Kamis, 05 Juni 2014 - 07:06:46 WIB
DPRD Pertanyakan Dua Calon DOBKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 325 kali

Baca Juga:Bupati Labuhanbatu Terima Penghargaan Dari MenakertransWaisak 2014 di Candi Jiwa Berjalan KhusyuBazis Jakpus Beri Bantuan Kepada Pelajar, Guru Ngaji dan Marbot MasjidPlesetkan Lagu Situmorang, Pelawak Komar dan Patrio Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Parimo, Jaya Pos

DPRD Parigi Moutong membentuk pansus untuk membahas LKPJ Bupati tahun anggaran 2013. Ditegaskan juga kepada TAPD dan Bagian Tata Pemerintahan dan Pemerintahan Umum pada rapat dengar pendapat, Senin (26/5), agar tahapan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) harus dilaporkan agar tidak membuat masya­rakat bingung menantikan DOB yang belum jelas tahapannya.

Bahkan politisi Partai Amanat Nasional mengatakan, terjadi informasi simpang siur di masyarakat, bahkan disinyalir ada oknum yang memanfaatkan isu DOB untuk kepentingan politik dan menyebut DPRD tidak mendukung DOB Kabupaten Tomini Raya dan Kabupaten Moutong.

Pemimpin rapat Pansus Santo SE, meminta agar Sekertaris Daerah Eka Pontoh, SH,MH, selaku ketua tim TAPD menjelaskan, pertanyaan anggota DPRD, di antaranya Alfretz Tonggiroh yang mempertanyakan tahapan DOB yang dikabarkan sudah hampir rampung, namun DPRD tidak mengetahui tahapannya, sehingga ketika masyarakat bertanya DPRD tidak bisa menjelaskan secara detail. Maka opini yang berkembang diluar adalah DPRD tidak menyetujui DOB.

Politisi PDIP, Alfretz Tonggiroh, setelah mendengar penjelasan Tapem, dia meminta ceklis daftar persyaratan DOB yang belum dipenuhi agar dapat diperjuangkan bersama-sama dengan alasan masa kepemimpinan di DPR RI dan DPRD tinggal 3 bulan.

Bagian Tapem dan PUM yang diwakili Ponco Nugroho menjawab, bahwa berdasarkan hasil konsultasi ke Dirjen Otonomi Daerah didapatkan bahwa untuk Parimo tinggal ada satu persyaratan yang belum terpenuhi dan diakui itu sebagai tanggung jawab Tapem.

Namun, Ponco menyebut kendala itu ada pada poin penyerahan fasilitas untuk sarana dan prasarana calon DOB terkait fasilitas.
“Proses RUU telah disetujui untuk dibahas oleh Presiden dengan kementrian terkait. Maka, kita tengah menunggu ditinjau oleh Dirjen Otda dalam waktu dekat ini,” sebut Ponco.

Pada penyajian LKPJ, Tapem dan PUM masih menyebut Parimo sebagai kabupaten daerah otonomi. Terkait hal itu, Arif Alkatiri dan Alfretz Tonggiroh mempertanyakan maksud Tapem masih menggunakan kata itu. “Ini yang akan membuat kita salah penafsiran. Kami pikir ini anggaran DOB untuk dua calon DOB, ternyata Parimo, kalian sebut juga DOB,” kata Arif.

Terkait itu, Ponco menjelaskan bahwa memang Parimo masih disebut DOB, karena mengacu pada pusat yang masih juga menyebut Parimo sebagai DOB.

Ketua TAPD, Eka Pontoh menambahkan, DOB dua kabupaten yang akan berpisah dari Parimo masuk melalui DPR RI sebagai hak inisiatif, sehingga Parimo masuk 22 kabupaten yang diusulkan. RS/ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59556)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51413)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43429)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14903)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14179)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14004)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13741)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13201)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11022)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9180)
Bedah JayaposGetwien Menduga Ada Pihak Sengaja Rekayasa Kasus Menantunya Untuk Cari NamaRiau, Jaiya Pos Terkait tuduhan dan fitnah yang tersebar di berbagai media yang menyebutkan bahwa Mindo ...


Ketua BPD Bukit Kemuning Tuding Kades Gelapkan DDKangkangi Izin, Aktivitas Mall Matahari dan Gedung Novita Pertaruhkan Nyawa Pengunjung UNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan Rawamang
Laporan KhususBupati OKI Buka Gerak PKK dan BBGRM XVI Kayuagung, Jaya Pos Posisi stategis Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan, yang ...


Rencana Proyek RSUD di Pantura Capai Rp 500 MTMMD, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI-RakyatBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di Manado