Minggu, 18 Mei 2014 - 10:12:06 WIB
Pasar Sayur Jatibarang Butuh Perhatian PemerintahKategori: Jawa Barat - Dibaca: 395 kali

Baca Juga:Dinilai Tak Becus, Buruh Kepung KadisnakerPelaksanaan UN di SMPN 1 Legok Berjalan Aman dan LancarDPRD Batanghari Pertanyakan Kewajiban PT BEI Bayar RoyaltiPenyesuaian Tarif Kapal Pelni Kelas Ekonomi Disahkan

Indramayu, Jaya Pos

Kelompok Pedagang Sayur Pasar Jatibarang Yang diwakili Data Saroji membenarkan tentang macet akibat aktifitas jual beli sayur. "Sebenarnya kami mau memberikan kenyamanan pengguna jalan bahkan kami juga sudah mengalah mundur Cuma pihak pasar induk tidak mau mengerti.

Kalau pedagang sayur ditempatkan di lantai dua jelas kami akan menolak sebab aktifitas pedagang sayur memang harus di pinggir jalan, tujuannya antara pedagang dan pembeli dengan sangat mudah mengantarkan barang dan mengambil barang," ungkap salah seorang pedagang sayur yang ditemui Jaya Pos.

Dari 57 pedagang sayur yang berjualan di Pasar Jatibarang, menurutnya, semuanya tidak ada yang di dalam. "Kalau kita tilik ke belakang sebenarnya kami pedagang sayur selalu mengalah atas berbagai kebijakan, pernah ditempatkan di tanah PT KAI, kami berjualan kesana situasi jalan lancar, hanya beberapa tahun kami pindah lagi karena pihak PT KAI meremajakan dan membutuhkan tanah itu, dititik inilah sebaiknya pihak pasar maupun pemerintah ikut membela serta memikirkan lokasi demi kepentingan bersama, tapi nyatanya tidak ada sama sekali, kami beserta rekan pedagang hanya bisa pasrah dengan langkah berani kami terpaksa berjualan di depan Pasar Jatibarang.

Sepertinya kami hanya dipandang sebelah mata oleh pemerintah maupun pasar. Kami juga tidak ingin adanya pemanfaatan mengatasnamakan pedagang sayur demi keuntungan pribadi," katanya.

Sementara Kepala Pasar Jatibarang Caswanto membantah keras adanya kios-kios kosong baik di lantai dasar maupun lantai dua. "Kami tegaskan disini, semua kios itu sudah ada pemiliknya, tidak ada yang kosong cuma kalau hari hari biasa banyak pedagang pemilik kios tidak berjualan, coba saja kalau hari pasaran antara Rabu dan Minggu, semuanya terisi penuh bahkan sampai tidak tertampung meluber sampai keluar.

Adanya pembongkaran kios di tanah PT KAI, kami juga sependapat namun bagaimana dengan dampak sosial yang ditimbulkan, imbasnya kami pengelola pasar kebagian dampak dari semuanya dan sangat terasa sekali. Sebagai contoh pedagang sayur," tegasnya.

Di tempat terpisah, Ketua LSM dan tokoh pemerhati masalah sosial Bob Cahyadi memberikan pendapat dari pembongkaran dan pengusiran paksa oleh PT KAI. Sebaiknya pihak PT KAI memikirkan dari dampak sosial yang ditimbulkan akibat pembongkaran dan pengusiran, seperti pedagang sayur yang menempati tanah PT KAI tanpa ada solusi penempatan sudah langsung diusir akibatnya dampak sosial yang ditimbulkan semakin luas.

Misalnya, kemacetan, bau busuk sampah sayur, pengguna jalan dihadapkan kemacetan khususnya warga blok rengas. "Kami juga sependapat dengan langkah pedagang sayur menggelar daganganya di pinggir jalan yang jelas dia juga butuh makan, butuh biaya," katanya. Otong S


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66635)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60961)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18435)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16290)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15554)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15269)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14958)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14721)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10936)
Bedah JayaposDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKetapang, Jaya Pos Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Anti Suap dan Anti Korupsi (LSM Gasak) Ketapang ...


Kejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk Poniyem
Laporan KhususOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiCirebon, Jaya Pos Acep Rianto, Ketua Lacak meminta kepada masyarakat untuk mengawal terus anggaran negara ...


Kerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat Sejahtera