Sabtu, 03 Maret 2012 - 20:37:03 WIB
Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit InternasionalKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 90689 kali

Baca Juga:SPBU Melanggar Undang-Undang MigasKapolri : Laporkan Bila Ada Penyelewengan BBM19 Miliar Anggaran Pembangunan RSU Internasional Bantaeng Dipertanyakan Kasudin PU Jalan Jakarta Barat Harus Bertangungjawab Amburadulnya Proyek Multy Years

Bantaeng, jaya pos

Pembangunan mega proyek Rumah Sakit Internasional ( RSI ) Bantaeng yang di kenal dengan  RSU Anwar Makkatutu Tahun Anggaran 2011 lalu, semakin gencar di soroti LSM maupun pengiat anti korupsi

Siapa yang tidak tergiur, Proyek  pembangunan RSI yang anggaran diperkirakan menelan dana sebesar Rp 160 Miliaran ini dilakukan bertahap.

Pada tahap pertama, sudah digelontorkan dana sebesar Rp 19 Miliar dan sebagai pemenang  tender  adalah PT Putra Jaya.

Ketika jaya pos melakukan investigasi kelapangan, proyek senilai Rp 19 Miliar itu hanya mengerjakan pondasi dan tiang pancang.

Hal inilah yang membuat para pengiat anti korupsi dan LSM menyoroti besarnya nilai proyek hanya untuk  mengerjakan pondasi dan tiang pancang.

Salah satu aktivis LSM bernama Dedi Nurdin, SH mengatakan, proyek pembangunan RSI itu merupakan proyek akal-akalan  antara kuasa pelaksana anggaran dan kontraktor.

Secara hitungan dengan sistimatis, dengan dana sebesar Rp 19 Miliar sebenarnya sudah bisa membangun rumah sakit yang sederhana, tetapi yang kita pantau hanya membangun pondasi dan tiang pancang saja, ujar Dedi.

Kami menharapkan, agar Komisi IX DPR RI dan Kementerian Kesehatan RI membatalkan lanjutan proyek rumah sakit tersebut, atau diaudit kembali terkait pendanaannya.

Hal senada dengan Ir Chairil Putra MH yang  juga pengamat konstruksi, menurutnya, sudah sepatasnya proyek  pembangunan RSI Bantaenga itu yang menelan dana Rp 160 Miliar ditinjau ulang. Hal itu saya katakan, karena pembangunan tahap pertama saja sudah tidak benar, apa lagi kalau proyek itu dilanjutkan  tentu dana pembangunan RSI itu lebih banyak disalah gunakan dan masuk kekantong pribadi. JK



0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (121143)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (90689)Bayi Hasil Hubungan Gelap Dibuang di WC Sekitar Kabah ( Nestapa Pahlawan Devisa di Negeri Orang Bgn (55497)SMPN 2 Pasar Kemis Butuh Ruang Kelas Baru (48431)Diduga Peras Pengusaha Toko Material dan Toko Emas, PPATK Diminta Audit Harta Pejabat KPP Pratama Ko (45606)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (44832)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (37239)Perusahaan Martua Sitorus Ngemplang Pajak Rp 7,2 Triliun? (32569)Ibunda Ajeng Mamamia Dimejahijaukan (31281)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (23543)
Bedah JayaposBendahara P3A Kadu Kemis Karya Diduga Tidak DifungsikanPandeglang Jaya Pos Ust Armad, Bendahara Kelompok Perkumpulan Petani Pengguna Air (P3A), ‘Kadu ...


Insentif Guru Honorer K2 dan Non K2 Disunat 10%Proyek Jalan Nasional dan Jembatan AmburadulProyek Siluman Ala Disdik Kepulauan RiauKasup Korupsi Bupati Maros Terhenti, Tiga Petinggi Polri Akan Kembali DigugatMasyarakat Desa Kace Timur Bangka Pertanyakan LKPJ Tahun 2016Lemkira Tantang Polda Sulsel Untuk Menahan 7 Tersangka Proyek Pipa SPAM Proyek Amburadul Kok Dibilang Bagus Dan Sesuai
Laporan KhususBupati Muba Dodi Reza Alex: Teruslah Berbuat Untuk Kemajuan BangsaMuba, Jaya Pos Memaknai HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) ...


HUT RI, Bersama Membangun NatunaHari Pramuka Nasional Bupati OKI Iskandar Dapat Lencana MelatiPeringatan HUT Ke-72 Kemerdekaan RI di OKU Penuh KhidmatPertama di Sumsel Pemkab Muba Luncurkan KSWPPiala Adipura Diarak Mengelilingi Kota Baturaja Kabupaten OkuKesepakatan RPJMD DitandatanganiMenristek Dikti Apresiasi Kepemimpinan Bupati Bantaeng