Rabu, 19 November 2014 - 05:19:45 WIB
Pelaksana Proyek Jalan CV Sofran Jaya Kecewakan Warga Desa WangunsariKategori: Jawa Barat - Dibaca: 454 kali

Baca Juga:Tiga Pekerja Showroom Jatuh dari KetinggianAkibat Lamban Bertele-Tele Tangani Perkara, Kapolres Binjai Akan Diadukan ke KapoldasuData Honorer K2 Diduga Bodong di Dinas Pendidikan Kota MedanWarga Desa Air Itam Harapkan Saluran Pembuangan Air Diperbaiki

Bandung Barat, Jaya Pos

Penantian yang panjang oleh warga Desa Wangunsari Kecamatan Sindangkerta untuk menikmati fasilitas jalan desa yang layak cukup terobati. Pembangunan jalan aspal sepanjang 2 km berbatasan dengan Desa Weninggalih dan menghubungkan Desa Rancasenggang, kini dapat mempermudah akses masyarakat.

Tetapi terobatinya masyara­kat justru dikecewakan oleh pelaksana proyek pembangunan jalan yang dilaksanakan oleh CV Sofran Jaya. Pasalnya, kontraktor tersebut tidak ada koordinasi yang baik dengan pemerintah desa, apalagi masyarakat sekitar jalan yang dibangun.

Oleh pihak CV Sofran Jaya, hanya sebatas pemberitahuan kepada pemerintah desa pada saat mau memulai pekerjaan. Selebihnya tidak ada koordinasi.

Kekecewaan masyarakat terhadap pelaksana CV Sofran Jaya, karena pekerjaannya tidak berkualitas, belum lagi ada serah terima, aspal jalan belum juga terjena hujan sudah bolong-bolong, bergelombang, yang menandakan pelaksana tidak profesional.

Ditambah lagi pelaksana dalam membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) tidak tepat sasaran, bukan seperti  harapan masyarakat yang tahu persis dimana kondisi tanah yang rawan longsor. Pelaksana justru memasang TPT atas kemauannya tanpa mempertimbangkan aspirasi pemerintahan desa atas nama masyarakat.

Sebagaimana dikemukakan Kepala Desa Wangunsari Dede Suhendar kepada Jaya Pos di kantornya, (12/11), mengatakan, kekecewaan dirinya sebagai kepala desa adalah kekecewaan masyarakat yang melihat pembangunan jalan tidak berkualitas.

Dede sangat menyayangkan dengan besar anggaran yang mencapai 900 juta rupiah tetapi hasilnya tidak maksimal.

Dede Suhendar mengaku merasa dibohongi dalam kualitas pekerjaan. “Saya sampai hari ini belum ketemu lagi dengan pelaksananya, saya dengan elemen masyarakat akan menghadapi untuk meminta tanggungjawabnya dalam hal kualitas, bukan saja pemborongnya, tetapi pihak pengawas Bina Marga, termasuk konsultan kini tidak ada komunikasi seperti menghilangkan jejak.

Sementara kami belum mengetahui apalagi menandatangani yang menyatakan bahwa pekerjaan telah selesai. Kami sebagai penerima manfaat sangat kecewa,” ucap kepala desa.

Kepala desa menambahkan, meski ada rasa kecewa dengan pihak pemborong, pihaknya bersama masyarakat mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dalam hal ini bupati dengan SKPD terkait yang telah memberikan bantuan kepada pemerintahan desa.

Beberapa bantuan yang tengah dilaksanakan seperti bantuan Musrenbang 2014, sebesar 275 juta rupiah yang dialokasikan untuk 4 titik MCK di RW 04,05,07,10. Selokan/kirmir 5 titik masing-masing 200 meter di tiap dusun, jalan setapak Cisamaya, Sukamulya sepanjang 200 meter, perbaikan jalan Pasirhuni 200 meter, sumur bor di RW 01, sementara dana bantuan Gubernur (Ban-gub) sebesar 100 juta rupiah dialokasikan untuk pembangunan jalan Citiis-Patrol sepanjang 1 Km.

Sementara, di lain pihak Jaya Pos yang menghubungi Koordinator Wilayah (Korwil) Cililin, UPT Dinas Bina Marga Bandung Barat Ikin.

Terkait pembangunan jalan mengatakan, pihaknya sampai sekarang juga belum ketemu dengan pemborongnya, dan adanya informasi dari pihak desa yang mengatakan pekerjaan CV Sofran Jaya kurang berkualitas dan tidak ada koordinasi yang baik, pihaknya akan mengevaluasi dengan pihak pemborong.Rg


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (67010)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60968)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52727)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18477)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16296)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15559)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15273)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14966)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14730)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10946)
Bedah JayaposKepala Inspektorat Sumbar Pecat Oknum ASN, Diduga Tilep Dana Masjid Raya Rp 1.5 MPadang, Jaya Pos Setelah menjabat enam tahun sebagai bendaharawan, akhirnya terungkap kebobrokan oknum ASN ...


Kasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal Mutu
Laporan KhususKajati Jabar Hadiri Pencanangan WBK/ WBBM di Kejari Kabupaten BandungKab Bandung, Jaya Pos Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) Ade Eddy Adhyaksa menyaksikan ...


Empat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu Dipertahankan