Kamis, 15 Mei 2014 - 06:28:20 WIB
Dishubkominfo Dihearing DPRD Terkait Bantuan KDT LKPP dan Dishub Harus Bertanggung JawabKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 336 kali

Baca Juga:Wagub Buka Bimtek Pengelola Perpustakaan di TanjabbarKecamatan Kasokandel Menuju ke Arah yang Lebih BaikSekda Beserta Ketua TP PKK Terima Rombongan Tim Penilai Lomba Desa/KelurahanSupriadi Hadiri Raker FK-2 di Carita

Parigi, Jaya Pos

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) dihearing oleh Komisi III DPRD Parimo terkait ruwetnya aset milik daerah yang kini masih berdokumen pribadi. Hearing yang dipimpin oleh Ketua Komisi Asmir Ntosa, Kamis (8/5) di ruang legislasi tersebut berlangsung sekitar 1 jam. Pertemuan itu dihadiri oleh empat anggota komisi dan Kadis Diskominfo Asdi Ilimulilah dan Kasubag Program Ilham ST.

Asmir Ntosa mempertanyakan mengapa 10 unit mobil pick up karoseri bantuan dari Kementrian Daerah Tertinggal itu hingga kini masih berdokumen pribadi padahal jelas-jelas pengadaan kendaraan itu bersumber dari DAK 2013.

Asdi membenarkan bahwa 10 unit mobil pick up karoseri itu hingga kini masih dalam proses administrasi untuk diubah menjadi plat merah. “Saat ini kendalanya masih seputar surat-surat dan sekarang pihak pemenang tender lagi mengurus itu,” jawabnya.
Kasubag Program Ilham ST menambahkan bahwa proses lelang yang digunakan yaitu lelang umum, hal itu merujuk pada surat LKPP terkait sistem pelelangan.

Kata dia, ada tiga perusahaan yang mendaftar, dan akhirnya dimenangkan oleh CV Karya Membangun yang diketahui kini berkedudukan di Jalan Lida Gimba Kelurahan Kampal-Parigi.

Menurut Ilham, pihak pemenang membeli atas nama pribadi sehingga dokumennya mengatasnamakan pembeli dan sekarang pihak pemenang masih mengurus surat-suratnya di Polda Metro karena BPKB dan platnya tidak dapat diproses oleh Samsat Parigi jika belum ada fiskal antar daerah dan diakui walaupun mobil tersebut sudah di tangan masyarakat tetapi sampai saat ini masih menjadi tanggung jawab perusahaan pemenang.

Informasi yang dihimpun media ini, CV Karya Membangun bertindak sebagai mitra berdasarkan surat perjanjian kemitraan/KSO No.01 Perjanjian/KSO MKM-2013 tanggal 20 April, kemudian dilihat dari surat yang dilayangkan oleh Dishubkominfo tertanggal 24 Mei 2013 kepada CV Karya Membangun yang kemudian diketahui milik H Aguslam N Hampeng tertera besaran nilai penawaran Rp 1.484.500.000.

“Kemudian pada surat pesanan yang dikeluarkan Dishubkominfo kami dijabarkan bahwa anggaran tersebut untuk pengadaan 10 unit kendaraan roda empat pick up karoseri dengan harga satuan Rp 105.613.000 sehingga tercatat total 1.056.130.000, Karoseri 1 unit 426.370.000 dan dicantumkan barang tersebut harus selesai dan akan diterima tanggal 21 Agustus 2013,” sebutnya.

Arif Alkatiri dan H Yusuf Berahima juga mempertanyakan mengenai proses lelang dan spek kendaraan yang didatangkan oleh pihak perusahaan serta menegaskan proses service kendaraan yang kini tidak dapat dinikmati oleh pengguna, namun pertanyaan itu tidak dapat dijawab dengan tegas oleh Dishubkominfo karena tidak dapat membantah bahwa kenyataanya saat ini kerusakan dan biaya service mobil dibiayai sendiri oleh masyarakat. Rs/St


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60011)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (54792)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51855)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (15357)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14622)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14437)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14128)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13693)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (13677)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9642)
Bedah JayaposPAD Dishub Bukittinggi Diduga Terjadi Kebocoran, Oknum ASN Tidak Beretika Perlu PembinaanBukittinggi, Jaya Pos Tingkat kebocoran sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi perparkiran di ...


Kasektor Citata Kramat Jati Diduga Lindungi Bangunan BermasalahProyek Jalan PUPR Lahat AmburadulPT DWK Diduga Produksi CPO Dioplos MikoTiang Oktagonal Segi 8 Bengkok, Dishub Surabaya Lakukan PembiaranKegiatan Pamsimas di Kabupaten Sidoarjo Diduga Mark UpPembangunan Gerai Pusat Oleh-Oleh Diduga Gunakan Bangunan LamaPendataan Dinas Sosial Bukittinggi Diduga Pilih Kasih Pada Warga Miskin
Laporan KhususPemkab Gumas Raih Penghargaan Dari Menkumham RIKuala Kurun, Jaya Pos Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Bagian ...


Menjelang Hari Jadi Kabupaten Indramayu Lantik WabupWalikota Padang Panjang Kembali Terima Penghargaan Pembina ProklimPemkab Bantaeng Raih Penghargaan STBM Award Tingkat NasionalJumaga Nadeak Kembali Dilantik Pimpin DPRD KepriPimpinan Tiga Daerah ke Bantaeng Ikuti Monev Bersama KPKHari Kesaktian Pancasila Pemkot Manado Gelar Upacara Bendera45 Anggota DPRD Labuhanbatu Periode 2019 - 2014 Dilantik