Senin, 08 Desember 2014 - 05:27:16 WIB
Muhammadong, Proyek Desa Sebanti Diduga Sarat KKNKategori: Kalimantan Selatan - Dibaca: 361 kali

Baca Juga:Dukun Lepus Cabuli Gadis RemajaKejari Tetapkan Tersangka Proyek Gedung Terpadu PolnepPasar Waru Diduga Dijadikan Lahan Bisnis oleh PengurusPembangunan RKB SMAN 9 Jeneponto Sarat Penyimpangan, Kepala Sekolah Ditantang Buka Dokumen

Kotabaru, Jaya Pos

Proyek di Desa Sebanti Kecamatan Pulau Laut Barat Kabupaten Kotabaru Kalimantan Selatan sumber dana berasal dari APBD II Kab. Kotabaru dan MNPM-MPD diduga sarat dengan KKN (korupsi, kolusi, nepotisme).

Pasalnya, sejak tahun 2013 dan 2014 proyek yang ada di Desa Sebanti selalu dikerjakan sendiri oleh kepala desa Achmad Harun bersama keluarganya seperti Ketua BPD, Sekretaris Desa dan istri kepala desa selaku bendahara desa  di setiap proyek, seperti proyek penerangan jalan RT 04 nilai proyek Rp 70 juta, sumber dana PNPM-MPD tahun 2012.

Hingga berita ini diturunkan, penerangan tersebut tidak berfungsi,  begitu juga dengan pembangunan dermaga  yang berada di RT 03 dengan nilai proyek Rp 70 juta (Gapura 2013) sumber dana APBD II Kotabaru 2013.

“Pembnagunan tanggul penahan obak/gelombang sumber dana PNPM-PMD tahun 2014 dengan nilai proyek Rp 80 juta, semua proyek tersebut diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB),” kata Muhammadong, alias Madong.

Muhammadong sebagai anggota BPD Desa Sebanti mengatakan seluruh proyek yang ada di Desa Sebanti dikerjakan sendiri oleh kepala desa bersama kroninya, tidak pernah bermusyawarah dengan lembaga desa.

Achmad Harun dengan sesukanya mengerjakan proyek yang sumber dananya dari  uang  negara, lembaga desa maupun masyarakat tidak pernah diajak duduk bersama untuk membicarakan pembangunan Desa Sebanti.

Hal senada pernah disampaikan oleh Ketua RT 03 Laloh dan Ketua RT 04 M Sader (10/9), bahwa Kepala Desa Sebanti sangat tertutup setiap proyek yang masuk di desanya.

Kepala Desa Sebanti Achmad  Harun yang hendak dikonfirmasi terkesan menghindar dan selalu tidak ada di tempat. Dihubungi melalui telepon selulernya juga tidak diangkat, bahkan dikonfirmasi melalui pesan singkat tidak pernah dijawab.

Demikian halnya Camat Pulau Laut Barat yang baru menjabat lebih kurang 5 bulan juga tidak ada respon.  Muhammadong berharap, instansi terkait dan penegak hukum kiranya dapat memeriksa dan meng-audit seluruh proyek yang ada di Desa Sebanti, karena proyek proyek tersebut diduga sarat dengan KKN dan dikerjakan diduga tidak sesuai RAB.BHD


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51494)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49387)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11855)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres