Rabu, 21 Januari 2015 - 05:20:12 WIB
Diduga Garap Hutan Lindung, Kebun Sawit PT MAR Diperiksa Kemenhut RIKategori: Kalimantan Barat - Dibaca: 808 kali

Baca Juga:Jual Beli Proyek Pengadaan Langsung Kec Cisauk Tangerang ?Finger Print Hanya Hiasan DindingBupati Tetap 0ptimis Untuk Kelanjutan Mega Proyek WFCPromosi Kesehatan di RSUD Cibabat Sangat Banyak Manfaatnya

Kubu Raya, Jaya Pos

TIM Kementerian Kehutanan dan Kementerian  Ling­ku­ngan Hidup yang didampingi LSM NCW Ibrahim Myh, Sabtu lalu, melakukan penge­cekan perkebunan kelapa sawit PT MAR di Desa Air Putih Kecamatan Kubu Kabupaten Kubu Raya Kalimantan Barat. Pengecekan ini karena diduga telah menggarap kawasan hutan lindung berawal sebagaimana laporan dari LSM NCW.

Demikian disampaikan utusan Kementerian Lingkungan Hidup ketika dikonfirmasi Jaya Pos di lapangan saat Tim Ahli ZPS melakukan pengecekan titik koordinat. Dari pengecekan titik koordinat, tim ini mengatakan pabrik dan galian C, milik CV Laut Jaya masuk kawasan hutan lindung.

“Tapi nanti kita lihat hasil setelah diplot, kami akan menurunkan Tim Gabungan dari pusat untuk melakukan eksekusi. Besok tim akan kembali ke Jakarta membuat laporan kepada pimpinan terlebih dahulu. Selain PT MAR yang kita lakukan pengecekan selanjutnya kebun sawit milik PT SMP, TNGP Gunung Palong dan Gunung Nyiut di Kabupaten Bengkayang karena diduga ditelah terjadi pembalakan liar di kawasan hutan lindung itu,” ujarnya.

Terpisah, pihak manajemen PT MAR belum bisa dikonfirmasi terkait masalah ini. Dari penelusuran Jaya Pos di lapangan PT MAR sudah di ‘take over’ kepada PT CUS. Namun, Kepala Cabang PT CUS, Fajar ketika hubungi via telepon tidak diangkat. Surayadi, pejabat PT CUS yang dihubungi mengatakan, sebaiknya menghubungi pihak manajemen PT MAR saja.

Ibrahim Myh, LSM NCW meminta kepada tim Kementrian Kehutanan dan Kementrian Lingkungan Hidup yang menindaklanjuti laporannya, agar menjalankan tugas sesuai prosudur. “Kalau memang PT MAR dan CV Laut Jaya menggarap hutan lindung supaya ditindak sesuai aturan dan dihukum seberat-beratnya,” tegasnya.

“Masyarakat menebang kayu di kawasan hutan lindung saja ditangkap, masak perusahaan dibiarkan. Ada apa ini ? Selain itu para penegak hukum di Kalbar selama ini telah melakukan pembiaran sehingga hutan lindung digarap, Gunung Ambawang digusur, diambil tanahnya tapi tidak ada tindakan reprensif. Sehingga diduga para penegak hukum yang punya kewenangan ada main mata,” sebutnya.

Ibrahim juga meminta kepada KPK agar memeriksa para instansi pemberi izin PT MAR dan CV Laut Jaya, karena diduga ada gratifikasi sebab hutan lindung diberi izin untuk dijadikan kebun sawit dan diambil tanah merahnya, padahal kawasan hutan lindung seharusnya dijaga kelestariannya dan dikelola agar menjadi tempat berlindungnya satwa dan melindungi dunia dari pemanasan global.Ngadri


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (67617)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60975)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52735)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18492)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16304)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15568)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15278)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14969)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14758)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10956)
Bedah JayaposPekat Togel Menjamur, Ormas IPK Minta Kapolsek Tapung Tutup Judi TogelKampar, Jaya Pos Meski polisi selalu berhasil menangkap para pelaku Jurtul Togel, namun penjual Togel ...


Terkesan Kongkalikong, Baru Hitungan Bulan Dikerjakan Sudah AmburadulPenggunaan ADD/DD Tertutup, Pembangunan Semenisasi Desa Talang Danto Hitungan Hari Sudah RusakKepala Inspektorat Sumbar Pecat Oknum ASN, Diduga Tilep Dana Masjid Raya Rp 1.5 MKasus YP Galuh Kini di Polda, KPK Diminta MensupervisiProyek Peningkatan Jalan Utama BPTP Babel Diduga MenyimpangMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraDiduga Gunakan Dana Desa Fiktif
Laporan KhususKecamatan Kebonpedes Kembali Berinovasi, Sekda : Pemkab Mendukung Program MasyarakatSukabumi, Jaya Pos Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Iyos Somantri bertindak Pembina Upacara Pada Hari ...


Pemkab Asahan Laporkan LKPD 2019 Ke BPK Provinsi SumutSyafril Miliki 9 Anak Sarjana Salah Satunya Wabup SijunjungKajati Jabar Hadiri Pencanangan WBK/ WBBM di Kejari Kabupaten BandungEmpat Tahun Pimpin Tanah Datar, Duet Irdinansyah Tarmizi dan Zuldafri Darma Bertabur PrestasiMTQ OKI Ke 29, Syiar Al QurKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangDesa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. Nawawi