Rabu, 23 Oktober 2013 - 08:30:44 WIB
Barang Bukti Hilang dari Polres PelalawanKategori: Riau - Dibaca: 364 kali

Baca Juga:Pembangunan Proyek Lumbung Pangan BP4K2P Simalungun Diduga MenyimpangDemo 2000 warga Pasir Putih Sawangan Kepung Walikota DepokGara-Gara Kompor Gas, Kantin Yayasan di Rawabadak TerbakarIlyas Bangun Kebersamaan Guna Mewujudkan Natuna Sejahtera, Merata dan Seimbang

Pelalawan, Jaya Pos

Kinerja Polres Pelalawan sangat disayangkan atas hilangnya barang bukti terkait kasus illegal logging yang sudah ditangani atas laporan masyarakat. Bahkan hal itu jadi tanda tanya besar, karena barang bukti itu milik salah seorang anggota Polres Pelalawan bernama Bripka Febriansyah. Sementara anggota dan pelapor langsung dibawa ke kantor Polres Pelalawan saat kejadian, tetapi BB tidak langsung diamankan.

Peristiwa itu bermula saat adanya telepon dari seorang wartawan, Senin (14/10) lalu, yang mengatakan ada kayu olahan yang diangkut menggunakan mobil damptruk milik anggota Polres Pelalawan bernama Cecep. Mobil itu sedang di perjalanan dari Bunut menuju Pangkalan Kerinci dengan nomor polisi BM 8071 TG bermuatan kayu. Mendapat informasi tersebut, beberapa wartawan langsung mengecek kebenaran itu.

Begitu sampai di Jalan Lintas Timur daerah Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, mobil tersebut berpapasan dengan para wartawan yakni Syamsul, Ahdeliyun Ndaha dan Oberdin dan para wartawan pun berbalik mengikuti mobil tersebut hingga berhenti tepat di depan rumah Febriansyah yang biasa dipanggil Cecep. Cecep pun langsung memerintahkan supir membongkar muatannya. Begitu diturunkan, muatan mobil tersebut ternyata kayu olahan berbentuk papan yang banyaknya diperkirakan mencapai lima kubik. Si sopir yang sempat ditanya wartawan mengaku kayu tersebut milik Cecep. Cecep pun mengatakan kepada para wartawan, “ini rumah saya sendiri, fotolah saya”.

Tapi, saat dirinya hendak mau dijepret seorang wartawan, Cecep langsung berdiri menghunjuk bangunan yang ada dibelakang rumahnya dan mengatakan, “papan itu dipergunakan untuk bangunan dibelakang rumah saya ini”.

Atas penemuan dugaan illegal loging tersebut, para wartawan pun melapor ke Polres Pelalawan. Tidak lama kemudian, tiga orang polisi yakni Ferry Febrianto, Afrizal dan Diki Dwi Presdianto terjun ke TKP. Selanjutnya Cecep diminta menghadap Wakapolres Pelalawan saat itu juga, serta para wartawan yang menemukan dugaan ilegal logging itu.

Setelah sampai ruangan SPK, ketiga rekanan wartawan langsung membuat pengaduan yang diterima oleh KSPK Aiptu T Purba. Selanjutnya diarahkan ke bagian Reserse untuk diinterogasi seputar penemuan kayu milik Cecep itu.

Sampai diruangan Reserse disuruh menunggu sebentar karena ada pemeriksaan yang akan diselesaikan. Namun setelah menunggu kurang lebih satu jam, ketiga wartawan yang hendak diinterogasi, meminta izin pulang kerumah makan siang, dan sepakat dilanjutkan setelah makan siang.Kurang lebih pukul 15.00 Wib, ketiga wartawan kembali pergi ke kantor Polres Pelalawan guna melanjutkan pengaduan tersebut, salah seorang rekan wartawan mencoba memantau TKP dimana tumpukan kayu tersebut berada.

Ironisnya, kayu tersebut tengah diangkut menggunakan satu unit mobil Pick Up guna menghilangkan barang bukti oleh Cecep. Namun karena beranggapan bahwa itu atas kepentingan penyelidikan kepolisian sehingga kejadian dugaan menghilangkan barang bukti itu hanya disaksikan dari jarak kurang lebih 30 meter, lalu langsung menuju ke kantor Polres Pelalawan.

Saat persoalan tersebut disampaikan kepada penyidik melalui Diki Dwi, mengatakan tidak masalah karena saya telah mengambil fotonya. Nanti akan ditambahkan pasal menghilangkan BB kepada yang bersangkutan tegasnya. Tim


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (74130)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61098)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52844)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20992)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16433)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15698)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15325)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15020)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14916)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11540)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya