Senin, 20 Februari 2012 - 10:54:00 WIB
Sejumlah Kades di Kabupaten Bandung Barat Kecewa Realisasi Musrenbang Tidak Sesuai HarapanKategori: Jawa Barat - Dibaca: 688 kali

Baca Juga:KSM Bulak Indah Kerjakan Saluran Air Melalui Dana PNPM-MPBupati Langkat Tetapkan HET Pupuk Bersubsidi Bukit Lawang Aset Berharga Tingkatkan EkonomiBURUAN...........................PASANG IKLAN BANNER DENGAN HARGA SPESIAL
Bandung Barat Jaya Pos.
Sejumlah kepala desa di Kabupaten Bandung Barat merasa kecewa atas hasil dari musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), yang disampaikan pada saat sosialisasi di beberapa kecamatan, belum lama ini.

Seperti terungkap di Kecamatan Cipongkor, para kepala desa sempat memanas ketika perwakilan dari Bappeda Bandung Barat memaparkan akan hasil Musrenbang tahun 2011, dengan nilai anggaran untuk Kecamatan Cipongkor mencapai Rp 4,2 miliar. Kekecewaan para kepala desa itu terkait dengan nilai anggaran untuk setiap desa tidak adanya pemerataan antara desa yang satu dengan yang lain, sehingga menimbulkan kecemburuan social.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Sirnagalih H Sugandi, yang hanya mendapat jatah dari Dinas Peternakan berupa hewan kerbau dengan nilai tidak lebih dari Rp 70 juta.
“Ini tidak adil, kenapa desa kami hanya mendapat anggaran yang begitu kecil sementara dalam RPJMDES yang kami usulkan melalui musrenbang begitu banyak. Oleh karena itu, kami merasa enggan untuk memasukan kebutuhan desa kami melalui musrenbang, karena ternyata hasilnya sangat mengecewakan,” katanya dengan nada tinggi.

Oleh karena itu, mereka berharap adanya keadilan dalam pembagian anggaran pada setiap desa, sehingga tidak terkesan diskriminatif.
Hal yang sama juga dikatakan Kepala Desa Cibenda, yang hanya mendapat jatah Rp 40 juta untuk pembangunan PAUD. “Kami kecewa sekali dengan keputusan hasil musrenbang ini, karena dari 14 desa yang ada di Kecamatan Cipongkor memiliki hak yang sama akan pembangunan di setiap desa, lagi pula bila bicara skala prioritas, apakah desa kami tidak memiliki hal itu,” tegasnya.

Pernyataan kedua kepala desa itu merupakan luapan kekecewaan. Padahal, tujuan daripada musrenbang itu sesuai dengan Keputusan Menteri Dalam Negeri No 050-187/kep/Bangda/2007 tentang Pedoman Penilaian dan Evaluasi Penyelenggaraan Musrenbang, salah satu di antaranya yaitu menggalang dukungan dan komitment politik dan social untuk penanganan isu dan permasalahan prioritas pembangunan daerah.

Kekecewaan para kepala desa dan sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Cipongkor akhirnya ditumpahkan pada para pejabat di sejumlah SKPD di Kabupaten Bandung Barat.
Mereka beranggapan, jika hal itu adanya permainan di tingkat Pemerintah Kabupaten Bandung Barat. Kecurigaan itu tercermin dari pernyataan delegasi Musrenbang Kecamatan Cipongkor, dimana usulan yang mereka usung banyak yang tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Camat Cipongkor A Zaeni Dahlan, Kepala BPMPD, Aseng Junaedi serta tiga orang anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat yaitu Ny Lilis Suryati, Ahmad Nur dan Ahmad Wahidin. Lalas
0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (117677)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (88773)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (43768)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (33799)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (31563)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (31377)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (29730)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (27133)Gurame PJTV Ajang Penyaluran Artis Penyanyi (20619)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (17511)
Bedah JayaposWALHI Minta Pemda dan Aparat Penegak Hukum Tindak Tegas PT Agro MukoBengkulu, Jaya Pos Dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan (PMA), Perkebunan Kelapa Sawit PT Agro ...


Kasus Dugaan Korupsi DAK Disdik Ketapang Rp17 M "Lenyap"Pembangunan Pasar Sukodono Rp 6,5 M Jadi Ajang BancakanProyek PU Bina Marga di Kesemen Nyaris Hancur TotalPemerintah Masih Tutup Mata, 6 Tahun Jembatan Cibarani Ambruk Sampai Saat Ini Belum Ada PerbaikanAktivitas Empat Perusahan PT Semen Tonasa Mendapat Kecaman dan Sorotan TajamDiduga Menggunakan Alamat Palsu PT Shavana Tiaramas Menang Tender Alkes 19,8 MProyek Bendung Leuwi Nangka Jebol
Laporan KhususPj Bupati OI Resmikan Jembatan Gantung di Desa EmbacangIndralaya, Jaya Pos Pejabatg (Pj) Bupati Ogan Ilir (OI), H Yulizar Dinoto SH dan Danrem 044 Gopo Kolonel ...


Perencanaan Pembangunan Daerah Harus DimaksimalkanPDAM Kabupaten Melawi Target Piutang Capai 80%DPRD Kabupaten Melawi Bahas Ulang APBDDPRD Melawi Sahkan Penetapan Cabup dan Cawabup TerpilihWakil Ketua DPRD Kab.OKU Melantik Rusman Junaedhi Sebagai PAWAdrianus Sa'at : Pemerintahan Panji-Dadi Harus SeiramaKPU Kabupaten Melawi Tetapkan Calon Bupati Terpilih