortono SHUMK Kab Melawai Sebesar Rp.1.948,500,-Gubernur Jateng Pantau Pilkada BrebesPlt Bupati Rohul Lantik 62 Kades Terpilih di MAIC Pasir Pengaraian