Rabu, 07 Maret 2012 - 21:00:18 WIB
Dana APBN Proyek BPBD Simalungun Tahun 2011 Diduga Ajang Korupsi Kategori: Sumatera Utara - Dibaca: 610 kali

Baca Juga:Jalan Lintas Tengah Rusak ParahGubernur Tinjau Lokasi Banjir Bandang TanahdatarJalan Desa Penghasil Jeruk Terbesar di Tanah Karo Sangat MemprihatinkanMedco Tomori Sulawesi Rentan Polemik

-Dana Perawatan Diduga Dibagi-bagi Pihak Terkait

Simalungun, Jaya Pos            
    

Proyek BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) yang dana nya berasal dari dana APBN diduga telah menjadi ajang korupsi pihak kontraktor dan Pemda Kabupaten Simalungun

Kabupaten Simalungun  mendapatkan bantuan dari dana APBN tahun 2010 sebesar Rp 11 milyar untuk penanggulangan bencana daerah, namun dana tersebut direalisasikan pada tahun 2011 oleh pihak BPBD Kabupaten Simalungun untuk perbaikan infrastruktur penanggulangan bencana

Dari hasil investigasi Jayapos dilapangan, bahwa proyek rehabilitasi jaringan irigasi di Pagar Jawa, Bah Jambi II Totap Majawa Kecamatan Tana Jawa yang dikerjakan oleh CV.Torang Jaya diduga dikerjakan asal jadi,  karena baru beberapa bulan selesai dikerjakan proyek tersebut sudah hancur.
 

Anehnya lagi" pada masa perawatannya selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender tidak dimanfaatkan oleh pihak rekanan untuk membenahi proyek tersebut.

Diduga ada korporasi antara rekanan , Kepala BPBD Simalungun dan PPK (pejabat pembuat komitmen) proyek tersebut untuk membagi-bagikan dana perawatannya

Seperti tertera di Plank proyeknya bahwa  TGL SPMK nya terhitung dimulai 25 maret 2011 dengan masa pelaksanaan selama 120 (seratus dua puluh) hari kalender dan masa pemeliharaan selama 180 (seratus delapan puluh) hari kalender dengan anggaran biaya sebesar Rp 1.857.043.000.

Bila dihitung secara matematik maka masa perawatannya akan habis dan jatuh tempo pada tanggal 25 januari 2012 namun hingga sampai berita ini diturunkan proyek jaringan irigasi ini belum juga dibenahi oleh pihak rekanan.

Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah Kabupaten Simalungun, Ir.Subur Tambun ketika dikonfirmasi via seluler, Rabu,(07/03) mengatakan bahwa masa perawatannya sampai akhir bulan April 2012 dan sudah diperintahkan pihak rekanan agar melakukan pemeliharan dan mereka sudah menyiapkan peralatan untuk melakukan pemeliharaan fisik bangunan yang rusak, Ujarnya bernada tinggi ke Jayapos

Ir.Evan Nainggolan, salah satu Ketua LSM ketika dimintai komentarnya, Rabu,(07/03) mengatakan, bahwa dugaan korporasi pihak terkait dengan rekanan mengenai masalah perawatan sudah jelas kelihatan.

Apalagi setiap proyek yang sudah selesai pengerjaannya biasanya akan meninggalkan dana agunan sebesar 5 (lima) persen dari nilai anggaran proyek tersebut untuk dana perawatan.

Kita dalam waktu dekat akan membuat pengaduan secepatnya kepada pihak Kepolisian dan Kejaksaan Negeri Simalungun bila pihak terkait tidak bisa mempertanggung jawabkan uang Negara ini, Ucapnya optimis.Hrp


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Website :
Komentar
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerMembongkar Proyek Permai Grup (Bag 1), PT AJ Dapat Jatah Rp 35 M di Kementerian Perhubungan (112987)Komisi IX DPR RI dan Menteri Kesehatan Agar Meninjau Kembali Pembangunan Rumah Sakit Internasional (81910)PP Amanatul Ummah Tidak Penuhi Janjinya Pada Wali Murid (14266)Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik Kepolisian (9721)Dilaporkan Ke KPK, Pejabat DKI Korupsi Tanah Rp 49 Miliar (8153)Masyarakat Tapanuli Tengah Demo Didepan Kantor KPK Minta Ketua KPK Tangkap Bonaran Situmeang (7993)Sudah Tiga Jenderal Polisi Pembawa Gerbong Terbelit Kasus (7351)Harian JAYA POS (6543)Demo di Kantor Bupati Tapteng, Minta Bonaran Situmeang Segera Ditangkap (6352)Demo di Jakarta dan Tapteng Desak Tangkap Bonaran Situmeang (6118)
Bedah JayaposDiduga Proyek Bermasalah 3 LSM Laporkan ke KPKBantaeng, Jaya Pos Kegiatan reklamasi proyek dari Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga ...


Kejaksaan Akan Usut Dugaan Korupsi PDAM TirtaweningProyek peningkatan Sistem Lalu Lintas Kapal di Dumai, Publik Pertanyakan Bentuk Proyek dan KeberadaaAhli Waris Keluarga Tiga Menteng, Menuntut Pembayaran Ganti Rugi Lahan SDN No 14 dan 41Putihkan 5.000 Ha Sawit Ilegal Milik PT. BGA Group, Pejabat Ketapang Diisukan Terima Fee Rp 40 M52 unit Perumahan Dibangun PT Erminta Diduga Tanpa IMBButuh Perhatian Kapoldasu, Pemerasan dan Perampokan Marak di JalinsumDiduga Manager PT. PAL Main dengan Mafia Tanah
Laporan KhususJokowi - JK deklarasikan kemenangannya di Sunda KelapaJakarta, Jaya Pos Setelah Komisi Pemilihan Umum Pusat Jakarta, Selasa Malam, menetapkan Joko Widodo dan ...


"Ida Hinadenggan ni Angka na Sarohai"Tradisi Budaya Mudik Tradisi Mudik Bagi Kaum PerantauQuck Count dari Berbagai Lembaga Survei, Pasangan Jokowi-JK Unggul SementaraKelompok Tani Pribumi Kalbar Dukung Jokowi-JK Jadi Presiden RIGerakan Batak Bersatu Dukung Jokowi-JKBudaya Adat Totokng Simpang Pasir Dukung Jokowi-JKPuisi Gejolak Asmara & Kaca Oleh: Sarah Engeline Joseph.