Kamis, 05 Maret 2015 - 05:40:51 WIB
Berantas Hama Tikus Sawah, Pemkab Tanbu dan Babinsa Gelar GropyokanKategori: Kalimantan Selatan - Dibaca: 325 kali

Baca Juga:Kontes Batu Permata Akik Pasar Sebukit Rama MempawahDPRD Batanghari Kunker ke DPRD Tanjab BaratPeletakan Batu Pertama Pemugaran Tugu Polwan Bukittinggi Bupati Simalungun Terima Kunjungan Silahturrahmi Pembina RE Foundation

Batulicin, Jaya Pos

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) melalui Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanpanak) dibantu Bintara Pembina Desa (Babinsa) melaksanakan kegiatan “gropyokan” (beramai-ramai berburu) hama tikus sawah di Desa Sungai Rukam Kecamatan Kusan Hulu, Selasa (24/2) kemarin.

Kegiatan tersebut juga melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Pengendali Orgasme Pengganggu Tanaman (POPT), Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), Mantri Tani, Brigade Proyeksi Tanaman Pangan dan Holtikultura, Laboratorium Agen Hayati Mudalang, serta Koramil setempat.

Kepala Distanpanak Tanbu, Abdul Karim mengatakan kegiatan gropyokan pengendalian hama tikus sawah tersebut dalam rangka   mewujudkan program nasional yaitu pencapaian swasembada pangan tahun 2017 khususnya swasembada beras.

Pada tahun 2015, ujar Abdul Karim, akan ada 10 titik kegiatan pengendalian hama tikus sawah yang dilaksanakan dan  dananya bersumber dari APBD Tanbu. “Sebelumnya, kegiatan yang sama juga telah kami laksanakan di Desa Saring Sungai Bubu Kecamatan Kusan Hilir,” ujar Abdul Karim.

Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Tanaman Pangan, Sri Yuliati mengatakan, saat ini tanaman padi di Desa Sungai Rukam sudah memasuki musim panen dan bertepatan pula dengan musim tikus sawah bereproduksi. Untuk itu maka Pemkab Tanbu turun kelapangan membantu para petani untuk mengendalikan hama tikus tersebut sehingga tidak merusak tanaman padi petani yang akan panen.

Sasaran pengendalian hama tikus tersebut yaitu dengan berburu tikus digalangan sawah yang menjadi sarang tikus.

“Secara bersamaan kita turun kesawah membuka galangan sawah dan berburu tikus di lubang-lubang yang menjadi sarang tikus sawah. Setelah menemukan lubang tikus kita lakukan Tiran atau pengasapan dengan belerang sehingga tikus-tikus tersebut keluar dari sarangnya dan dipukul hingga mati,” ujar Sri seraya mengatakan selain menggunakan Tiran, juga digunakan Kleret  yang diletakkan dilubang yang menjadi sarang tikus. Dikatakan Sri Yuliati, luas areal persawahan di Kecamatan Kusan Hulu seluas 400 Ha, dan yang siap panen seluas 200 Ha.

Selain menggelar gropyokan, Distanpanak Tanbu juga membagikan secara gratis racun tikus kepada para petani untuk mengurangi berkembangbiaknya hama tikus sawah.

Menurut Sri Hayati, selain dengan gropyokan, cara efektif lainnya untuk menyelamatkan tanaman padi yang akan panen dan tidak diserang hama tikus sawah yaitu dengan cara membuat kandang plastik di areal persawahan, memasang perangkap tikus, serta para petani menerapkan tanam serempak.

“Dengan tanam serempak tentunya akan mencegah berkembangbiak secara berkelanjutan dari hama tikus sawah tersebut. jika tidak tanam serempak maka padi yang menjadi makanan tikus akan selalu tersedia sehingga perkembangbiakan tikus sawah akan selalu ada,” ujar Sri Hayati.

Secara terpisah, Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming mengatakan kegiatan gropyokan tersebut merupakan solusi dari Pemkab Tanbu melalui Distanpanak Tanbu untuk mengendalikan hama tikus sawah yang menjadi musuh utama para petani.

“Cara gropyokan seperti ini merupakan cara yang paling efektif untuk membasmi tikus sawah dan mematikan populasinya,” kata Bupati.

Menurut Bupati, hama tikus sawah jika tidak dibasmi dan dikendalikan maka akan berpengaruh pula pada hasil panen para petani dan juga akan berdampak pada pendapatan ekonomi petani itu sendiri.Syah


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59544)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51405)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (43019)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14889)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14169)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13995)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13733)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13187)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10962)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9168)
Bedah JayaposUNTIRTA Pertanyakan Tanah Hibah Yang Diberikan Pemkab PandeglangPandeglang, Jaya Pos Rektor beserta jajaran Universitas Sultan Ageung Tirtayasa (UNTIRTA) Serang, ...


Pekerjaan Bersumber DD di Desa Boddi Kecamatan Mandalle Terkesan AmburadulPungli di Lapas Kapuas Resahkan NapiMerek U-Ditch Bercampur Pek Saluran Pumpungan 3 Menyimpang Dinas Lakukan PembiaranDiduga Persulit Warga Mengurus Dokumen, Andar: Copot Lurah dan Kasie Pemerintahan Kelurahan RawamangDiduga Zonasi Kearipan Lokal Garut Labrak Permendikbud No 14 Tahun 2018Proses NUPTK Diwarnai PungliEmbung Pembawa Maut
Laporan KhususBupati Tanjab Barat Pimpin Rapat Persiapan HUT RI Ke 74 dan Tanjab Barat Ke 54Kualatungkal, Jaya Pos Bupati Tanjab Barat Dr. Ir. H. Safrial MS pimpin rapat perdana persiapan pelaksanaan ...


Pemerintah Segera Cairkan DAK Nonfisik Jenis Baru Tahun 2019Bupati Ketapang Pimpin Upacara Pembukaan TMMD 105 Adat Suku BatakJelang Pemecahan Rekor Dunia Menyelam Massal di ManadoWabup Mojokerto Berangkatkan Jalan Santai Hari Keluarga Nasional XXVI Tahun 2019Sekda : SOPD Gumas Diharapkan Capai Target APBD 2019Ratusan Peserta ICGE dari Berbagai Negara Hadir di Kota Padang Panjang