Jumat, 21 November 2014 - 07:11:56 WIB
Satlantas Polres Gumas Data Siswa BermotorKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 449 kali

Baca Juga:Bimtek Produk Hukum Daerah Ketapang Bagi SKPDRatusan Buruh Ontrog Gedung Pendopo BupatiTim CPP Ketapang Lakukan Pemeriksaan dan Penilaian Pelayanan SKPDHumas Pertamina RU II Kenalkan General Affair Manager Pada Wartawan

Kuala Kurun, Jaya Pos

Kejadian kecelakaan lalulintas (lakalantas) yang menyebabkan seorang pelajar SMP Negeri Sepang meninggal dunia, baru-baru ini, mendapat perhatian serius dari Satlantas Polres Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah.

Mengantisipasi kejadian serupa, terhadap pelajar SMA Negeri 1 Kurun, yang mayoritas menggunakan kendaraan roda dua, Satlantas Polres Gunung Mas yang dipimpin langsung Kasat Lantas Iptu Salahiddin SH SE mendatangi sekolah tersebut guna mendata sekaligus memberikan himbauan kepada siswa-siswi SMAN 1 Kurun, pemakai kendaraan roda dua.

Di hadapan ratusan siswa-siswi yang berbaris di halaman sekolah, didampingi Kepala SMAN 1 Kurun, Brikson SPd, Kasat Lantas Polres Gunung Mas, Iptu Salahiddin SH SE menegaskan bahwa secara hukum sesuai Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009  tentang lalu lintas, yang berhak mengendarai kendaraan bermotor adalah yang memiliki surat ijin mengemudi (SIM), yaitu yang sudah memiliki keahlian dan lulus uji oleh Satlantas.

Menurut Kasat Lantas Iptu Salahiddin SH SE, karena usianya masih labil, pelajar yang usianya dibawah 17 tahun dilarang keras oleh undang-undang bepergian dengan kendaraan bermotor, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Meskipun demikian, menurutnya, menggunakan kendaraan bermotor atau tidak itu tergantung hati nurani masing-masing. Terlepas dari faktor keselamatan dan menumbuhkan sikap yang peduli terhadap undang-undang, pihaknya hanya mengingatkan. Sebab sudah banyak korban jiwa dari pelajar SMP maupun SMA. Karena faktor kelalaian mengendarai kendaraan bermotor, yang selama ini dianggap masyarakat musibah.

“Setelah kita evaluasi, jumlah lakalantas itu korbannya didominasi oleh anak-anak pelajar. Jadi tentunya, kita tidak henti-hentinya untuk selalu mengajak pihak sekolah, orang tua, murid-murid untuk mematuhi aturan berlalulintas. Karena faktanya setelah kita kumpulkan, mayoritas itu anak dibawah umur. Sedangkan dari segi aturan yuridis yang bisa mengendarai kendaraan bermotor, adalah yang memiliki SIM. Dan syaratnya 17 tahun keatas. Sementara  anak-anak ini umurnya rata-rata 16 dan 17 tahun. Karena itu kita memberikan suatu pembinaan, himbauan, ajakan untuk menyentuh hatinya, untuk bisa sadar. Bahwa apa yang dilakukan sekarang, mengendarai kendaraan bermotor tidak diperbolehkan undang-undang. Untuk itu saya mengaharapkan kedepan, pihak keluarga bisa mengantar anak-anaknya ke sekolah. Dan bagi yang umurnya cukup, kita persilahkan dan kita akan bantu proses penerbitan SIMnya,” ucap Iptu Salahiddin SH SE ketika disambangi Jaya Pos di sela-sela kegiatan tersebut.

Sementara, Kepala SMA Negeri 1 Kurun, Brikson SPd mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik atas kegiatan tersebut. Karena menurutnya, sangat berguna sekali bagi siswa-siswinya.  Harapannya dengan adanya kegiatan tersebut, siswa-siswinya dapat mengetahui  kewajibannya. Sebab menggunakan kendaraan bermotor di jalan umum itu ada aturannya.Mandau


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (72063)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (61052)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52806)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (20558)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16391)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15656)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15308)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (15005)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14830)Sanksi Tegas Menanti PNS yang Nambah Libur (11323)
Bedah JayaposKasus Suap, JPU Ketapang Tuntut Mantan Politikus PDI-P 1,5 Tahun PenjaraKetapang, Jaya Pos Perjalanan kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Ketua DPRD Ketapang, ...


KPU Pandeglang DidemoDinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman, Ciptakarya dan Penataan Ruang Kota Surabaya DipolisikanTambang Mas Liar Menjamur Lagi Di BengkayangKejati Kalteng Diminta Usut Dugaan Korupsi Proyek Penggantian Jembatan di KapuasSoal Hibah Gubernur 7 M Untung Bisa Dijerat TPPUKetua Kelompok Budi Karya Leniyanti Diduga Palsukan Data AnggotaBuntut Dugaan Penyelewengan Anggaran Pada Humas Mojokerto, Semakin Terkuak Dengan Adanya Jumpa Pers
Laporan KhususDesa Klambir Lima Kebon Adakan Pemilihan BPDHamparan Perak, Jaya Pos Desa Klambir Lima Kebun Kecamatan Hamparan Perak Deli Serdang mengadakan pemilihan ...


BumNag Sumpur Kudus Maju Dengan Segudang PrestasiDPRD Sampaikan Laporan Pansus Atas LKPJ Bupati Muba TA 2019Membangun Masa Depan Kabupaten Bogor Dengan PancakarsaFachrori Launching Calendar of Event Upaya Promosikan Wisata JambiDPRD Muba Serahkan Rekomendasi Terhadap LKPJ Bupati TA 2019Menpan RB Tjahjo Kumolo: MPP Pekanbaru Terbaik di IndonesiaSahirah Dzakyyah Memilih Ponpes Darul Ulum Untuk Pendidikannya