Selasa, 09 Desember 2014 - 14:20:44 WIB
DPRD Kritisi Program Rutin BNKKategori: Sulawesi Tengah - Dibaca: 671 kali

Baca Juga:Pelajar SMK Amaliyah Tewas Masuk Kolong TrukPT. Waskita Karya Bangun Rusunawa Ponpes, Namun Nilai Anggaran Proyek Justru DisembunyikanBuruh Harian PTPN 7 Cinta Manis Tertimpa GulaRibuan Warga Jakpus Lakukan Aksi Kebersihan

Parimo, Jaya Pos

Komisi IV DPRD mengundang Badan Narkotika Kabupaten (BNK) untuk rapat dengar pendapat terkait rencana program yang akan dilakukan oleh BNK ditahun 2015, selama rapat berlangsung anggota komisi mengkritisi program BNK yang dinilai kurang efektif. Komisi IV mempertanyakan program unggulan BNK dalam pemberantasan penyebaran peredaran penyalahgunaan narkoba di kabupaten.

Rapat itu dipimpin Ketua Komisi IV, Umi Isnah Wangsih Tiangso dan berlangsung sekitar dua jam yang digelar diruang komisi, Senin (1/12). Umi mengkritisi program BNK yang kebanyakan hanya fokus di sosialisasi, Umi menyarankan agar BNK bukan hanya sekedar sosialisasi saja tetapi perlu melakukan pelaksanaan Sidak dengan menggandeng pihak Kepolisian sehingga dapat memberikan efek jerah kepada pengguna dan pengedar narkoba.

Selain itu kata dia, penyuluhan dan sosialisasi juga harus dilakukan bukan hanya di kantor kecamatan saja. Tetapi juga dilakukan disejumlah sekolah yang ada serta penyuluhan singkat kepada ibu rumah tangga.

Suyadi anggota Komisi IV juga mengatakan, peredaran dan penyalahgunaan Narkoba di Kabupaten Parimo terbilang sangat tinggi sehingga tidak hanya melakukan program monoton ,dibutuhkan upaya lebih agar dapat menekan angka peredaran narkoba tersebut.

Untuk itu menurut dia, BNK sebagai instansi yang memiliki tugas dan tanggungjawab dalam hal itu, sebaiknya telah memiliki program unggulan yang dijalankan sepanjang tahunnya. Sehingga, tidak terjadi penambahan korban dalam peredaran narkoba itu setiap tahunnya.

Suyadi juga menyarankan agar BNK juga harus melakukan pengumpulan data peristiwa beraitan dengan peredaran narkoba yang telah terjadi, sebagai bahan evaluasi dan pengawasan yang dilakukan DPRD.

Menanggapi hal itu, sekretaris BNK Rosmani K. Ujah mengatakan, ada program kerja di BNK yakni, sosialisasi dan penyuluhan tentang P4GN, Sidak dan Therapy atau rehabilitasi.

Ketiga program tersebut kata dia, telah dilakukan oleh BNK , yang disesuaikan dengan anggaran yang ada. Bahkan, untuk program rehabilitasi, tahun ini telah dibebaskan lahan di Desa Siniu untuk pembangunan panti rehabilitasi pecandu narkoba. “Jadi berstatus pengguna tidak langsung ditangani pihak kepolisian. Tetapi, akan di bina di panti rehabilitasi,” kata dia.

Fadli yang juga anggota komisi menambahkan, pelaksanaan tes urin bukan hanya sekedar gertakan dan BNK harusnya bukan hanya berfokus pada siswa tetapi juga pada anak putus sekolah dengan cara menggandeng Dinas porabudpar untuk bisa mendapatkan pemuda pengguna narkoba dan bisa memutus generasi pengguna dengan cara mengadakan iven olahraga yang syarat utamanya peserta harus melalui tes urin.

“Semua anak punya bakat terpendam, mungkin dibidang olahraga tertentu tetapi jika BNK target gandeng Dinas pemuda olaraga maka dalam pengkaderan atlet atau peserta iven olahraga semua peserta wajib tes urin,” urainya. RS/ST


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51491)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49336)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14074)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11848)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres