Rabu, 02 Juli 2014 - 06:01:08 WIB
Kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Tahun 2013 Layak DipertanyakanKategori: Jakarta - Dibaca: 259 kali

Baca Juga:Pembunuh Ibu dan Anak di Simalungun Hanya Dihukum 18 TahunPelanggaran di Laut Anambas Makin Merajalela, Nelayan Minta Danlanal Menindak TegasOknum Polisi OKU Selatan DitangkapBPD Desa Karang Sari Kecamatan Banjarsari Kangkangi Perda Kabupaten Lebak

Jakarta, Jaya Pos

Menurut narasumber berinisial TD, “ada kegiatan rehab Graha Wisata Ragunan, dimana hasil dari pekerjaan tersebut kurang baik dan kondisi gedung justru semakin parah”.

Pantauan di lapangan kondisi gedung tersebut sangat memprihatinkan, mulai dari plafon bagian luar yang sudah lapuk, plafon bagian dalam sudah banyak yang bolong karena setiap hujan datang atap gedung tersebut bocor yang menyebabkan plafon bagian dalam menjadi lapuk. Tahun 2013, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta ada kegiatan Rehab Graha Wisata Ragunan dengan anggaran Rp 1,707 milyar.

Narasumber di lokasi yang tidak berkenan namanya ditulis membenarkan ada pekerjaan tahun 2013 yang meliputi penggantian keramik lantai, penggantian beberapa daun pintu dan perbaikan plafon bagian dalam. Namun plafon bagian dalam justru makin hancur. Pada saat hujan atap pada bocor, bahkan sampai ditampung menggunakan ember di lantai 3. Berita Acara Serah Terima (BAST) dan pemeliharaan dari pekerjaan tersebut layak untuk dipertanyakan.

Pada sisi yang lain ada juga kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta dengan anggaran yang terealisasi yakni kegiatan pembuatan dan penayangan program pariwisata dan budaya di media elektronik dalam negeri sekitar Rp 1,879 milyar diduga ada persamaan dengan kegiatan penayangan iklan pariwisata dan budaya di media elektronik dalam negeri sekitar Rp 2,834 milyar.

Begitu juga dengan kegiatan Promosi Golf Jakarta sebesar Rp 955,469  juta, diduga sama dengan kegiatan pemasangan iklan promosi Golf Jakarta melalui Media Cetak dan Elektronik sebesar Rp  9,577 milyar.

Kegiatan penayangan iklan di media elektronik luar negeri sebesar Rp 3,840 milyar, diduga sama dengan kegiatan penanyangan media promosi pariwisata dan budaya jakarta di televisi luar negeri sebesar Rp 9,603 juta.

kegiatan penayangan iklan melalui media online dan sosial media sebesar Rp. 970,360 juta, diduga ada persamaan dengan kegiatan publikasi dan promosi kegiatan enjoy Jakarta melalui tweeter sebesar Rp 2,654 milyar.

Kegiatan tersebut diduga tidak sesuai dengan etika pengadaan yang diatur dengan Perpres No 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. PP No 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Hal ini dipertanyakan kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta. Menurut Eko, bagian Humas mengatakan, “bahwa kegiatan tersebut tidak ada yang duplikasi dan terkait rehab Graha Wisata Ragunan. Saya tidak bisa menjelaskan,” imbuhnya. Polman


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49389)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13302)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11856)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres