Jumat, 27 Februari 2015 - 15:58:18 WIB
Mahasiswa Taiwan Bunuh Diri karena dilarang Bapaknya Main GameKategori: Hiburan - Dibaca: 296 kali

Baca Juga:China Larang Pegawai Pemerintahan menggunakan Produk AppleFilm-film Terbaru di BioskopRatna Listy Gugat Cerai SuamiTuding Kiwil Selingkuh, Meggy minta Cerai

Jakarta Jaya Pos

Mahasiswa ini sepertinya begitu kecanduan main video game. Hanya karena mendadak dilarang bapaknya main game, ia memutuskan bunuh diri dengan membakar tubuhnya sendiri. Peristiwa ini terjadi di Fenyuan, Taiwan. Mahasiswa bernama Hsueh Jun Chen itu baru berusia 22 tahun. Dia sedang libur kuliah dan banyak menghabiskan waktu main game online di rumahnya.

Sang ayah, Liu, cemas karena putranya terlalu banyak main game di dalam kamarnya. Maka ia meminta Hsueh berhenti main game dan istirahat saja. Tapi sang anak malah marah dan keduanya pun bertengkar. Hari berikutnya, Liu kembali khawatir karena Hsueh menghilang. Ketika mencarinya, ia menemukan kenyataan tragis. Anaknya dijumpai sudah tak bernyawa 300 meter dari rumahnya, dalam keadaan terbakar hebat. Di sampingnya, ada jerigen bensin.

"Aku cuma mengatakan kalau dia seharusnya tidur daripada main game karena kuliah akan segera mulai setelah liburan. Dia berkata akan melakukannya tapi itulah saat terakhir aku melihatnya dalam keadaan hidup," kata sang ayah dengan nada sedih, Jumat (28/2/2015).

"Ketika aku melihatnya tak berada dalam kamar sehari kemudian, aku menuju ke garasi untuk melihat apakah dia pergi dengan motor. Motor masih ada di sana tapi aku menyadari kalau ada dua jerigen bensin raib," paparnya. "Aku mulai khawatir dan berpikir yang tidak tidak. Tapi aku tak pernah mengira dia akan melakukan sesuatu yang sangat ekstrim begitu," tambah Liu.

Teman teman kuliah korban di Chienkuo University pun shock mendengar kabar tersebut. Juga para dosen. "Aku sungguh kaget. Dia ini mahasiswa yang sangat pintar, selalu baik prestasinya di kelas. Aku tak tahukok bisa begini," ucap Li Hong, salah satu dosennya. "Aku tak bisa berkata apa apa lagi. Aku tahu kalau dia suka main game, bahkan dia sering main bersamaku sampai malam. Tapi aku tak mengira dia akan melakukan hal seperti itu," ucap temannya, On Feng. 

Polisi menyelidiki kasus bunuh diri itu. Kesimpulan awal menyebutkan kalau pemicu bunuh diri bukan hanya karena larangan main game. Tapi juga karena tekanan hidupnya. "Kami terus melanjutkan investigasi tapi sepertinya tekanan kuliah dan keharusan mencari pekerjaan setelah selesai juga menjadi alasannya dan kemudian ketika ayahnya meminta dia berhenti main game, ia tak tahan lagi," kata juru bicara kepolisian setempat. Edy


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66450)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60952)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52716)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18423)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16281)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15541)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15263)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14952)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14712)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10931)
Bedah JayaposProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKetapang, Jaya Pos Proyek Peningkatan Jalan Pelang-Batu Tajam yang dilaksanakan oleh PT Marga Mulya senilai ...


Kejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan MulusPetugas Tahanan Kejari Kabupaten Bandung Amankan Pembesuk Bawa SabuDaud Pasaribu SH, : Fakta Persidangan, Objek Perkara Merupakan Harta Warisan Ibu Sinap Untuk PoniyemDewan Kunjungi Proyek 2.2 Milyar, Pelaksana Tuding Bekas PPK Persulit MerekaMerasa Dirugikan, Afrets Elat Melaporkan Keluarga Tumbel ke Polresta Manado
Laporan KhususKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanCatatan Aliman Tua Limbong (Wartawan Jaya Pos) Menurut beberapa sumber penelitian, para ilmuwan, setelah ...


DPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021Kabid Humas Polda Sulsel Silaturrahmi Dengan Wartawan MarosEbid Diana Putra: Kita Akan Wujudkan Masyarakat SejahteraPemkab Sukabumi Kembali Pertahankan Opini WTPBupati Gumas Lantik 12 Pejabat Struktural Kecamatan Manuhing