Sabtu, 17 Maret 2012 - 13:38:29 WIB
Dugaan Kasus Korupsi Bupati Simalungun Ditangani PoldasuKategori: Bedah Jaya Pos - Dibaca: 386 kali

Baca Juga:Tanah Milik H.Amiruddin Pase Jadi Ajang Kejahatan Koneksitas Hakim Dan Penyidik KepolisianJalanan Di Karo Rusak ParahMembangun Ekonomi Keluarga Penyandang Cacat, Perlu Diberi Modal UsahaCompetition V SMPN 1 (RSBI) Bekasi

Simalungun, Jaya Pos

Ada empat dugaan kasus korupsi JR Saragih selama dua tahun menjabat Bupati Simalungun ditangan Poldasu (Subdit III Tindak Pidana Korupsi Dit Reskrimsus). “Bisa saja nanti bertambah. Kita tunggu laporan yang lain,” kata Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro, SH melalui Kabid Humas Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso kepada wartawan beberapa waktu yang lalu, tanpa bersedia menyebut ke empat kasus yang dilaporkan itu.

Heru mengatakan, bisa saja sama laporan yang disampaikan pelapor ke KPK dengan yang di Poldasu. Tapi, bisa saja tidak sama. Sebab, apa yang dilaporkan ke KPK, kita tidak tahu secara detail. Yang jelas, kata Heru, penyidik Tipikor Poldasu akan memulai penanganan dari kasus dugaan korupsi pengalihan dana insentif guru non PNS yang digunakan membeli mobil dinas pimpinan DPRD Simalungun dan tunjangan sertifikasi guru. Kemudian akan melangkah lagi ke kasus dugaan korupsi lainnya.

Terhadap dua kasus itu, kata Heru, sedang dilakukan pendalaman dalam tahap lidik (penyelidikan, red), kemudian akan memanggil orang-orang yang diduga mengetahui terjadinya kasus tersebut. “Terkait pengalihan dana insentif guru non PNS dan tunjangan sertifikasi guru, tentunya akan memanggil Kadisdiknas, Sekda Kab Simalunguin dan Ketua DPRD Simalungun Binton Tindaon, kemudian mengarah ke bupati,” terang Heru.

Heru memastikan, semua yang terkait dengan dana insentif guru non PNS dan tunjangan sertifikasi guru akan dipanggil dan dikonfirmasi. Pihak gurunya apakah sudah menerima atau belum dan sebagainya. “Karena ini proses pendalaman maka semua yang terkait akan dimintai keterangan,” tegasnya lagi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho juga membenarkan hal itu. “Sejumlah kasus dugaan korupsi yang membawa-bawa nama bupati ada kita terima dan masih tahap pendalaman. Penyelidikan nantinya akan dimulai dari masalah insentif guru dan tunjangan sertifikasi guru,” katanya.

Kombes Sadono Budi Nugroho juga belum bersedia menjelaskan keempat kasus dugaan korupsi yang dilaporkan menyangkut Bupati Simalungun. “Saya tidak hafal semua, laporan itu sudah ditangan Kasubdit II Tipikor,” imbuh Sadono.

Menurut informasi, JR Saragih dilaporkan terkait dugaan korupsi yaitu berkolusi dengan Ketua DPRD Simalingun Binton Tindaon untuk mengalihkan dana intensif para guru non PNS sebesar Rp1,276 miliar guna membeli mobil pimpinan DPRD Simalungun.

Kemudian dugaan penyelewengan tunjangan profesi guru PNS tahun 2010 atau tunjangan sertifikasi guru senilai Rp2,034 miliar. Lalu kasus pemutusan kontrak di Dinas PU Bina Marga senilai Rp1,2 miliar serta dugaan penyelewengan atas sisa DAK Simalungun tahun 2010 sebesar Rp 8,2 miliar. Selain itu, Bupati Simalungun JR Saragih juga dilaporkan ke Kejatisu dalam dugaan korupsi dana pungut tahun 2010/2011 senilai Rp 500 juta.

Sebelumnya, Bupati Simalungun JR Saragih dilaporkan ke KPK atas empat kasus dugaan korupsi yaitu dugaan penyelewengan dana APBD Simalungun tahun 2010 yang juga dilaporkan ke KPK oleh anggota DPRD Simalungun Bernhard Damanik pada 30 September 2011, di

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun, senilai Rp 48 miliar, pada 30 September 2011.
Kemudian dugaan suap kepada ketua pokja KPUD Simalungun Robert Ambarita sebesar Rp 50 juta, dugaan suap kepada hakim MK sebesar Rp1,5 miliar serta dugaan kolusi JR Saragih dengan Ketua DPRD Simalingun Binton Tindaon, untuk mengalihkan dana intensif para guru non PNS sebesar Rp1,276 miliar miliar untuk  membeli mobil anggota DPRD Simalungun. Keempat kasus itu dilaporkan LSM Solidaritas Anak Bangsa (SAB).Hrp


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerProyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (59432)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (51306)Walikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (36790)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (14781)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (14082)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (13899)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (13656)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (13083)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (10195)Perselingkuhan Antar Kepsek Akhirnya Terbongkar (9078)
Bedah JayaposKejati Kalteng Telisik Dugaan Korupsi Proyek Jalan Kapuas Seberang Senilai Rp 5,8 MPalangka Raya, Jaya Pos Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah (Kalteng), saat ini tengah menelisik ...


APBDes Kedungwonokerto Jadi Ajang Cari Untung ?Tim Saber Pungli Kota Banjar Siap Tindaklanjuti Dugaan Pungli di DisdikbudWarga Huntara Korban Tsunami Keluhkan Air Bersih dan ListrikBobroknya Sikap Oknum Pegawai Bank BNI BukittinggiRekanan Chevron Diduga Gunakan BBM BersubsidiSHM Ganda Diduga Dilakukan oleh Oknum Pegawai BPN Kota PekanbaruGus Irawan Yang Merekomondasikan, Abdul Karim Yang Kerjakan, Nilai Proyek Tidak Tahu Berapa ?
Laporan KhususDPRD Lahirkan Perda Inisiatif Kepemudaan dan Mengkritisi Kinerja PemkoBukittinggi, Jaya Pos Sidang Paripurna DPRD Kota Bukittinggi yang berlangsung selama tiga hari sejak Rabu ...


Serahkan Bantuan Bagi Korban Kebakaran Pangkal Duri, Fachrori: Jangan Lama-lama Bersedih, Segeralah Pemkab Labusel Kembali Memperoleh WTP TA 2108 dari Kepala BPK RI Perwakilan SumutPemkab Ciamis Pastikan Jalan Buniseuri-Jalatrang DihotmixLakukan Reformasi Koperasi Untuk Kesejahteraan Anggota, Naikan Pendapatan dan Pembangunan ApartemenPemkab Humbahas Raih WTP dari BPK RI Perwakilan SumutPatik Dalam Kehidupan Batak Safari Ramadan Wabub Bantaeng Sampaikan Pentingnya Bersilaturrahim