Minggu, 20 April 2014 - 05:32:59 WIB
Tersangkut Kasus Korupsi PU Tahn 2010 Ratu DPO Hj Masniari ST Dibekuk KejaksaanKategori: Sumatera Utara - Dibaca: 279 kali

Baca Juga:Amoy Tewas DiranjangKembalikan Fungsi Yayasan Pendidikan KhalsaBupati Resmikan PLTS Terpadu Desa SelautDisdik Optimis Peserta UN Lulus 100 Persen

Binjai, Jaya Pos

Kejaksaan Negeri (Kejari) Binjai bekerjasama dengan Tim Intelijen Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Minggu (6/4) kemarin berhasil menangkap Hj Masniari ST, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kota Binjai di rumah persembunyiannya di Kampung Kandang Kulon, Kelurahan Jati Raden, Kecamatan Jati Sempurna, Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat.

Tersangka yang telah buron selama lebih tiga tahun itu, ditangkap atas tuduhan melakukan tindak pidana korupsi (tipikor) APBD Kota Binjai tahun anggaran 2010, terkait pengadaan proyek fiktif swakelola pemeliharaan jalan dan jembatan, serta pemeliharaan sungai, drainase dan gedung senilai lebih 5 miliar, dengan perkiraan total kerugian negara mencapai Rp 3,3 miliar.

Dalam keterangan Kepala Kejaksaan Negeri Binjai Wilmar Ambarita yang didampingi Kasi Pidsus Benhar S Zain bersama Kasi Intel Yudi Syahruddin kepada sejumlah wartawan mengatakan, tersangka ditangkap, minggu kemarin sekira pukul pukul 00.45 WIB, dalam rumah yang diduga miliknya. “Pada hari itu juga tersangka langsung kita terbangkan ke Medan untuk diperiksa oleh penyidik Kejari Binjai,” ungkapnya.

Lebih jauh Wilmar mengatakan, penyidikan kasus korupsi tersebut dimulai sejak 4 April 2011 silam, setelah adanya laporan dari salah satu LSM di Kota Binjai terkait dugaan dua proyek fiktif di Dinas Pekerjaan Umum Kota Binjai tahun anggaran 2010, dengan nilai kerugian ditaksir mencapai Rp 3,3 miliar, dan rincian jumlah kerugian negara itu, terdiri dari Rp 2 miliar untuk pengadaan proyek fiktif swakelola pemeliharaan jalan dan jembatan, serta Rp 1,3 miliar untuk pengadaan proyek fiktif pemeliharaan sungai, drainase dan gedung.

Selanjutnya dari hari hasil penyidikan itu, pihak Kejari Binjai menetapkan 3 dari 16 orang terperiksa sebagai tersangka. Mereka itu, Alfan Batubara dan Zulfansyah selaku bendahara yang kini telah berstatus terpidana, serta Kadis PU Kota Binjai Hj M ST selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

Namun sayang, tersangka yang tidak lain adik kandung AU (H Ali Umri SH MKn) selaku Walikota Binjai saat itu, justru melarikan diri sesaat setelah mengetahui statusnya ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Kejari Binjai, hingga akhirnya ia ditangkap dalam persembunyiannya di Kota Bekasi, Minggu (6/4) kemarin. “Lamanya proses penangkapan Hj M ST disebabkan karena pihaknya mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi keberadaan tersangka, yang diketahui telah beberapa kali berpindah tempat tinggal selama kurun waktu tiga tahun masa pelariannya,” terangnya.

Meskipun demikian, ia juga menolak menjelaskan secara lebih rinci tentang beberapa daerah ataupun lokasi hunian yang pernah ditinggali tersangka. “Saya tidak mungkin menjelaskan dimana-mana saja dia bersembunyi, sebab itu masih bagian dari proses penyidikan,” katanya.

Menanggapi pertanyaan wartawan terkait kemungkinan tersangkutnya sejumlah pejabat pemerintah Kota Binjai maupun beberapa rekanan proyek dalam kasus korupsi tersebut, Wilmar mengaku belum dapat memastikan hal itu. Sebab hingga saat ini, pihaknya masih melakukan proses penyidikan lanjutan terhadap tersangka.

“Tersangka lain memang belum ada, meskipun sebenarnya kemungkinan itu cukup besar. Yang jelas, itu semua tergantung pada hasil penyidikan jaksa dan keberadaan barang bukti pendukungnya,” ujar Wilmar.

Sementara itu, informasi yang diperoleh Jaya Pos disebut-sebut kalau sejumlah Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) atau Pimpro di antaranya Ir Ramses Dahnu Harahap, Ahmad Napitu Pulu BA, Ir Efaroza dan Staf PU Binjai Suryono, Tupon, Chairol Saleh akan dilakukan pemeriksaan mendalami perkara terkait pengadaan proyek fiktif swakelola pemeliharaan jalan dan jembatan, serta pemeliharaan sungai, drainase dan gedung dengan perkiraan total kerugian negara mencapai Rp 3,3 miliar.

Bahkan dikabarkan pihak Kejaksaan Negeri Binjai telah memanggil diantara Oknum-oknum tersebut untuk dilakukan pendalaman pemeriksaan perkara.F@T


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49387)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11855)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres