Rabu, 15 Februari 2012 - 11:28:37 WIB
Kepsek SDN 19 Desa Nibung Hanya Masuk Seminggu Dalam Satu Bulan ?Kategori: Pendidikan - Dibaca: 394 kali

Baca Juga:Bendungan Sidoan Rusak ParahWabup Sumba Tengah Buka Bimtek dan Ujian Sertifikasi Perpres Pekerjaan CV Putra Nusa 68 Belum Rampung Ditermin 100 PersenBP Batam Jalin Kerjasama dengan PT Pelindo II

Kubu Raya, Jaya Pos

Sangat memperihatinkan sekali nasib anak pelajar SDN 19 Desa Sungai Nibung Kecamatan Teluk Pakedai Kabupaten Kubu Raya. Pasalnya, proses belajar mengajar di sekolah tersebut terbengkalai karena sering ditinggalkan oknum guru dan kepala sekolah yang sering mangkir. Akibatnya, seluruh siswa ketinggalan materi pelajaran. Selain itu, buku paket juga tidak ada, yang ada hanya buku paket IPA, tidak seperti sekolah lain mendapatkan buku paket dan baju seragam gratis dari pemerintah.

Menurut salah satu siswa yang namanya enggan dipublikasiskan mengatakan bahwa sehari-harinya waktu belajar hanya digunakan untuk bermain dengan teman-teman sekolahnya. “Karena sering tidak ada pelajaran, akhirnya waktu yang ada kami gunakan untuk bermain setiap harinya,” ujarnya.

Betapa miris melihat kondisi siswa sekolah itu. Bayangkan saja, jika dikalkulasikan jumlah kehadiran oknum kepala sekolah dan guru tersebut hanya seminggu dalam sebulan.

Mungkin, kepala sekolah dan oknum guru tersebut berpikir bahwa mereka dibantu dengan adanya tenaga guru honor yang hanya tamatan Paket C dan tamatan SLTP. “Kami tidak tahan dengan ulah Pak Rusdi (kepala sekolah-red) dan beberapa guru yang sering tidak hadir ke sekolah. Mereka seakan-akan lepas tanggungjawab membina siswa sekolah ini. Kejadian ini harus segera ditindak karena sangat meresahkan,” ujar Ahmadi, salah seorang wali murid.

Lain halnya yang disampaikan Ibrahim, Kepala Desa Nibung. Dikatakannya, sangat beralasan jika guru dan kepala sekolah sering tidak berada di tempat. Pasalnya, ujarnya lagi, kondisi rumah dinas di sekolah tersebut memang sangat tidak layak untuk ditempati.

Alasan yang disampaikan kepala desa tersebut ditanggapi Udin, wali murid lainnya. “Seorang guru apalagi seorang kepala sekolah harus siap ditugaskan dimana saja. Jika rumah dinas yang jadi alasannya, berarti mereka tidak ada jiwa mendidik. Apa gunanya jika pemerintah telah mengalokasikan dana untuk tunjangan bagi guru dan kepala sekolah di pelosok desa. Jika mereka tidak melaksanakan tugasnya sebagai seorang pendidik, maka telah merugikan negara. Padahal, masyarakat dan kepala desa sudah membantu secara swadaya membangun rumah dinas mereka demi kelancaran kinerja guru dan kepala sekolah,” ujar Udin dengan nada kesal.

Dari hasil pengamatan Jaya Pos, terbukti pembangunan rumah dinas yang dilakukan masyarakat telah mencapai 80 persen. Berbagai solusi telah ditawarkan masyarakat, antara lain rehab bangunan gedung sekolah yang lama ke lokasi yang baru yang dianggap masyarakat sangat efektif. Selain mudah diakses, solusi yang ditawarkan tersebut lebih dekat dengan penduduk. “Semua ini dilakukan untuk kelancaran tugas guru. Selain itu untuk menghemat pengeluaran dana dari pemerintah. Kami juga menyadari keterbatasan APBD Kab Kubu Raya, sehingga semua persoalan di desa ini tidak direspon,” terangnya.

Parahnya lagi, selama Rusdi menjabat sebagai Kepala Sekolah SDN 19 ini, seakan-akan menutup diri terhadap masyarakat. Menurut Udin, selama ini Rusdi tidak mengadakan rapat untuk membentuk komite sekolah, yang merupakan kewajiban setiap sekolah.

Kepala UPT Dinas Pendidikan Kab. Kubu Raya Kec. Telok Pakedai, Wan Adnan, S.Pd, membenarkan adanya keluhan dari kebanyakan orangtua murid.terhadap kinerja Rusdi sebagai kepala sekolah dan beberapa oknum guru. “Saya telah melakukan pendekatan persuasif terhadap oknum tersebut. Untuk itu akan dilakukan penyegaran disetiap sekolah yang ada di kecamatan ini, dengan mengganti kepala sekolah yang sudah tidak produktif lagi. Jika terbukti melakukan kesalahan maka akan diberikan sanksi penurunan jabatan dari kepala sekolah menjadi guru biasa. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kejadian serupa agar tidak terulang lagi dimasa mendatang”,      tukasnya.IS


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66344)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52715)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18422)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16278)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15540)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing