Selasa, 11 Maret 2014 - 05:08:27 WIB
Bongkar Cantik Ala Sudin P2b Jaktim Kembali Dibangun Tanpa IMBKategori: Jakarta - Dibaca: 10 kali

Baca Juga:Regina dan Farhat Abbas Tak Takut Umbar Kemesraan Saat Puncak Kreativitas Ronaldo Memuncak Barcelona TerjatuhDana Alokasi BDB/BKP Thn 2013 5,4 Milar Dinas Pertanian dan Peternakan Pemko Binjai Perlu DilidikJiwa Sosial Semakin Terpancar di Tengah Masyarakat

Jakarta, Jaya Pos

“Bongkar cantik” adalah istilah yang biasa dipakai kalangan P2B untuk melakukan pembongkaran bangunan yang tidak sesuai aturan ataupun izin yang diperoleh. Pembongkaran “setengah hati” semacam itu, memungkinkan pihak pemilik bangunan untuk membangunnya kembali tanpa harus membangun ulang secara keseluruhan karena yang disasar pembongkaran hanya bagian bangunan yang kurang begitu penting.

Karenanya, kalangan aktivis dari berbagai LSM Jakarta meminta masyarakat untuk segera melaporkan jika menemukan pembongkaran yang dilakukan tidak sesuai dengan pelanggaran pada bangunan itu, atau biasa disebut “bongkar cantik”. Seperti yang terjadi di wilayah Jakarta Timur (Jaktim).

“Saya menganjurkan, jika ada kejadian semacam itu (bongkar cantik) sebaiknya dilaporkan ke dewan, supaya tidak terjadi lagi hal serupa di kemudian hari,” kata Tom Pasaribu, Aktivis Pemerhati Lingkungan DKI Jakarta.

Hal itu dikatakan untuk menanggapi pembongkaran yang dilakukan Kepala Suku Dinas P2B Jakarta Timur Andor Siregar terhadap bangunan ruko di Jl Kayu Putih Selatan Raya, dimana dalam papan proyek terlihat jelas izin yang diperoleh hanya 2 lantai rumah tinggal namun yang dibangun ruko dengan tampak luar tiga lantai.

Anehnya, ruko yang dibangun 6 unit itu, namun yang dibongkar seadanya hanya satu unit bagian depan dengan menggunakan alat berat.
Tom mengakui, hal itu sering ditemukan, yakni bangunan bermasalah dibongkar tidak sesuai pelanggaran masing-masing bangunan, ada yang dibongkar habis dan ada pula dibongkar seadanya.

Menurutnya, tindakan pembongkaran yang dilakukan aparat P2B harus benar-benar dilaksanakan tanpa melihat siapa pemilik bangunan itu. Dan, kepada petugas dirinya meminta agar jangan setengah hati dalam melakukan membongkar bangunan yang melanggar.

Dirinya juga mengingatkan, kalau ada PNS yang melakukan tindakan tidak sesuai aturan dan instruksi pejabat (pimpinan) nya agar diberi sanksi tegas. “Beri sanksi tegas terhadap PNS di lapangan yang tidak bekerja sesuai instruksi,” katanya. Hal ini dimaksudkan supaya ke depan tidak terjadi lagi hal-hal yang tidak sesuai harapan bersama.

Tom juga menekankan agar penertiban yang dilakukan aparat terhadap bangunan yang melanggar tidak hanya akal-akalan petugas saja dengan maksud untuk mengeruk keuntungan pribadi, yang bersembunyi di balik perda yang sudah ditetapkan Gubernur DKI.

“Untuk itu diharapkan agar Inspektorat Provinsi DKI dapat meninjau langsung penertiban yang dilakukan oleh aparat P2B. Sekali-kali inspektorat harus meninjau penertiban yang dilakukan aparat P2B, apakah mereka benar atau tidak dalam bertindak di lapangan,” tandasnya.

Maraknya bagunan tak berijin di wilayah Jakarta Timur membuat para LSM dan masyarakat menjadi geram, bahkan terkesan adanya pembiaran terhadap bagunan tak berizin di wilayah Jakarta Timur.

Wajar jika masayarakat mmelampiaskan kekecewaannya dengan memecat Andor Siregar sebagai Kasudin P2B Jakarta Timur, karena dipandang tidak mampu menjalankan fungsi dan tugasnya sebagai Pengawasan dan Penertipan Bagunan di Jakarta Timur.

