Senin, 04 November 2013 - 07:19:09 WIB
Pesawat Tempur TNI AU Bombardir Laut NatunaKategori: Kepri - Dibaca: 312 kali

Baca Juga:Blanko STNK Sudah DiterbitkanUD Wijaya Sentosa Box Buang Limbah ke SungaiTim Wartawan DS Giring Monza Asal Tanjung BalaiDesa Wanasalam Sambut Pengaspalan Jalan

Natuna, jaya pos

Pasukan TNI AU berhasil merebut kembali Pangkalan Udara Ranai setelah dikuasai oleh pihak lawan. Serangkain operasi penyerengan dan penyelamatan dilakukan baik melalui jalur udara maupun darat.

Sejumlah pesawat tempur TNI AU yang terdiri dari empat F-16 Fighting Falcon dari Skuadron Udara 3, enam Su-27/30 Sukhoi (Skadron Udara 11), empat Hawk 109/209 (Skuadron Udara 12), empat Hawk 109/209 (Skuadron Udara 1) dan tiga EMB-314 Super Tucano (Skuadron Udara 21).

Tindakan perebutan dimulai dengan penguasaan tower udara yang ada di pangkalan udara Ranai, kemudian dilanjutkan dengan pengeboman melalui udara di seputaran perairan Ranai.

Puluhan bom pun dijatuhkan dengan berbagai kekuatan pesawat tempur, mulai dari Pesawat Super Tucano, Hawk, F16 hingga Sukhoi Super jet. Usai pengeboman oleh pesawat-pesawat tempur TNI AU, sekitar 400 Pasukan Khas Angkatan Udara (Paskhasau) yang diterjunkan dari tujuh pesawat C-130 Hercules.

Prajurit yang diterjunkan lakukan penyerbuan ke daerah musuh untuk membersihkan sisa-sisa musuh yang masih tersisa dan untuk menguasai obyek vital.

Sedangkan untuk mengoperasikan kembali pangkalan yang sudah dikuasai C-130 Hercules dilakukan air landed membawa Paskhas yang terlatih di bidang PLLU, Meteorologi maupun fasilitas pangkalan agar memudahkan operasi selanjutnya.

Dalam pertempuran tidak tertutup kemungkinan akan terjadi penyanderaan dan evakuasi korban-korban pertempuran, untuk membebaskan penyanderaan Tim Paskhasau akan melakukan operasi SAR Tempur (Sarpur) sedangkan untuk korban pertempuran akan dilakukan pengungsian medis udara (PMU) dengan C-130 Hercules dengan membawa korban langsung ke rumah sakit TNI AU di Jakarta.

Setelah misi ini berhasil, dua pesawat helikopter datang membawa pasukan yang akan mencari dan menemukan prajurit korban perang untuk dievakuasi. Dan mereka berhasil menemukan dua orang prajurit yang gugur dalam misi perebutan pangkalan tersebut.
Akhirnya, sekitar pukul 11.00 wib Pangkalan Udara Ranai dinyatakan clear dan berhasil direbut kembali oleh pasukan TNI Angkatan Udara dari pihak lawan.

Seluruh kegiatan tersebut merupakan skenario Latihan Operasi Udara dengan sandi “Angkasa Yudha 2013” yang digelar di Kabupaten Natuna yang disaksikan pejabat Mabes TNI, TNI AD, TNI AL, dan TNI AU serta Pejabat Pemerintahan Kabupaten Natuna, Kamis (31/10).
Kasau Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia mengatakan, latihan ini merupakan latihan puncak Angkatan Udara sebagai evaluasi dari latihan-latihan sebelumnya.

Selain itu, latihan ini juga untuk pembinaan kemampuan dan kekuatan satuan-satuan TNI AU secara berjenjang mulai tingkat perorangan, tingkat satuan, antar satuan hingga tingkat latihan puncak Angkasa Yudha, untuk menguji kesiapsiagaan satuan sekaligus menguji doktrin operasi udara dalam menanggulangi kontijensi.

Latihan ditujukan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan tempur personel jajaran Koopsau I, Koopsau II, Kohanudnas, Korpaskhas, dan dinas terkait.

Latihan ini juga sebagai ujicoba kesiapan baik personil maupun peralatan, sehingga nantinya saat ada perintah dari Panglima TNI maka TNI AU sudah siap melakukannya. Dalam latihan ini, TNI AU menggunakan tiga pangkalan udara yakni Lanud Supadio Pontianak dan Lanud Batam serta Lanud Ranai sebagai pusat latihan.

Beberapa tujuan yang selalu ingin diketahui dan diuji pada setiap Angkasa Yudha digelar adalah pemahaman sempurna akan doktrin pertempuran dan perang udara, pembinaan personel dan kesiapsiagaan operasional, dan perencanaan sekaligus pelaksanaan situasi darurat pertahanan.

Latihan ini dilakasnakan sejak 26 Oktober 2013 sampai 31 Oktober 2013, dengan melibatkan 3 pangakal udara, yakni Batam, Supadio Pontianak dan Pangkalan Udara Ranai, Natuna.Giyen


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (51683)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50692)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13966)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (13454)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13106)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (12377)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8457)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (7093)Sudah 4 Bulan Pegawai Kejaksaan RI Tidak Dapat Dana Remunerasi (6201)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (6046)
Bedah JayaposTedja Widjaja Pemilik Lentra Kasih Dan Mantan UPPRD Dilaporkan Ke KPKSetelah dilaporkan telah melakukan tindak pidana pemalsuan kini pemilik sekolah Lentera Kasih, Tedja Widjaja ...


Pungli Marak di Pengujian Gedebage, Kir "Bungkus" Menjadi-JadiDiduga Jadi Ajang Cari Untung, Sanimas Cigondang Pantas Laporkan KejatiPekerjaan Drainase di Kejayan Dinilai Kurang Baik, Warga Minta Adanya PerbaikanLSM FPR: Kades Perdana Harus Segera Ditindak TegasPembangunan Stasiun Uji Bus Kementerian Pertanian Memakai Material Tidak SNIProgram PAMSIMAS Desa Langensari Menuai MasalahAbaikan Syarat Dokumen Kontrak, PJU Jagir Wonokromo Asal Pasang
Laporan KhususPemko Padang Panjang Terima Penghargaan BPJS KetenagakerjaanPadang Panjang, Pemerintah Kota (Pemkot) Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat menerima penghargaan ...


Ini Dia Pesan Walikota Depok di Hari Pahlawan !Tim Wasev Mabes TNI Apresiasi Hasil TMMD Reguler ke 103 Kodim 0376/Batang di Desa DurenomboPasilog Bersama Anggota Satgas TMMD Membuat Jamban SehatTNI Batang Membangun Desa Dengan HatiWakil Ketua TP-PKK Sumsel Lakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke TP-PKK Kabupaten PALIPrajurit Satgas TMMD Juga Pandai MemasakBeginilah Penampakan Rumah Tuyeri yang Sudah Dibangun Satgas TMMD