Selasa, 20 Januari 2015 - 05:34:30 WIB
Warga Desa Batu Nyapau Keluhkan Sarana Air BersihKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 344 kali

Baca Juga:Dana Kapitasi JKN Diduga Jadi Bancakan Oknum DinkesDrs. Syarfi Hutauruk Walikota Yang Tak Pernah Pilih KasihAnggaran Rumah Pompa Jakbar DipertanyakanDirjen Minta Segera Pemkab Aktifkan Pelabuhan LLASDP

Kuala Kurun, Jaya Pos

Sejumlah warga Desa Batu Nyapau Kecamatan Tewah Ka­bu­paten Gunung Mas Provinsi Kalimantan Tengah saat ini sangat mengeluhkan keberadaan sarana air bersih di desa mereka.

Pasalnya sejak dibangun  pemerintah tahun 2012 lalu, melalui proyek yang menelan dana sebesar Rp 750 juta, hingga kini bangunan tersebut banyak yang tidak berfungsi.

Akibatnya, banyak warga yang kesulitan memperoleh air bersih dan terpaksa berebut mengambil air di beberapa kran yang berfungsi. Sehinga tak jarang kondisi ini memicu perselisihan antar warga.

“Dari sebanyak 30 titik kran air bersih yang dibangun tersebut banyak yang tidak berfungsi, ini akibat pengelolaannya yang sejak awal tidak benar, dan yang dikerjakan tidak sesuai dengan dananya yang cukup besar “ ucap Kepala Desa Batu Nyapau, Simson Kilat yang didampingi Ketua RT.1, Seki S Galim saat ditemui Jaya Pos, di kediamannya, belum lama ini.

Menurut Simson Kilat, guna mengatasi kesulitan warganya, tahun 2015 pihak berancana mengusulkan kepada pemerintah supaya merehab bangunan sarana air bersih tersebut.

“Dan kami sendiri yang akan mengerjakannya. Kami hanya butuh satu orang tenaga teknisnya saja  yang dari luar. Ini untuk memberikan pemasukan kepada warga, dan juga supaya kulitasnya bagus. Contohnya seperti bangunan gedung TK, meskipun menggunakan dana yang nilai nya kecil, hanya 100 juta namun kualitasnya bagus,” ujar Simson Kilat dan juga Seki S Galim. Mandau  


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59646)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51491)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (49337)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14977)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14258)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (14075)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13805)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13301)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (11850)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9274)
Bedah JayaposPunya Beking di Kejagung, Pejabat Masih "Kutip" KontraktorSumber, Jaya Pos Seakan tak pernah jera, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cirebon diduga ...


Pengelolaan DAK 64 Miliar, Disdik Ketapang Diduga Berkubang di Pusaran KKNTender Dibatalkan, Ada Tekanan Dahsyat ?Proyek Talud Pengaman Pantai Pering Diduga Tidak Sesuai SpekAPBDes Pademonegoro Diduga Masuk Kantong KadesRealisasi APBDes Sidokepung Kecamatan Buduran Tidak TransparanLahan Pertanian Milik Pemprov Jatim Disewakan di Kecamatan Tutur, Uangnya Kemana ?Kasus Suap Mega Proyek Meikarta, Sekda Pemprov Jabar Jadi Tersangka Baru
Laporan KhususAmryatul Anam dan Melan Puspitasari Terpillih Menjadi Pradana Ambalan Pandu-KunthiJawa Tengah, Jaya Pos Amryatul Anam dan Melan Puspitasari terpilih menjadi Pradana Ambalan Pandu-Kunthi pada ...


Sekang Dewek Nggo Dewek Volly Pantai, Staf Teritorial JuaraBupati Tasikmalaya: Teruslah Berkreasi, Berkarya Dalam Gerakan PramukaRaperda Perubahan APBD 2019 Disahkan20 Anggota DPRD Kota Padang Panjang Dilantik dan DisumpahIlyas Panji Alam Sholat Idul Adha di Masjid An-NurPUBLIKASI KINERJA DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019Bertemu di IPDN, Bupati Bantaeng Bincang Akrab dengan Wapres