Sabtu, 17 Maret 2012 - 08:48:12 WIB
Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik KepolisianKategori: Sulawesi Selatan - Dibaca: 782 kali

Baca Juga:Jalanan Di Karo Rusak ParahMembangun Ekonomi Keluarga Penyandang Cacat, Perlu Diberi Modal UsahaCompetition V SMPN 1 (RSBI) BekasiPANORAM DANAU TOBA SIANJUR MULA-MULA

Makassar, jaya pos

Keberadaan lahan seluas 23.627 M2 yang terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan samping Mtos Makassar milik Amiruddin Pase yang di beli dari Hj.Hansia DG.Tjaya menjadi Ajang kejahatan Koneksitas Hakim maupun Penyidik Kepolisian.

Sertifikat Hak Milik ( SHM ) No.261/1981,yang dinotariskan PPAT Hasan Zaini,SH dengan No.Akte Juala Beli 192/V/1982 seluas 10.000 M2 dan lahan seluas 13627 M2 yang dibuktikan dengan surat perjanjian jual anatara Amiruddin dengan Hj Hansia DG Tjaya.

H.Amiruddin Pase walaupun sudah di melengkapi dengan bukti bukti Administrasi yang lengkap dan sah di mata Hukum,namun hal tersebut masih juga berpindah tangan kepada pihak lain, sekalipun lahan tersebut telah bersertifikat

Melihat hal ini,maka muncullah pertanyaan,Aturan Hukum dan Undang Undang mana yang memperbolehkan     ada Sertifikat di atas Sertifikat?  Sehingga walupun pemilik lahan telah memiliki Sertifikat Hak Milik sebagai bukti sah,namun pihak Kantor Badan Pertanahan Nasional dimana Objek berada masih juga bisa menerbitkan Sertifikat.

Ini semua perlu diperjelas oleh Pemerintah, sehingga tutuntutan masyarakat saat ini adanya Reformasi total terhadap Institusi Kantor Badan Pertanahan,baik Pusat maupun Daerah segerah dilakukan.

Wajar,  jika rasa tidak adanya  kepercayaan masyarakat terhadap insitusi pemerintah dalan hal ini BPN yang mengurus pertanahan ,hal ini disebabkan buruknya  sistem Administrasi, bahkan tidak bisa di pungkiri,jika Instansi yang di kenal orang dengan nama Kantor Badan Pertanahan ini menjadi sarang dari berbagai Pungutan Liar ( Pungli ),manakala masyarakat hendak mengurus Sertifikat.

Faktor lain yang juga perlu segera  dilakukan Reformasi serta Penegakan Hukum secara profesional,adalah
para Hakim dan Penyidik,khususnya pihak Kepolisian, yang paling banyak menangani masalah Pertanahan,

Ketua Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur Negara Indonesia ( Lemkira ) Koalisi LSM Lappan Jufri Rahman, saat memberikan komentarnya terkait perkara yang dialami H.Amiruddin Pase mengatakan, Ketua Mahkamah Agung maupun Kapolri harus melakukan audit kenerja bawahannya jika sudah menyimpang dari koridor hukum.

Hai ini dilihat dari Kasus penyerobotan tanah milik H Amiruddin Pase, kasusnya sudah lebih 10 tahun berjalan hingga saat ini belum selesai. Ada apa dibalik ini semua ? Siapa yang bermain ? ujar Rahman.

Memang hal ini menjadi menarik,karena pada saat Lahan seluas lebih dari 23 Ribu M2 ini di gugat oleh salah seorang ahli waris,yang tidak lain anak dari Hj.Hansia DG Tjaya bernama Hans Hasyim.

Gugatan tersebut dialamatkan kepada H.Amiruddin Pase, pada Tahun 1995 melalui Pengadilan Negeri (PN) Makassar, justru di tingkat PN sampai MA,justru Amiruddin Pase di menangkan dalam perkara  tersebu, .akan tetapi dengan cara cara yang tidak feer, maka perkara yang sama dan objek yang sama,kembali bergulir di tingkat Pengadilan Negeri Makassar,dan Mahkamah Agung, anehnya walupun telah  dikuatkan dengan kepemilikan bukti bukti yang sah,namun justru MA memenangkan penggugat, bernama Welly Engriwan dan Istrinya

celakanya, perkara yang dimenangkan oleh para Pengugat saat ini,ternyata atas dasar merubah Amar Putusan yang di Lakukan oleh Pengacara mereka Nico Simen ,SH.MH dan Titi Slamet,SH.MH.

Dalam amar Putusan No.36/G.Tun/200/PTUN Mks yang berbunyi ,Dari Gugatan Tidak Dapat Diterima,Dirubah Menjadi Menolak Gugatan Pengugugat, .melihat persoalan ini,maka sangatlah jelas,jika perkara lahan milik H.Amiruddin Pase sangat kental dengan konspiirasi,dan bahkan hal ini bisa di katakan sebagai bentuk Kejahatan Koneksita  yang di lakukan Hakim dan Penyidik Kepolisian.

Hal ini dikatakan, karena perkara ini,juga sempat berproses di tingkat Kepolisian sejak Tahun 2008,dan baru di berikan SP2HP atau Surat Pemberitahaun kepada Pelapor,pada Tahun 2011 lalu, ini semua patut menjadi perhatian, khususnya dari Ketua MA serta Kapolri dalam menegakan hukum serta perundang Undangan ,tegas Jufri. JK


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerKejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (50355)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (13446)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (12779)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (8004)Mandi Seperti Manusia Petugas Yakin Bonita Adalah Harimau 'Jadi-Jadian' (5326)Tujuh Komoditas Unggulan Dinas Perkebunan Propinsi Jawa Timur (4817)Dua Siswa Kelas 3 SMKN Tutur Dikeluarkan, Disuruh Buat Pernyataan Pengunduran Diri (3942)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (3739)PT IIGF Adakan Baksos di Desa Telajung (3615)Pengusaha Ayam Goreng Karawaci Rugi Rp 28 Juta (3527)
Bedah JayaposPerusakan Pagar Beton Diperintah Oleh TerdakwaTangerang, JAYAPOS - Sungguh berani, walaupun usia tua tapi semangat tetap muda. Kalau pada ...


Penggunaan Anggaran Pendidikan PAUD Mantan Pjs Mekar Jaya Diduga Tidak TransparanPungli di CV BB Travel Catut Nama Polres Penyidik Dilapor Ke Propam Polda KaltengPedestrian Merr-Kalidami Senilai Rp 3 Milyar Terkesan Asal JadiGalian C Desa Treman Kabupaten Minut Diduga Tidak Mengantongi IzinProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung JawabKinerja PPDP KPU Way Kanan DipertanyakanSatpol PP Kota Tanjungbalai Tertibkan PKL Berdagang di Trotoar
Laporan KhususSrikandi Pasegeran Multi Peran di TMMDBanjarnegara, JAYAPOS - Suparti (45) petani dari Dusun Kroya Rt 02 Rw 03 Desa Pasegeran Kecamatan ...


Sembako Malam Disalurkan Kepada Warga Sasaran TMMD BanjarnegaraPeringatan Harganas XXV Tahun 2018, Bupati Irdinansyah Peroleh Tanda Kehormatan Manggala Karya KencaSuport Ibu-ibu Karanggondang Luar Biasa "Tak Ragu Langsir Material"Pemprov Jambi Dukung Pelestarian Olahraga Tradisional dan Liga SantriBerkah TMMD Bagi Pedagang TernakPembangunan Drainase di Lokasi TMMD Reg 102 DikebutRehab RTLH di Lokasi TMMD Reg 102 Pasegeran