Selasa, 06 Mei 2014 - 07:22:51 WIB
Kejari Muara Bulian Eksekusi Bupati Non Aktif BatanghariKategori: Jambi - Dibaca: 252 kali

Baca Juga:5 Napi Kabur dari LP BiaroDunia Pendidikan di OKU MemprihatinkanHasil Perolehan Suara Pileg 2014 di Tanjab BaratPembangunan Tower SUTT Parit Baru Akan Tingkatkan Perekonomian Masyarakat

Batang Hari, Jaya Pos

Abdul  Fattah SH Bupati Non Aktif Kabupaten Batanghari, terpidana kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) Kabupaten Batanghari tahun 2004, resmi dieksekusi oleh pihak Kejari Muara Bulian.

Abdul Fattah tiba di Lembaga Pemasyarkatan (LP) Kelas II B Muara Bulian sekitar pukul 16.00 WIB Jum’at (25/4) kemarin. Ia datang menggunakan kendaraan pribadi jenis Nissan BH 9116 AS.

Sebelum masuk ke LP, beberapa orang berbadan besar terlebih dahulu turun dari mobil dan langsung mengancam para wartawan yang sudah stanby di LP 1 jam sebelum dieksekusi agar tidak ada yang mengambil video dan fhoto. “Kamu ambil gambar, awas,” ujar salah satu pengawal terhadap wartawan sambil memperlihatkan tinjunya.

Pantauan media ini di lapangan, dimana sebelum dieksekusi, setelah Shalat Jum’at hampir semua Kepala Dinas dan keluarga berkumpul di rumah Abdul Fattah. Hingga pada pukul 16.00 WIB sesampainya Abdul Fattah di LP dan turun dari mobil, ia langsung memasuki LP Kelas II B Muara Bulian.

Kasi Intel Kejari Muara Bulian, Husaini, ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa Abdul Fattah dieksekusi di rumah pribadinya yang berada di samping rumah dinas bupati.

“Bupati non aktif Batanghari sudah melaksanakan eksekusi sesuai dengan P48 (surat perintah pelaksaan eksekusi) dan sudah ditandatangi oleh Kejari Muara Bulian,” ujarnya.

Sementara Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Muara Bulian, Wahyu Prasetyo, yang langsung menerima Abdul Fattah secara resmi dari Kejari Muara Bulian yang diserahkan Kasi Pidsus Saut Malatua kemarin mengatakan bahwa Abdul Fattah langsung ditempatkan di ruang tahanan Tipikor dengan ukuran kecil yakni 4 x 6. “Beliau kami tempatkan di ruang tahanan tipikor pavilium Bulian 1 (B1) yang berisi 3 orang yakni bersama Abdul Bahir dan Juni yang tersandung kasus tipikor,” ungkapnya.

Namun diakuinya, pihaknya belum melakukan cek kesehatan terhadap Abdul Fattah, sehingga input data identitas pemasyarakatan Abdul Fattah sistim online langsung ke Jakarta, tidak lengkap. Pasalnya terkendala perawatnya sudah tidak ada berada di LP. “Seharusnya SOP tadi diregistrasi, kami ambil datanya, dan langsung cek kesehatan, karena perawat sudah pulang, jadi besok akan cek kesehatan. Lagi pula kita belum melihat rekap medis terhadap beliau,” sebutnya.

Dikatakannya, pihak Kalapas yang terima dari Abdul Fattah hanya berupa dokumen salinan keputusan dari pengadilan tinggi, serta salinan surat penahanan kotanya yang merupakan perhitungan pemotongan tahanan. “Namun pemotongan tahanan belum dihitung berapa besar untuk mengurangi pidananya, besok akan dihitung,” pungkasnya.Feri


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72067)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61052)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52806)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20560)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16391)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15656)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15308)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14830)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11323)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya