Kamis, 13 November 2014 - 05:18:31 WIB
Sosialisasi Peraturan Bersama Mahkumjakpol, Kemenkes, Kemensos dan BNNKategori: Jakarta - Dibaca: 482 kali

Baca Juga:Kekayaan Alam Sangat Melimpah di Kab Way KananSuwarno Kecewa Kepada Kinerja Polres PelalawanSeminar Kewirausahaan di SMK TI Pembangunan CimahiProyek Pamsimas Desa Banda Raya Belum Diserahterimakan

Jakarta, Jaya Pos

“Bangaimana cara penanggulangan permasalahan narkoba cukup kompleks di negeri ini? Sebab hingga sekarang terdapat 4,2 juta jiwa pengguna narkoba, kalau pengguna naik terus berarti masalahnya naik terus, tidak akan selesai yang senang justru pebisnis narkoba yang tumbuh subur di negeri ini. Maka dibuatlah Peraturan Bersama (Perber) Mahkumjakpol, Kemenkes, Kemensos dan BNN.”

Demikian disampaikan Kompol DR Anang Iskandar SH MH. Kepala BNN Republik Indonesia.  Lebih lanjut beliau menjelaskan peraturan bersama ini agar kedepan relevansinya jumlah pengguna narkoba tidak naik, sehingga tidak menjadi sebuah masalah yang pelik.

Kalau dilihat dari sisi hukum pengguna narkoba bisa ditarik ke ranah pidana dan ranah kesehatan, dimana terhadap pengguna narkoba, negara wajib merehabilitasi baik fisik maupun sikis agar pulih dan bisa kembali ke masyarakat.

Negara menjamin pengguna maupun pecandu narkobadirehabilitasi, sedangkan pengedar dihukum. Untuk itu, Perber ini dibuat karena rohnya adalah pasal 4 Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009.

Gambaran secara umum implementasinya selama ini tidak sejalan, sekarang ini suplay ditekan tidak sebanding dengan penurunan pemakai, karena tidak disembuhkan. Sebanyak 1.800 jiwa orang pengguna narkoba yang masuk penjara namun tidak direhabilitasi. Implementasinya kurang baik, perlu diadakan simposium implementasi peraturan bersama 3 kementerian. Pecandu dan orangtua wajib lapor kepada IPWL agar pengguna narkoba direhab dan tidak dipidana. “Di atas semua ini yang palig hebat adalah ‘CEGAH’ inilah undang-undang kita,” tegasnya.

Kegiatan ini resmi dibuka Kompol DR Anang Iskandar SH MH, Kepala BNN Republik Indonesia, diikuti sebanyak 52 orang peserta terdiri dari unsur BNNK, BNNP, Mahkamah Agung, Kejaksaan, Kepolisian, Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.bertempat di Hotel Akmani Jakarta, (6/11/14), dipandu moderator Ali Johardi SH, Kepala BNNP DKI Jakarta.

Sementara Parwarsasusanto SH, Ketua SDA Lintas Negara Jampidum Kejaksaan Agung sebagai moderator dari Kejaksaan Agung, menyampaikan proses penuntutan terhadap pecandu narkoba selaku jaksa penuntut umum sesuai dengan KUHP. Pemakai narkoba bukan kriminal melainkan korban dari penyalahgunaan narkoba yang wajib direhab. “Kita harus komitmen antar instansi yang terkait maupun lintas sektoral serta bertanggung jawab dalam membuat asesmen, dimana tim asesmen terpadu ini harus dapat dipertangungjawabkan,” ujarnya.

Memang, lanjutnya, masih ada rasa enggang terutama dari pihak penyidik dalam menbuat pasal yang dikenakan terhadap pemakai narkoba. Dalam perkembangan sekarang ini masih terdapat karakter masyarakat merasa malu apabila melaporkan bahwa anggota dari keluarga tersebut adalah pemakai/pecandu narkoba kepada IPWL.

Inti dari peraturan bersama ini adalah apabila pengguna narkoba tertangkap tangan, selain pengguna serta bandar ditahan, dimasukan ke dalam penjara dan di rutan harus direhab.

“Berdasarkan surat edaran Kapolri dalam penyidikan apabila pengguna/pecandu narkoba tertangkap, polisi tetap mengajukan ke pengadilan. Dengan adanya asesmen dari team terpadu kami sudah terbantu dalam penyidikan. Dengan adanya peraturan bersma ini Polri sudah terbuka dengan BNN serta team asesmen dalam menentukan masuk kategori pecandu atau bandar, tinggal mengarahkan mau kemana. Team penyidik tidak perlu lagi melakukan penahan apabila sudah ada asesmen dari team asesmen terpadu langsung direhabilitasi,apabila lewat dari 6 hari,” ujar AKBP Haryono, Kepala Unit II Sub Dit 3 Direktorat Narkoba Bareskrim Mabes Polri.

Aturan sudah bagus, yang sulit adalah pelaksanaan. Mudah-mudahan target dalam merehabilitasi pengguna narkoba benar-benar diterapkan. “Bagi team penyidik jangan takut dimana sudah ada kerja sama, kami mendukung karena sudah peraturan bersama, pada dasarnya kita tetap mengacu pada undang-undang walupun putusannya rehab,” tegasnya.Rizal


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66750)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52723)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18451)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16292)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14963)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14726)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraPekanbaru, Jaya Pos Kasus penipuan yang menjerat Murkayani yang sudah berlangsung 6 tahun lalu, yaitu pada ...


Diduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan Mulus
Laporan KhususKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangPadangpanjang, Jaya Pos Walikota Padangpanjang Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano menerima tamu dari ...


Desa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021