Selasa, 11 Maret 2014 - 05:17:10 WIB
Dirut PT Agro Parkim Indonesia Bisa Terkena PidanaKategori: Jawa Timur - Dibaca: 442 kali

Baca Juga:Kades Banyu Biru Perjuangkan Sertifikasi Tanah Warga Melalui PronaBongkar Cantik Ala Sudin P2b Jaktim Kembali Dibangun Tanpa IMBRegina dan Farhat Abbas Tak Takut Umbar Kemesraan Saat Puncak Kreativitas Ronaldo Memuncak Barcelona Terjatuh

Pasuruan, Jaya Pos

Kesejahteraan masyarakat sudah menjadi prioritas pemerintah agar bisa menjadi lebih makmur dan tenteram. Tentu saja dibutuhkan penghasilan yang layak untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari dan itu mestinya bisa diperoleh dari hasil bekerja entah itu di perusahaan atau bidang lainnya.

Pemprov Jatim telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) berdasarkan banyak pertimbangan dari berbagai aspek dan kondisi, dan peraturan itu semestinya bisa dipatuhi oleh semua pemilik perusahaan di wilayah Pemprov Jawa Timur tanpa pandang bulu.

Akan tetapi yang terjadi di PT Agro Parkim Indonesia perlu dipertanyakan dan ditindak tegas oleh pemerintah terkait dalam hal ini Dinsosnakertrans Kabupaten Pasuruan. Pasalnya yang terjadi di sini, UMK yang sudah ditetapkan pemerintah jelas tidak dipatuhi dengan benar. Bahkan para karyawanpun belum ada yang diikutkan dalam program jamsostek atau kalau sekarang disebut program BPJS.

Dari pihak perusahaan waktu dikonfirmasi oleh Jaya Pos memberikan alasan yang banyak dipakai oleh perusahaan yang terkena kasus serupa.
Menurut Sugeng Riyadi selaku HRD yang kala itu didampingi oleh Bagus selaku Manager Produksi mengatakan kalau karyawan PT Agro Parkim Indonesia sekarang berjumlah sekitar 75 orang. Berdirinya perusahaan ini sejak tahun 2011, memiliki karyawan yang upahnya Rp 40 ribu sampai 45 ribu perhari. “Untuk jamsostek sendiri sedang diusahakan,” ucap HRD Sugeng Riyadi.

PT Agro Parkim Indonesia yang bertempat di Jl Raya Sukorejo-Bangil Km 4 Ds Oro Oro Ombo Wetan Kec Rembang Kab Pasuruan ini terlihat sedang direnovasi sewaktu didatangi wartawan.

Mr  Lee Ingoo selaku Dirut belum bisa menemui awak media dan hanya diwakili oleh HRD dan bagian Manager Produksi saja.
Pada sore hari sekitar pukul 16.00, pada Kamis, (6/2), masyarakat mengadakan demo menuntut limbah pabrik dikelola dengan baik agar bau yang ditimbulkan oleh pabrik tidak mengganggu kesehatan warga sekitar.

Menurut Solikin, salah seorang pendemo menegaskan, sudah lima kali bahkan lebih unjuk rasa dilakukan, akan tetapi pihak perusahaan tidak menggubris permintaan warga agar polusi dan bau yang ditimbulkan oleh perusahaan dikelola dengan baik sehingga tidak mengganggu kesehatan warga sekitar.

“Perusahaan katanya kalau selama ini hanya uji coba saja, padahal kami ini manusia mas bukan hewan, kok dijadikan percobaan,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Drs Zainal Abiding St selaku Wasekjen Lembaga Penegak Demokrasi (LPD) berkomentar, kalau memang perusahaan membarikan upah tidak sesuai dengan UMK dan tidak mengikutsertakan karyawanya dalam program BPJS maka perusahaan jalas sudah melanggar Pergub Jatim No 72 tahun 2012 tentang UMK, UU No 13 tahun 2003 tentang Kesejahteraan Pekerja, dan melanggar UU BPJS. Itu bukan perkara perdata lagi akan tetapi sudah masuk ranah pidana yang ancaman hukumanya juga jelas,” ucapnya.Sup


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4818)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran