Kamis, 19 September 2013 - 10:47:11 WIB
Dana Cadangan Disorot ParipurnaKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 223 kali

Baca Juga:Bupati Batanghari Lantik Sebelas Kepala DesaBarcelona Kalahkan Ajax Amsterdam Ayu Tinting Diterpa Gosip Tidak SedapJabar Butuh 18.000 Ton Kedelai Setiap Bulannya Asep Nurdin: Kebutuhan Pengrajin Belum Terpenuhi

Parigi, Jaya Pos

DPRD Kabupaten Parmout, belum lama ini me­nggelar sidang pari­purna untuk mendegarkan jawaban bupati atas pandangan umum fraksi-fraksi tentang Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2013 pa­da kegiatan sidang pari­purna DPRD Kabupaten Parmout masa persidangan ke 111 tahun 2013.

Bupati Parmout H Samsurizal Tombolotutu dalam jawaban pandangan fraksi-fraksi disampaikan oleh Sekretaris Daerah Eka Pontoh sebagai perwakilan.

Pantauan Jaya Pos pa­da persidangan, rapat paripurna yang digelar dihadiri hampir keseluruhan anggota dewan. Pelaksanaan rapat paripurna dipimpin langsung oleh Wakil Ketua 1, Haris La­sim­para didampingi Wakil Ketua 2 DPRD Kab  Parmout asal partai PBB H Usman Yamin SE, MM.

Jawaban Sekdakab Eka Pontoh atas pertanyaan fraksi Bulan Bintang terkait sajian jumlah hutang Pemkab Parmout, antara lain menguraikan dimana sisa hutang pokok Pemkab Parmout pada bank dunia saat ini masih berjumlah Rp 19.710.­895.­667,50, sisa bunga hutang sebesar Rp 14.9­20.­593.035,64, jasa bank sebesar Rp 324.­925,7­84,75 dengan nominal total secara keseluruhan sebesar Rp 34.956.­413.487.89.

Selain meminta uraian sisa hutang pemkab terhadap bank dunia, fraksi Bulan Bintang juga meminta penjelasan pemda mengenai pemisahan biaya Rumah Sakit Tombolotutu di Kecamatan Tinombo dengan Rumah Sakit Anuntaloko Kecamatan Parigi, dimana bupati dalam jawabannya antara lain mengatakan bahwa program dan kegiatan RSUD Tombolotutu masih menyatu di DPA Dinas Kesehatan dan terpisah dengan program dan kegiatan RSUD Anuntaloko Parigi, sementara untuk program dan kegiatan RSUD Tombolotutu saat ini sebagaimana jawaban bupati yang disampikan Sekda masih dalam pembiyaan Dinkes, mengingat peresmian dan pengoperasianya telah berjalan pada saat tahun anggaran yang telah berjalan.

Fraksi Golkar juga meminta penjelasan bupati terkait dana cadangan yang belakangan menjadi sorotan banyak kalangan, mengingat payung hokum dana cadangan pilkada sebesar Rp 5 milyar yang menjadi fenomenal. Atas keabsahanya pasca DPRD Parmout mengakui bila perda dana cadangan yang ada sebagaimana aturan dan mekanisme telah diakui keabsahanya atas persetujuan eksekutif dan legislatif, tidak benar adanya.

Bupati Samsurizal dalam jawabanya kepada fraksi Golkar mengatakan bahwa dana cadangan tetap telah dimuat dalam lampiran perda tentang perubahan APBD tahun 2012 hingga kemudian masuk dalam rekening pembentukan dana cadangan, dimana bupati tetap bersikukuh bila perda dana cadangan telah melalui proses pembahasan dan telah tersetujui secara bersama oleh pemda dan DPRD Kabupaten Parmout.

Melalui pandangan fraksinya, partai Demokrat Parmout yang dikenal menjadi bagian dari fraksi yang selalu bergandengan tangan menjalin kemitraan dengan pemda, juga sempat meminta penjelasan bupati atas latar belakang asumsi daerah pada tahun 2013 yang mengalami kenaikan.

Kegiatan paripurna DPRD yang berlangsung terlihat sangat alot pasca pembacaan jawaban bupati atas pandangan akhir fraksi yang kemudian dibarengi dengan hujan interupsi anggota dewan.
Pada pelaksanaan paripurna jawaban bupati atas pandangan fraksi tersebut juga dilakukan pembentukan anggota badan anggaran (banggar) DPRD Parmout.RS/st 


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49387)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11855)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres