Rabu, 07 Mei 2014 - 05:52:18 WIB
Terkait Alkes Mubajir, Diskes Riau Salahkan Diskes Inhu Kategori: Riau - Dibaca: 256 kali

Baca Juga:Padangpanjang Sudah Menjadi Langganan Penghargaan PusatPT Pertamina EP dan PT BGP Indonesia Berikan Kompensasi Seismic Kepada WargaBupati Resmikan BNI Kantor Kas Grand TarumaSAI AFI Tour Berhasil Membimbing Jamaah Umrah dari Berbagai Kota/Kabupaten

Pekanbaru, Jaya Pos

Kepala Dinas Kesehatan Prtovinsi Riau, Dr. Zainal mengakui, peralatan kesehatan yang diberikan kepada Dinas Kesehatan Kab. Inhu sebagaian merupakan bantuan dari Provinsi Riau untuk dipergunakan sebagai sarana pelayanan kesehatan masyarakat di puskesmas rawat inip. Namun sayangnya, sejumlah peralatan tersebut tidak bisa digunakan alias mubajir.

Sejumlah alat-alat itu dianggarkan melalui APBD Riau TA 2013. Melalui HP nya, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Selasa (29/04), mengaku tahun 2013 Dinas Kesehatan Provinsi Riau memberikan bantuan peralatan kesehatan kepada Dinas Kesehatan Indragiri Hulu, yaitu Puskesmas Rawat Inap Kwala Cinaku.

“Peralatan yang kami berikan itu berupa tempat tidur dan peralatan lain. Peralatan yang kami bantu itu tidak mubajir. Semua dimanfaatkan. Sebab, kami memberikan sesuai dengan usulan. Coba tanya sama Dinas Kesehatan Inhu. Karena mereka juga mengadakan peralatan kesehatan melalui APBD Kabupaten Inhu. Mungkin itu proyek mereka. Tanyakan kesana, mengapa alkes-alkes itu tidak digunakan mereka. Kalau memang puskesmas yang bersangkutan belum membutuhkan, kenapa diadakan, berikan saja kepada puskesmas lain yang membutuhkan peralatan itu,” kata Zainal.

Menanggapi pernyataan Kabid Sarana dan Prasarana Dinas Kesehatan Riau, Jhon Analis, yang mengatakan dirinyalah yang langsung menangani proyek alkes tersebut, ia membantah, “kuasa pengguna anggaran saya kan ada, PPK, dan PPTK nya,” ujar Zainal mengelak.

Zainal juga menolak untuk memberitahukan siapa nama PPTK kegiatan pengadaan alkes tersebut, bahkan soal anggran pengadaan proyek alkes tersebut juga dia mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu berapa anggaranya, saya tidak ingat, udah ya, saya mau rapat,” ujar Zainal.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Idragiri Hulu, Swardi, tidak mau mengangkat telponya selulernya, begitu juga dengan SMS yang dikirim juga belum dibalas.

Aktivis LSM Suara Indonesia Baru DPD Riau, Rober,S, SH, mengatakan, pelayanan kesehatan bagi masyarakat merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Provinsi Riau maupun pemerintah kabupaten/kota. Itu terbukti dengan dukungan alokasi anggaran yang cukub besar. Ini sudah jelas-jelas merugikan masyarakat.

“Pelayaan kesehatan masyarakat harus diutamakan. Jika masyarakat sehat tentu bangsa ini akan tumbuh menjadi bangsa yang kuat. Saya prihatin melihat kondsisi peralatan kesehatan yang ditumpuk begitu saja seperti sampah tak berguna. Utntuk apa diadakan kalau tidak bisa dimanfaatkan. Itu perlu dilakukan audit. Ada apa sebenarnya dibalik pengadaan alkes ini. Saya curiga ada yang tidak beres disini. Untuk itu, saya minta supaya aparat kepolisian dan Jaksa dapat mengusut dan menyelidiki masalah ini hingga menjadi terang benderang,” katanya.Tamba


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66450)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16281)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing