Rabu, 21 Januari 2015 - 05:11:44 WIB
Finger Print Hanya Hiasan DindingKategori: Kepri - Dibaca: 694 kali

Baca Juga:Bupati Tetap 0ptimis Untuk Kelanjutan Mega Proyek WFCPromosi Kesehatan di RSUD Cibabat Sangat Banyak ManfaatnyaDPRD Parimo Sampaikan Laporan ResesYayasan Perguruan Tinggi Ibnu Kaldun Akan Bangun Gedung Lantai 17

Natuna, Jaya Pos

Pada 18 januari 2010 silam, eks Plt Bupati Natuna H Raja Amirullah meresmikan pemakaian mesin absensi sidik jari/finger print bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna.

Pencatatan kehadiran menggunakan sistem manual, dinilai memiliki kelemahan dalam proses pelaporan dan sulit untuk diawasi. Dengan latar belakang permasalahan tersebut, hadirnya finger print diharapkan dapat memberikan solusi dalam pencatatan kehadiran pegawai yang lebih akurat dan terintegrasi, sehingga dapat dengan mudah dilakukan pengawasan.

Namun sayangnya, kini alat tersebut terkesan menjadi hiasan dinding saja. pantauan wartawan koran ini di lapangan, hampir seluruh pegawai kantor dinas di pemkab tidak lagi menggunakan fingger print untuk absensi. Mereka telah lama beralih ke absensi manual.

Diakui oleh salah satu pegawai yang tak ingin menyebutkan namanya, sudah dua tahun dirinya tidak lagi menggunakan alat absensi sidik jari, hal tersebut bukan dikarenakan alat tersebut rusak. Namun karena mengikuti kebiasaan pegawai lain menggunakan absen manual.

“Saya sudah dua tahun tidak pakai fingger print lagi, bukan karena rusak, tapi melihat kawan pakai absen manual, ya jadi ikut-ikutan. Lagipula saya liat pegawai lain pakai absen manual kadang datangnya telat, namun tidak mendapat teguran juga, lalu saat menerima gaji jumlahnya sama dengan kami yang pakai finger print,” ungkapnya.  

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Abdullah berpendapat, pegawai Pemkab Natuna belum siap mental menggunakan alat absensi sidik jari tersebut. Dirinya menilai, kesadaran pada pegawai masih kurang. Namun kedepan ia berjanji akan kembali menggalakan penggunaan fingger print bagi seluruh pegawai, alat-alat yang rusak nantinya akan kembali diperbaiki.

Ditanyakan mengenai kesan lamban kinerja BKD Natuna, dalam menindak pegawai yang melanggar peraturan disiplin. Abdullah dengan tegas menolak instansinya dikatakan demikian, menurutnya, dalam menegakan disiplin pegawai seharusnya bukan hanya menjadi tugas BKD semata.

Setiap instansi, tambah Abdullah, memiliki wewenang utama dalam memberikan teguran maupun peringatan kepada pegawainya yang melakukan tindakan indisiplin. jika pegawai tersebut tetap melakukan pelanggaran hingga berulang kali, barulah kemudian BKD menindaklanjuti untuk memberikan sanksi dari tahap ringan hingga sanksi berat.Otoy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66894)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60966)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52725)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18462)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16293)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15558)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15273)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14966)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14728)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10946)
Bedah JayaposKasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiBandung, Jaya Pos Dugaan korupsi dana bantuan/hibah Gubernur Jawa Barat (Jabar) kepada Yayasan Pendidikan ...


Proyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas Negara
Laporan KhususEmpat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiTanah Datar, Jaya Pos Sudah banyak hal yang diperbuat duet ini untuk Tanah Datar maju, sejahtera dan ...


MTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas Muba