Selasa, 06 Mei 2014 - 18:28:04 WIB
Polres Jakut "Lepaskan" Tersangka Pengeroyokan Jhon Erik SiahaanKategori: Jakarta - Dibaca: 276 kali

Baca Juga:Kejari Bantaeng Akan Periksa Dana Hibah KONIKualitas SDM Usia Produktif Harus di Persiapkan Dari SekarangGubernur Tekankan Peningkatan Peran PKK Dalam Posyandu dan PAUDKejari Muara Bulian Eksekusi Bupati Non Aktif Batanghari

Jakarta, Jaya Pos

Tiga tersangka pengeroyok korban Jhon Erik Siahaan bebas berkeliaran di tengah-tengah masyarakat karena dikeluarkan pihak Polres Jakarta Utara dari penjara tanpa alasan yang jelas. Pihak keluarga pun jadi khawatir hingga mengungsi untuk menghindari kebringasan para tersangka.

Seperti diceritakan oleh pengacara korban, Erik Aritonang,SH, kepada Jaya Pos, para tersangka itu semestinya tidak diperlakukan istimewa oleh polisi, apalagi salah satu dari para tersangka bernama Wandella sudah ditetapkan sebagai DPO, dan yang DPO ini yang dituduh menikam korban hingga dirawat di rumah sakit. Ke empat tersangka yakni Wandela, Richart, Lukman dan Aldo.

Berdasarkan informasi yang didapat pihak korban, apakah itu penangguhan penahanan ataupun pengaliahan penahanan kepada para tersangka, itu diberikan untuk menghindari konflik horizontal. “Malah klien kami yang mengungsi karena takut kepada para tersangka,” kata Erik Aritonang dengan heran, sambil mencurigai ada pihak-pihak yang mengkompori kasus ini supaya para tersangka tidak ditahan.

Ia pun meminta Kapolres Jakarta Utara, Kombes Pol Moh Iqbal, SIK, tidak mengintervensi kasus ini secara langsung, misalnya dengan menginstruksikan bawahanya memberikan penangguhan penahanan terhadap para tersangka. “Kalau benar, hal ini justru melanggar kode etik kepolisian, dimana diatur dalam UU Kepolisian UU No 2 Tahun 2002,” terang Erik Aritonang.

Dengan peristiwa tersebut, lanjut Erik Aritonang, pihanya mempertanyakan dimana keadilan yang sebenarnya. “Kami minta Polres Jakarta Utara segera menahan para tersangka. Saya mau tanya dulu, siapa yang dapat menjamin para tersangka tidak mengulangi perbuatannya di luar sana, tidak menghilangkan barang bukti, dan tidak melarikan diri? Ini kasus kriminal loh,” ujarnya.

Kisah tragis yang dialami dua kakak beradik Evan Siahaan dan Jhon Erik Siahaan ini terjadi, Minggu (6/4). Kala itu keduanya dikejar para tersangka dengan naik sepeda motor usai pulang dari warung. Sampai di pekarangan rumah, Evan dikeroyok. "Saat kejadian, Wandela pegang pisau, Richart pegang balok, Lukman bapaknya Richart dan Aldo mengejar sembari melempar batu kena kaki kanan Evan,” terang Erik Aritonang.

Melihat abangnya dikeroyok, Jhon Erik datang membantu tetapi langsung dikeroyok para tersangka dan ditusuk pakai pisau oleh Wandela. Usai kejadian, Lukman, Richart, dan Aldo sudah ada di Polres Jakarta Utara pura-pura melapor bahwa mereka baru dikeroyok Evan dkk. Tapi saat bersamaan, ibu korban melihat mereka, spontan berteriak "itu pembunuhnya". Lalu para tersangka pun ditahan. RMT Sormin


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66751)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18451)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16292)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14963)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14726)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraPekanbaru, Jaya Pos Kasus penipuan yang menjerat Murkayani yang sudah berlangsung 6 tahun lalu, yaitu pada ...


Diduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan Mulus
Laporan KhususKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangPadangpanjang, Jaya Pos Walikota Padangpanjang Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano menerima tamu dari ...


Desa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021