Senin, 21 April 2014 - 06:03:51 WIB
Sebut KPU Tidak Transparan Kinerja PPK Labuan Patut DicermatiKategori: Banten - Dibaca: 277 kali

Baca Juga:Serah Terima Hasil Pekerjaan Rehab SMKN 57 Jaksel Layak DipertanyakanOlympiade Matematika-IPA Dorong Siswa Giat BelajarPemilihan Legislatif Di Subang Diwarnai Politik UangWarga Pembawa Sajam dan Narkoba Berhasil Diringkus

Pandeglang, Jaya Pos

Kinerja Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kec Labuan, Kab Pandeglang patut dicemati. Bukan berarti mengevaluasi sebuah kekurangan ataupun ketidak sempurnaan akan tetapi jelas-jelas diakibatkan adanya sebuah kerancuan yang menyuburkan silang pendapat antara satu dengan yang lainnya, mulai dari ketua, sekretaris, bendahara hingga anggota hal.

Hal itu terbukti setelah Jaya Pos menemui orang-orang yang konon katanya berkompeten dalam peyelenggaraan suksesnya pemilu untuk 108 TPS di Kec Labuan beberapa hari lalu.

Ebi, Ketua PPK Labuan terkesan orang nomor satu itu super sibuk hanya mengatakan, “saya lebih penting melakukan pekerjaan ketimbang menjawab pertanyaan wartawan dan LSM”.

Lain halnya dengan Iti, bendahara PPK menyebutkan bahwa sampai hari ini KPU Kabupaten Pandeglang tidak transparan sehingga ia tidak tahu dan tidak diberi tahu maksud dan tujuan serta rincian pemotongan anggaran biaya penyelenggaraan pemilu terutama anggaran dana yang di terima oleh PPK, PPS hingga TPS. “KPU tidak transparan. Mestinya kalau itu dipotong pajak atau PPH atau apalah namanya seharusnya menyertakan rincian pada PPK,” kata Iti.

Sementara Warsito mengatakan, itu bisa saja bahkan sangat bisa. “Yang penting dalam catatan SPJ nya TPS yang bersangkutan harus menerangkan bahwa pembuatan TPS itu dari auning atau tenda yang sangat layak pakai sebagaimana anggaran yang sudah di tetapkan”.

Menelaah dari kinerja dan pri­laku pengurus teras PPK Kec La­buan, Jaya Pos melakukan pemantauan contohnya pengangkutan ratusan kotak suara dengan menggunakan mobil dinas camat untuk 9 desa mulai Desa Banyu Mekar, Kalang Anyar, Labuan, Sukamaju, Ranca Teureup, Labuan, Cigon­dang,Teluk, Caringin, dan terakhir Banyu Biru tidak satupun personil PPK dan Panwaslu yang mengawasi, apalagi melakukan pengawalan hanya sejumlah Sat Pool PP yang berjibaku penuh kelelahan dan ungkapan kekesalan penuh caci maki hingga larut malam.

“Mereka yang makan dana pemilu tenang-tenang saja. Padahal, saya selaku TKK dan yang lain TKS dibikin sapi perah mengangkut kotak-kotak suara jangankan di kasih makan untuk minum saja beli sendiri, bahkan waktu saya jatuh sampai terluka akibat membawa kotak suara tidak ada perhatiannya sama sekali,” kata salah satu petugas Sat Pool PP yang tidak mau menyebut namanya.

Yance, aktifis LSM Jambakk Kab Pandeglang dalam waktu singkat berencana membawa persoalan itu ke Meja KPU. “Keadaan seperti itu tidak bisa di benarkan dan KPU harus tahu apa sebenarnya yang terjadi di tubuh PPK,PPS, dan TPS,” katanya. Yan / Rus


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66633)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60961)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18434)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15554)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15269)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14958)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14720)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10936)
Bedah JayaposDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKetapang, Jaya Pos Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Suap dan Anti Korupsi (LSM Gasak) Ketapang ...


Kejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk Poniyem
Laporan KhususOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiCirebon, Jaya Pos Acep Rianto, Ketua Lacak meminta kepada masyarakat untuk mengawal terus anggaran negara ...


Kerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat Sejahtera