Sabtu, 31 Maret 2012 - 07:58:43 WIB
Pembangunan Puskesmas Mampang Pakai Bahan Bekas, Kasudinkes Jaksel BungkamKategori: Jakarta - Dibaca: 235 kali

Baca Juga:SMKN 1 Indramayu Wakili Kabupaten Indramayu Penilaian Kinerja UPPKPK Diminta Periksa Pembebasan Tol CisumdawuProyek Siluman Muncul Lagi di Desa Air Putih Kec Lubuk Batu JayaBangunan Bermasalah Aman di Kebun Jeruk Jakbar, Denda Masuk Kantong Pribadi

Jakarta, Jaya Pos

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Kurnianto Amien, terkesan bungkam terhadap kejanggalan proyek pembangunan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Masyarakat menuntut penjelasan dari Sudin Kesehatan, terkait dugaan penggunaan material bekas pada proyek tersebut.

Padahal, program untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terbilang bagus untuk DKI Jakarta.  Menurut data dari Dinas Kesehatan, sembilan gedung puskesmas kecamatan yang direhab total yakni, Puskesmas Kecamatan Koja, Penjaringan, Cilincing, Tebet, Pesanggrahan, Kebayoran Lama, Kembangan, Pasarminggu, dan Mampang Prapatan. Tidak hanya itu, Dinkes DKI Jakarta juga menambah ruang inap.

Namun kuat dugaan, adanya tindakan kecurangan untuk memperkaya diri, dan/atau kelompok, dalam praktek pengerjaan proyek pembangunan Puskesmas di DKI Jakarta. Seperti pembangunan Puskesmas Mampang Prapatan, yang menjadi pergunjingan, karena terindikasi menggunakan barang bekas, padahal merupakan pekerjaan rahab total, harus berdasarkan SK Gubernur No 3229 tahun 1999 tentang Standarisasi Puskesmas di DKI Jakarta.

Seorang warga bernama Rafi mengatakan, “Jika tidak salah, anggaran untuk pembangunan puskesmas tersebut, menghabiskan sekitar Rp 14 miliar. Tapi, saya melihat bangunan itu banyak menggunakan barang bekas. Masa keramik lantai dan dinding keramiknya sudah buram dan banyak goresan, ini mempertegas penggunaan material bekas,” ujarnya.

Sementara seorang warga lain mengatakan, kontraktor yang melakukan pekerjaan pembangunan gedung ini asal jadi. “Sebetulnya, bagaimana sih Sudin Kesehatan Jakarta Selatan memilih rekanan? Berdasrkan apa sih? Saya yakin, mereka memilih rekanan bukan berbasis kinerja, tetapi berdasarkan kemitraan. Dan saya yakin juga bahwa sudah terjadi kesepakatan antara kontraktor dengan koruptor untuk merongrong uang Negara,” pungkas Andre.

Menurtnya, panel pintu dan jendela sudah buruk, dinding sudah pecah-pecah, serta asbes sudah kotor, akibat rembesan air hujan.   “Jelas toh.., pekerjaan mereka tidak professional,” ungkapnya.

Ketika hal tersebut dikonfirmasi ke Suku Dinas Jakarta Selatan, Kasundikes tidak pernah bersedia memberikan klarifikasi. Setiap kali, para kuli tinta hanya mendapat penjelasan dari petugas pengamanan dalam (pamdal), bahwa semua pejabat sedang rapat.Rap


0 Komentar













Isi Komentar :
Nama :
Komentar:
 
 (Masukkan 6 kode diatas)

 



TerpopulerWalikota Tanjungbalai Hadiri Seminar Nasional Yang Diselenggarakan Pusat Kajian Selat Malaka USU Me (66765)Proyek Kawasan Wisata Penataran Blitar Abaikan Spek Kadis dan Satker Disbudpar Lempar Tanggung Jawab (60963)Kejanggalan Pengadaan Barang dan Jasa di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kab Sidoarjo Terciu (52724)Sintong Gultom Bubarkan Rapat Banmus DPRD Setiran Bonaran Situmeang (18451)Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kab Pasuruan, Realisasi Drainase di Desa Rejosari Kecamatan (16292)Perempuan Misterius Titip Bayi, Gegerkan Warga Kolelet Picung (15556)BPPT MoU Dengan Pemkab Natuna Kaji Pemanfaatan Teknologi Guna Mendukung Percepatan Pembangunan Dae (15270)Sepasang Kekasih Tewas Di Hotel Kisaran (14965)Kejahatan Freddie Tan, Menjual Aset Triliunan Milik Pemprov DKI Jakarta (14726)Diduga Mabuk, Tarian Gemulai Siswi SMAN 1 Mojosari Mojokerto Viral (10937)
Bedah JayaposMurkayani S, Terdakwa Penipuan CPNS Dituntut 2 Tahun 6 Bulan PenjaraPekanbaru, Jaya Pos Kasus penipuan yang menjerat Murkayani yang sudah berlangsung 6 tahun lalu, yaitu pada ...


Diduga Gunakan Dana Desa FiktifDiduga Honor Pencegahan Karhutla Tahun 2019 di Ketapang DisunatKejati Babel Usut Dugaan Penyimpangan Pembelian Biji TimahProyek Jl Pelang-Batu Tajam Ketapang Rp 56,4 M Terindikasi Gagal MutuKejari Kabupaten Bandung Setor Uang Pengganti Perkara Tipikor ke Kas NegaraDiduga Lakukan Pungli, Kepala Desa Dan Panitia PTSL Dilaporkan Ke Kejari PandeglangDiduga Belum Kantongi IMB, Pembangunan Tower Pemancar Dari Ratelindo Berjalan Mulus
Laporan KhususKPP Pratama Bukittinggi Bersinergi dengan Pemko PadangpanjangPadangpanjang, Jaya Pos Walikota Padangpanjang Fadly Amran BBA Datuak Paduko Malano menerima tamu dari ...


Desa Sukamulya Maju Dan Berkembang Pesat Berkat Kepemimpinan H. NawawiOrmas LACAK Mengajak Masyarakat Mengawal Terus Anggaran Negara Dalam Pemberantasan KorupsiKerajinan Ijuk Panumbangan Tembus Pasar Tanah AirKesakralan Gunung Pusuk Buhit Perlu DipertahankanDPRD Muba Tanggapi Audiensi Baznas MubaSiap Tanggap Bencana, Kodim 0711 Pemalang Menamam Rumput VertiverPemkab Gumas Gelar Forum Konsultasi Publik Penyempurnaan Rancangan RKPD 2021