Pengamatan  Jaya Pos di lapangan, masih banyak ditemui bagunan menyalahi Izin Peruntukan dan melanggar GSB, GSJ, GSS seperti di Jl Kayu Putih Selatan Raya, dimana bangunan tersebut dalam papan proyek terlihat jelas izin yang diperoleh hanya 2 lantai rumah tinggal namun yang dibangun ruko dengan tampak luar tiga lantai. Dan setelah masyarakat sekitar melakukan protes, maka Sudin P2B Jakarta Timur melakukan pembongkaran dengan setengah hati, alias bongkar cantik.

Setelah beberapa bulan kemudian, pembangunan dilanjutkan. Dan yang lebih mmengherankan pembangunan dilanjutkan tanpa ada IMB. Tanpa rasa takut juga, pemilik bangunan mendirikan bangunan.

Kuat dugaan bahwa Kasudin P2B Jakarta Timur sudah mendapat sejumlah upeti dari pemilik bangunan. Dugaan ini kuat karena Sudin P2B Jakarta Timur melakukan pembiaran. Bahkan ada opini menyebutkan bahwa bangunan tersebut dibekingi ormas tertentu.

Saat mau dikonfirmasi Kasie P2B Kecamatan Pulo Gadung, Ucok Pane tidak pernah ditemuai di kantornya.  

Hal ini seakan menjadi lahan korupsi oleh oknum yang ada di kecamatan yang dikordinir oleh kasudin. sehingga dugaan masyarakat bahwa bangunan tersebut dijadikan ATM , terus mengalir secara tersistem di P2B DKI Jakarta.Roy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerDinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (4498)Proyek KA di Sulsel Membawa Petaka, Danyon Zipur Jadi Tersangka (2988)Komentari Kasus e-KTP, Andar: Abraham Samad Itu 'Omdo' (1658)Pandangan Umum Fraksi PDIP, PAN, dan RNB Terhadap Nota Keuangan dan Raperda APBD Kota Depok TA 2018 (1080)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (604)PT Jembatan Nusantara Melakukan Pembohongan Terhadap Pelamar Pekerjaan (440)Proyek Jalan Siduk-Ketapang Rp 27 M Diduga Bermasalah (328)Wujud Sinergitas TNI Polri, Polsek Wates Makan bersama dengan 70 Anggota TNI (283)Diabetes, Ancaman Yang Harus Diwaspadai (273)Ratusan Pekarya KSO Demo PT BBP (238)
Bedah JayaposBendungan Karalloe Senilai 518 M Tidak Selesai PPK dan Kontraktor Enggan KomentarMakassar, Jaya Pos Mega proyek konstruksi pembangunan Bendungan Karalloe, yang menelan anggaran sebesar Rp ...


Tangani Sengketa Tanah Damang Tewah Turun LapanganPT EBB Supply Puluhan Ribu Ton Solar Perhari ke Penambang di Sei KahayanRehab Sekolah Di Pandeglang Diduga Rawan PenyimpanganBPN Maros Akan Panggil Pemilik Sertifikat Ganda Pada Lahan Proyek Mamminasata Pekerjaan Jalan Pasirkadu-Perdana Dikeluhkan WargaPT. MAJI Diduga Serobot Lahan Kelompok Tani Karya MandiriPeningkatan Jalan Kebonagung Kemangsen Menyimpang
Laporan KhususMemperkenalkan Lebih Dini Budaya Batak Pada Anak-Anak Melalui Natal STM SarohaJakarta, Jaya Pos Perayaan Natal Parsahutaon STM Saroha Kedaung Kali Mati Jakarta Barat, Sabtu (9/12/2017) ...


Waiting List Keberangkatan Jamaah Haji Kabupaten Ciamis Sudah Mencapai 2030Menggali Monumen Quo Lijn, Tim Pusat Sejarah Kepolisian Melakukan PenelitianSiapkan Aparatur Transportasi Handal, Padang Panjang Teken MoU dengan STTDPemkab Mukomuko Memperingati Maulid Nabi Mudammad SAW 1439 H/2017 MImbau Pemkab/Pemkot Ingatkan Masyarakat Lakukan Pencegahan KebakaranPengembangan Pemasaran Melalui OnlinePublikasi Kinerja Setda Kabupaten Bogor Semester II Tahun 2017