Rabu, 12 November 2014 - 07:36:22 WIB
Suwarno Kecewa Kepada Kinerja Polres PelalawanKategori: Riau - Dibaca: 280 kali

Baca Juga:Seminar Kewirausahaan di SMK TI Pembangunan CimahiProyek Pamsimas Desa Banda Raya Belum DiserahterimakanBPP Kerajaan Sudah MemuaskanCSR PLN Olah Kotoran Sapi Jadi "Emas Hitam"

Pelalawan, Jaya Pos

Melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. Itulah tugas pokok polisi (tupoksi). Tapi tugas sebagaimana mestinya tidak berjalan di Polres Pelalawan, dan ada kesan tebang pilih. Sebab kasus pengerusakan yang telah ia laporkan di Polres Pelalawan, hingga hari ini tidak jelas kelanjutannya.

Pada awalnya, Suwarno mengontrak satu unit rumah tempat usaha service elektronik, yang terletak di Desa Padang Luas Simpang Trans, Kec. Langgam. Rumah itu tidak lain adalah milik orang tua Briptu Ari Budiman.

Tepat pada Sabtu 7 Juni 2014, terjadi konflik antara Suwarno dengan pemilik rumah kontrakan tersebut. Sehingga meskipun kontrakan rumah itu belum jatuh tempo, Suwarno diusir. Anehnya pengusiran itu dilakukan dengan arogan secara bersama-sama oleh Briptu Ari Budiman dengan ibu dan adiknya. Sampai barang-barang elektronik yang terletak dalam rumah kontrakan itu, dikeluarkan secara paksa oleh Ari Budiman, dan merusak spanduk merek service elektronik miliknya.

Atas tindakan arogan dan pengerusakan yang dilakukan oleh Ari tersebut, pada tanggal 11 Juni 2014, Suwarno membuat laporan resmi di Mapolres Pelalawan. Laporan diterima oleh Aipda Amrul Sani dengan STPL No.STPL/111/VI/2014/RIAU/RES PLWN.

Sayangnya setelah membuat laporan itu, sudah hampir lima bulan lamanya, tapi belum ada kepastianya hukum. Persoalan itu sudah sering dipertanyakan kepada penyidik, Briptu Torkis Wesli Napitupulu mengaku ahwa berkas pemerikasaan telah selesai, tinggal menyerahkan P21 di Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci.

Tapi sebelum berkas itu di kirim, Suwarno diminta untuk menghadap Kasat Reskrim terlebih dahulu. Setelah Kasat Reskrim dijumpai oleh Suwarno didampingi media ini beberapa waktu, ternyata untuk tawarkan berdamai dengan pihak keluarga Ari Budiman.

Suwarno menilai, karena kasus itu dilakukan oleh anggota Polres Pelalawan, tampak di istimewakan. Soalnya pada awal membuat laporan saja, merasa dipersulit. Bahkan setelah membuat laporan, malah sampai-sampai Kasat Reskrim AKP Bimo Aryanto SIK berupaya mendamaikan.

Bimo menawarkan perdaian dengan syarat, mengganti kerugian dan tetap memproses anggotanya itu secara kedisiplinan sebagai anggota kepolisian. Dan setelah tawaran perdamaian tersebut diterima oleh Suwarno, juga merasa dipermainkan. Soalnya, perdamaian itu, hingga hari ini juga tidak kunjung ditepati.

Lebih anehnya lagi, seperti biasanya saat dilakukan proses penyelidikan di kepolisian, selalu mengirim PSDP (surat pemberitahuan dimulainya penyelidikan) Kejaksaan.

Ketikan SPDP kasus pengerusakan yang dilakukan oleh anggota Polres Pelalawan tersebut ditanya di kantor Kejaksaan Negeri Pangkalan Kerinci melalui Berli, mengaku belum ada kami terima. Mungkin kalau ini menyangkut kasus anggota polisi, tentunya sudah heboh dimedia, jawabnya singkat. Jn


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66340)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52715)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18422)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16278)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15540)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14711)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing